<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263</id><updated>2011-07-08T06:19:10.860-07:00</updated><category term='ramadhan pembelajaran'/><category term='education'/><category term='my school'/><category term='for kids'/><category term='loro dhe'/><category term='boleh dikatakan resensi'/><category term='boyongan dari blog lama'/><category term='who i am'/><title type='text'>Hadapi dengan Senyuman... =)</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>104</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8617441170133749168</id><published>2009-09-22T15:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T15:58:26.555-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>sensasi belanja)</title><content type='html'>(catatan harian tgl. 22 September 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu (ekhm..), kaget dan berkata, “Lho, kok nang pasar?” setelah beradu pandang denganku beberapa menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe, emang aneh ya, seorang Eva Ariyani Muhadi a.k.a Ephol ada di pasar? Untuk konteks akhir-akhir ni, iya memang. Entah kapan terakhir aku merasakan sensasi berbelanja di pasar tradisional jalan Pramuka ini. Kalo tidak libur hari raya seperti sekarang, aku pasti memilih melakukan hal yang lain. Karena sepupuku yang biasanya mengambil alih pekerjaan khas wanita ini, lagi mudik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, karena lama tak mengubek-ubek pasar, sedikit kagok saat masuk. Bismillah.. dengan me’mercaya’kan diri, aku melangkah (btw, gimana ndak percaya diri… Kan udah mandi..). Ternyata, haplusdua lebaran masih membuat pasar ini lebih lengang dari biasanya. Lumayanlah, bisa sedikit membantuku mengurangi kekhawatiran tak bisa beradaptasi dengan lingkungan pasar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, tujuan pertamaku adalah bidak mbak Kah yang menjual sayur mayur dan tempe tahu. Wuih, seneng banget liat sayuran yang ijo-ijo, blewah yang kuning, tempe yang satu sisinya terbungkus (biasanya tempe bungkus daun pisang itu di dua ujungnya sama-sama terbuka, seperti habis dipotong. Kalo keadaan seperti ini, akan membuat tempe menjadi cepat kering di kedua ujungnya. Kalo satu ujungnya terbungkus kan lumayan, hanya satu sisi yang cepet mengering), dan baby corn alias kathek yang murah (tambah Lombok ijo ½ ons enak tuh dioseng-oseng!). Hampir 75% belanjaanku selesai disitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak Kah emang jempolan. Pedagang yang dulu kutitipi jualan telorku ini sudah all out, meski pedagang lain belum buka. Seperti mbak Lis pedagang ayam langgananku yang tak terlihat dagangannya (untung belom ingin makan ayam-belom boleh tepatnya-). Baru saja kulewati bidaknya.. eh, ketemu ma seorang pemuda yang rapi jali seperti hendak ke kantor (jika celana pendeknya diganti celana panjang). Mas Aris, kakak kelas SMAku yang sekarang jadi abdi Negara di bagian keuangan, lantas menyapaku dengan kalimat, “Lho, suaminya mana, Va?” (haiyya… pertanyaan itu lagi!). “Tau deh kemana tu…Hehe, duluan mas!” ngacir kusetelah berbasa-basi dengannya yang ternyata lagi mengantar sang ibunda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hyak, keep focus! Sekarang berburu pesenan nyokap, ikan pindang! Dari  ujung barat, belok ke selatan, menuju ke timur, belok ke utara, eh ternyata si ikan nasibnya sama kayak si ayam! Masih mudik di rumah sodara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya aku mencari air kelapa, buat bekal bikin tempe n tahu bacem. Kulewati lagi beberapa bidak yang lengang hingga akhirnya tiba di penjual kelapa. Sedikit menunggu membuatku sadar, bahwa harga dagangan di pasar masih di atas. Sebutir kelapa yang dulu harganya sekitar 3000, sekarang jadi 5000! Fyuh, barokah lebaran buat para penjual.. Selesai mengantri di penjual kelapa, aku baru teringat, BAWANG PUTIH ½ kg! Karna dua tangan ni dah penuh, kuberjalan deh ke parkiran, untuk menaruh dulu hasil belanjaku. Sambil bersusah payah menggantung dua kresek penuh belanjaan, aku mendengar ibu-ibu yang menawar dhumbek (jajan khas Tuban yang bentuknya seperti terompet)..&lt;br /&gt;“Ha? Telungewu? Biasane cumak rongewu ngono lo, pak..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He'eh, satu bukti lagi bahwa momen lebaran berhasil menarik harga-harga ke atas dan menarik kolor agar manusia lebih berhemat (eh, bukannya ditarik karna perutnya mengecil setelah berpuasa sebulan?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lagi jika lebaran dua hari lalu masih membuat beberapa barang dagangan enggan tampil ‘cantik’. Sambil berjalan ke penjual bawang, aku melanjutkan pencarianku pada tomat buah. Bokap pengen jus tomat. Tapiiii, kap, sepertinya pedagang tomat sepasar itu lagi kompakan menyimpan tomat-tomat segarnya! Maaf ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh, puas berbelanja dengan sedikit menahan keinginan ‘menumpuk’ beberapa sayuran lagi, aku pulang dengan mengingat-ingat pertanyaan seorang ibu yang kukenal beberapa bulan belakangan itu. Sebenarnya, saya sering ke pasar kok, bu… Dulu tapi..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jaman sekolah dulu, mulai dari kelas 6 SD aku sudah terbiasa berbelanja sendiri di pasar. Meski dulu masih rela ‘bersabar’ jika diserobot pembeli lain saat antri dilayani sang penjual, atau hanya mengandalkan catatan dari ibu yang mengakibatkan kebingungan luar biasa saat catatan itu hilang, atau juga hanya diam ketika  diberi barang yang buruk. Dan hampir setiap hari Ahad ibuku membiasakanku untuk melakukan pekerjaan khas wanita ini. Perlahan tapi pasti kebiasaan pasrah itu hilang, namun masih meninggalkan rasa ‘ndak tega nawar’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringnya aku ke pasar, bahkan dulu ibu sering nitip belanja sebelum aku berangkat sekolah (jadi aku masuk pasar pake seragam abu-abu!), membuat beberapa pedagang mengenalku. Akibat pengenalan itu, aku sering mempercayakan pilihan kualitas barang dagangan. Dan saat aku ke pasar bersama seorang teman karna tuntutan jadi sie konsumsi, jam 10 pagi (waktu yang unik untuk pergi ke pasar itu, dulu) aku ngublek pasar. Beberapa pedagang menyapaku, dan temanku keheranan kemudian melaporkannya ke teman2 lain.. “Mosok, wong sak pasar kenal Ephol kabeh!” Hehehe, ga segitunya deh..&lt;br /&gt;Namun, masa ‘terkenal’di pasar itu terhenti dengan kesibukan studiku di luar kota yang menyebabkan kesempatan bisa ke pasar hanya saat libur saja. benar-benar terhenti karena kesibukan pekerjaanku, yang terkadang hari Ahadpun ndak jadi libur! Minim hanya menunggui sepupuku di luar.  Padahal di dalam sana, setting tempatnya pasti sudah berubah, dan pedagangnyapun semakin banyak. Permainan harga apalagi! Semakin asing bagiku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, aku merasakan sensasi luar biasa saat berbelanja. Melihat jenis sayuran yang diluar rencana dari rumah, menyebabkan pikiranku me ‘loading’ ide hendak masak/dimasakkan apa. Dan keasyikan memilah-milah dagangan untuk mendapatkan yang terbaik. Belum lagi ketika bertemu dengan seseorang yang tak terduga seperti teman lawas, ibunya teman, guru, dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, tak sabar rasanya berbelanja untuk kemudian bereksperimen di dapur, bersama (dan untuk) anak-anak plus suami.. (hikikik… Lagi ngarep!).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8617441170133749168?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8617441170133749168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8617441170133749168&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8617441170133749168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8617441170133749168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/09/sensasi-belanja.html' title='sensasi belanja)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-4329184878711403262</id><published>2009-08-27T06:37:00.000-07:00</published><updated>2009-08-28T15:34:57.191-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>biar semangat nyari ilmu...</title><content type='html'>--safari tarawih, 7 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;Masjid Al Falah, Tuban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emang berat mendatangi sebuah majelis ilmu. Banyak pilihan yang lebih menantang dan terlihat mengasyikkan daripada sekedar duduk dan mendengar orang ceramah di depan. Beberapa sahabat sempat, mengutarakan bahwa daripada datang ke majelis ilmu seperti pengajian rutin ahad pagi, beberapa lebih memilih berolahraga atau pelesir ke luar kota, pulang kampung, atau sekedar menarik selimut lagi setelah sholat shubuh. Kalo menurutku, it's fine. itu pilihan. Tapi, terkadang semua harus kita jadikan seimbang. Yah, bolehlah pekan ini olahraga.. pekan depannya ngaji..raga sehat, ruhiyah juga sehat..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;kali ni, ada yang nyambungkan majelis ilmu dengan ramadhan. Yup, salah satu cara ngisi ramadhan adalah dengan mendatangi majelis ilmu, seperti nunggu nasehat di sela-sela tarawih kayak gini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk meningkatkan semangat kita dalam mencari ilmu, berikut hadist yang disampaikan oleh sang khotib:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Redaksinya tidak disebutin dengan jelas!)&lt;br /&gt;"Barang siapa mendatangi sebuah majelis ilmu saat bulan Ramadhan, maka Allah akan menghitung tiap langkahnya setara dengan ibadah setahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang berjalan dari rumah untuk cari ilmu, Allah akan memudahkan untuknya masuk surga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ke majelis ilmu? apa salahnya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-4329184878711403262?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/4329184878711403262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=4329184878711403262&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4329184878711403262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4329184878711403262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/biar-semangat-nyari-ilmu.html' title='biar semangat nyari ilmu...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2715516933716172331</id><published>2009-08-25T08:41:00.000-07:00</published><updated>2009-08-25T08:43:41.281-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>Bener, aku tak kenal dengan mas ini (sebuah pengingat..)</title><content type='html'>--safari tarawih, 5 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;Bagian 2 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat masuk pelataran masjid, lampu merah panjang di tangannya sudah melambai. Kutuju arahnya. Duh, jauh dari tempat sholat… Tapi ga papalah, itung-itung  nambah langkah sama dengan nambah lemak yang dibuang. Dia berdiri di depan tempat aku akhirnya menghentikan sepedaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener, aku tak kenal dengan mas ini. Tapi lihat, dia berpura-pura hendak tertabrak. Loncat beberapa langkah ke kanan dan tangannya menunjukkan angka lima di depan sepedaku. Tertawalah dia. Aku jadi ingin mengikuti babak sandiwara yang sudah dikarangnya. Bagaimana tidak bersandiwara, lawong sekali lagi, bener, aku tak kenal dengan mas ini. Tapi lagaknya seperti teman yang sudah kukenal lama.&lt;br /&gt; Selesai tarawih, aku lihat tanda-tanda pria berkupluk putih dan berjaket abu-abu itu tak ikut sholat tarawih, meskipun dia juga ada di masjid. Sembari berjalan menuju sepeda, kulihat dia menghampiriku dan bertanya apakah aku bisa mengeluarkan sepedaku. Kutolak dengan halus, kalo posisi sepedaku saat ini sih, aku juga bisa sendiri. Biar dia kembali menjaga sepeda yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusanku mengeluarkan sepedaku sendiri ternyata tepat! Mas tadi bisa membantu seorang kakek yang kesulitan mengeluarkan sepeda karena sepedanya tertutup oleh kuda bermesin yang lain.&lt;br /&gt;“Makasi ya, mas..”  Kulontarkan ucapan pamungkas untuk mengakhiri perjumpaanku dengan seorang tukang parkir di masjid Darussalam malam itu. &lt;br /&gt;Adegan singkat  dengan aktor utama seorang pemuda yang memilih jadi tukang parkir itu menimbulkan percikan-percikan pertanyaan dan kesimpulan. Terus kapan ya, dia sholatnya? Ah, pastinya dia tidak memilih ikut sholat berjamaah karena dia harus menjaga sebegitu banyak sepeda dan mobil punya jamaah. Coba jika dia juga ikut sholat. Pasti kegelisahan atas harta sedikit banyak mengganggu kekhusyukan ibadah orang yang berjubelan di masjid tadi.&lt;br /&gt;Sampai di luar pagar, kulihat lagi tiga orang bapak polisi yang mengatur agar jamaah yang keluar dari masjid bisa menyeberang dengan aman. Mereka juga sepertinya belum sholat tarawih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang parkir dan polisi tadi menggedor pikiranku. Coba, untuk memenuhi keinginanku menggapai ridho Allah malam itu, berapa orang yang telah membantuku? Nuning yang menemaniku, adalah bukti yang paling terlihat.&lt;br /&gt;Lalu, bukankah tukang parkir dan polisi tadi juga sudah membantuku? Coba jika tak ada mereka. Parkir jadi amburadul, sehingga pas pulang bakal terjadi keributan. Jalan jadi semrawut, karena semua ingin maju duluan.&lt;br /&gt;Belum lagi, jasa tukang bensin, minuman sepedaku. Lalu tukang pompa ban, tukang jahit mukena, tukang lem sepatu, dan masih banyak orang dibalik kegiatan kita, yang kadang terlupakan jasanya. Bahkan untuk mengucapkan kalimat ‘terima kasih’ saja kita masih berat karena menganggap pekerjaan mereka yang simpel dan remeh temeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, kita coba dengan tak lupa mengucapkan terima kasih yang tulus disertai doa dalam hati, agar Allah member i barokah atas apa yang dilakukannya, diberi-Nya mereka kesehatan dan kesabaran, kepada siapapun sebagai wujud terima kasih terkecil kita.&lt;br /&gt;Terima kasih kepada tukang parkir, tukang sayur, tukang fotokopi, tukang kebersihan, dan tukang-tukang yang lain. Tanpa usaha kalian, hidupku bakal merana…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2715516933716172331?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2715516933716172331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2715516933716172331&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2715516933716172331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2715516933716172331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/bener-aku-tak-kenal-dengan-mas-ini.html' title='Bener, aku tak kenal dengan mas ini (sebuah pengingat..)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3648916395312789362</id><published>2009-08-25T07:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-25T08:27:44.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>surga dan neraka itu pilihan kita</title><content type='html'>--safari tarawih, 5 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...ada 4 golongan manusia yang dirindu syurga.&lt;br /&gt;1. Orang yang gemar dan rajin membaca plus belajar Al Qur'an&lt;br /&gt;2. Orang yang pandai menjaga lisan (tidak berkata jorok atau berkata yang menyakitkan orang lain)&lt;br /&gt;3. Suka memberi makan orang (bisa pula dengan infaq/shodaqoh/zakat)&lt;br /&gt;4. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan ihklas&lt;br /&gt;(euh, baca yang nomor 4, bikin tambah semangat puasanya!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Darussalam (Ketagihan!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk surga atau neraka kelak, itu pilihan manusia. Bukan karena Allah yang memasukkan kita. La wong Allah ndak butuh semua ibadah kita. Kita itu beribadah atau tidak, sebenarnya untuk kita sendiri. Kita tidak beribadahpun juga untuk kita sendiri. Yang milih menahan tak makan sampai maghrib tiba, manfaatnya kembali padanya. Pahalanya berlipat ganda hari itu. Yang milih berbuka di siang bolong saat ramadhan, itu juga untuk menghapus lapar dan hausnya sendiri dan menghilangkan kesempatan untuk meraup janji Allah di hari itu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah-pun, niscaya dia akan melihat balasannya. dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah-pun , niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." (QS AL ZALZALAH:7-8)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika manusia memilih untuk berbuat kebaikan, sebenarnya dia sedang memilih surga. Sedangkan ketika yang lain memilih untuk berbuat sesuatu yang dibenci Allah, sekecil apapun dia akan merasakan balasannya di neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tinggal kita sekarang, milih mana, surga atau neraka? Kalo milih neraka, sanaaaaaaaaaaaaa... jauh-jauh dari Eva! Tar aku bisa ketularan, ikut-ikutan berbuat yang mubadzir! Gimana ndak mubadzir.. udah kenikmatannya sesaat (penyesalannya yang lama), bikin sengsara di akhirat lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo milih surga... Sini-sini, deket2 sama Eva, biar Eva bisa ketularan semangat berbuat baiknya.. HEHEHE..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau kita mulai dari mana, saudara? Karena sabda Rosululloh (sayang, khotibnya tak menyebutkan riwayat siapa hadist ini) ada 4 golongan manusia yang dirindu syurga.&lt;br /&gt;1. Orang yang gemar dan rajin membaca plus belajar Al Qur'an&lt;br /&gt;2. Orang yang pandai menjaga lisan (tidak berkata jorok atau berkata yang menyakitkan orang lain)&lt;br /&gt;3. Suka memberi makan orang (bisa pula dengan infaq/shodaqoh/zakat)&lt;br /&gt;4. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan ihklas&lt;br /&gt;(euh, baca yang nomor 4, bikin tambah semangat puasanya!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk minimal 1 dari 4 golongan tadi. Kalo ndak, ya... at least sedang berusaha menuju kesitu, lah... memilih surga sebagai tempat abadi kita..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3648916395312789362?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3648916395312789362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3648916395312789362&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3648916395312789362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3648916395312789362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/safari-tarawih-5-ramadhan-1430-h.html' title='surga dan neraka itu pilihan kita'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8180934302556644740</id><published>2009-08-25T07:18:00.001-07:00</published><updated>2009-08-25T07:41:14.061-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>tarawih kompak, urusan yang lain, kompak juga dong...</title><content type='html'>--safari tarawih, 4 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengennya si ke masjid Agung... Tapi, kondisi tubuh lagi ga fit, hati juga lagi gelisah, trus, setoran tadarus juga belum kelar.. jadi nyari yang dekat tapi tetep keluar kampung..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata pilihanku ga salah. di Masjid Al Fajri daerah Latsari sebelah tengah ini, ibadah tarawih jadi lebih tenang. Tak terdengar suara anak-anak yang bermain atau ngobrol. termasuk si centil Sasha, muridku, yang waktu itu, aku melihat dia sama mamanya, khatam sampai 11 rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana ndak terkondisi seperti itu, la wong nasehatnya malam itu membahas tentang tata cara menghormati masjid sebagai rumah Allah. Yaitu:&lt;br /&gt;1. Mengajak anak ke masjid itu boleh, jika untuk mengenalkan mereka dengan kegiatan ibadah. Namun, terkadang karna khas anak-anak yang suka bermain atau bahkan menangis, membuat para orang tua harus berfikir ulang, bagaimana caranya agar dirinya, anaknya, dan jamaah lain sama-sama mendapat rahmat Allah melalui ibadah itu.&lt;br /&gt;2.Ritme sholat jgn terlalu cepat.&lt;br /&gt;3.Pake pakaian yang sopan n atau yang bebas dari kata2/gambar yang menarik perhatian sehingga bisa mengganggu kekhusyukan jamaah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, sang khotib membuka wacana jamaah dengan mengatakan "Lihatlah.. ketika ramadhan tiba. Betapa umat muslim itu terlihat kompak! Apalagi jika saatnya tarawih. Belum juga adzan, kita semua berbondong-bondong untuk jamaah tarawih di masjid. Pertanyaannya, sudahkah kita juga kompak selain saat tarawih? saat di tempat kerja? dengan keluarga? Dengan tetangga?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga segala sikut-sikutan, perkelahian atas pertahanan ego yang berlebihan, bisa segera hilang dengan kita berlatih kompak saat bertarawih di bulan ramadhan ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ngantuk... kapan-kapan tulisannya ditambah lagi, deh... endingnya kurang sip kayaknya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8180934302556644740?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8180934302556644740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8180934302556644740&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8180934302556644740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8180934302556644740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/tarawih-kompak-urusan-yang-lain-kompak_25.html' title='tarawih kompak, urusan yang lain, kompak juga dong...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2913929702645582636</id><published>2009-08-23T16:32:00.000-07:00</published><updated>2009-08-24T15:25:06.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>Semoga mereka yang di tengah alun-alun, benar-benar sudah tarawih (nikmat dibalik sholat tarawih di tiap malamnya)</title><content type='html'>--catatan yang tertinggal, Safari tarawih 2 Ramadhan 1430--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, nikmat sekali trawihku malam ini. Delapan rokaat minus witir tapi plus bawa nasehat yang berjibun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang masjid ini terkenal dengan ketertiban ibadahnya. Informasi dari bokap, bahkan ada petugas khusus yang menjaga agar suasana beribadah jamaah ndak kacau alias ribut.. Ndak ada tu anak-anak berkeliaran, atau sekedar leyeh-leyeh. Di masjid Darussalam gerdu papak inilah kuturunkan pilihan pertama untuk mengawali roadshow ramadhanku.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpHSs3WC-kI/AAAAAAAAAKM/4770rEDirNY/s1600-h/tynk(372).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpHSs3WC-kI/AAAAAAAAAKM/4770rEDirNY/s200/tynk(372).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373307498642209346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepulang dari situ, karna malam ini malam ahad, iseng kulaju kendaraan ke arah alun-alun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh, loh... belom2 di depan masjid udah ada gerombolan pemuda-pemudi yang hanya kongkow2..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mereka ga tarawih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ketika kulihat di tengah alun-alun.. Ah, seharusnya untuk ukuran trawih2 pertama yang katanya paling banyak orang semangat melaksanakan, orangnya ga sebanyak itu! Masak seperti hari-hari biasa, se?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah, kok aku jadi negative thinking? Belum tentu kan mereka yang di tengah alun-alun itu bener2 belom trawih! Kali aja abis trawih, mereka langsung meluncur ke tengah sana! Ato bisa juga, kali aja yang di tengah sana para ibu-ibu dan mbak-mbak yang lagi halangan, sehingga ga bisa sholat. O, apa yang di tengah sana itu non muslim semua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa juga, karna yang di tengah sana belum tahu apa yang abis kubaca tentang pesona sholat tarawih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abi Tholib pernah meriwayatkan sebuah hadist yang merupakan jawaban Rasulullah ketika ditanya para sahabat mengenai keutamaan dan kelebihan shalat Tarawih tiap malam di bulan Ramadhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 1 :orang yang bertarawih akan diampuni dosa-dosanya seperti ia baru dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 2 : seseorang diampuni dosa-dosanya dan dosa kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 3 : Para malaikat di bawah 'Arasy menyeru pada manusia yg sholat tarawih agar meneruskan sholatnya pada malam-malam yang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 4 : Orang yang mengerjakan shalat Tarawih akan memperoleh pahala sebagaimana pahala yang diperoleh orang yang membaca kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil, dan Al Qur'an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 5 : Allah melimpahkan pahala seperti pahala orang mengerjakan sholat di Masjidil Haram, masjid Nabawi , dan masjidil Aqsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 6 : Allah melimpahkan pahala seperti pahala para malaikat yang berthawaf di Baitul Makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 7 : seolah sedang bertemu dengan nabi Musa dan menolong nabi Musa dalam menentang Fir'aun dan Hamman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 8 :Allah menganugerahkan pahala sebagaimana pahala yang dilimpahkan pada nabi Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 9 : Allah melimpahkan pahala dan menaikkan mutu ibadah hamba-Nya seperti Nabi Muhammad &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 10: Allah melimpahkan padanya kebaikan dunia dan akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 11: Jika meninggal, dia akan meninggal dalam keadaan bersih seperti baru saja dilahirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 12: Ia dibangkitkan pada hari kiamat dengan muka bercahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 13: Ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dan terlindung dari segala kejahatan dan keburukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 14: Para malaikat datang menyaksikan mereka yang sholat tarawih serta Allah tidak akan menyesatkan mereka  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 15: Semua malaikat yang memukul 'Arasy akan bershalawat dan mendoakan supaya Allah mengampunkan dosa-dosanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 16: Allah menuliskan baginya agar terlepas dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 17: Allah menuliskan pahala untuknya sebanyak pahala para nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 18: Malaikat akan menyeru: " Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah ridho denganmu dan dengan kedua orang tuamu (yang masih hidup maupun yang sudah tiada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 19: Allah akan meninggikan derajatnya di surga firdaus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 20: Allah meilmpahkan padanya pahala seperti orang mati syahid dan kaum sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 21: Allah membangunkan untuknya sebuah mahligai di surga yang terbuat dari cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 22: Dia datang di hari kiamat dalam keadaan aman dan terlindung dari huru-hara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 23: Allah membangunkan dia sebuah bandar di surga dari cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 24: Allah membuka peluang untuk ibadah selama 20 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 25: Allah mencabut siksa kubur darinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 26: Allah melimpahkan pahala 40 tahun ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 27: Allah melimpahkan padanua kemudahan untuk melintasi Shirath al Mustaqim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 28: Allah menaikkan kedudukannya 1000 derajat di akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 29: Allah melimpahkan padanya pahala haji mabrur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam 30: Allah memberi penghormatan padanya di malam terakhir dengan firman-Nya: "wahai hamba-Ku! Makanlah segala jenis buah-buahan yang engkau inginkan untuk dimakan di dalam surga dan mandilah di dalam sungai yang bernama Salsabila serta minumlah air dari telaga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2913929702645582636?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2913929702645582636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2913929702645582636&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2913929702645582636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2913929702645582636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/semoga-mereka-yang-di-tengah-alun-alun.html' title='Semoga mereka yang di tengah alun-alun, benar-benar sudah tarawih (nikmat dibalik sholat tarawih di tiap malamnya)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpHSs3WC-kI/AAAAAAAAAKM/4770rEDirNY/s72-c/tynk(372).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-280742783165216382</id><published>2009-08-23T07:56:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T08:38:53.075-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>kapok di masjid ntu..</title><content type='html'>--safari tarawih, 3 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpFh5s4S0aI/AAAAAAAAAJ8/cCkLBWIz1sY/s1600-h/tynk(375).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpFh5s4S0aI/AAAAAAAAAJ8/cCkLBWIz1sY/s200/tynk(375).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373183474357424546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;.....Emang ndak ada anak-anak yang bermain bom-bom car disana. Tak ada pula anak-anak yang panjat tebing disana. Tapi, selesai sholat isya, di belakangku seolah ada suara beribu tawon.. wungg…wungg..wungg..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini salah milih masjid untuk tarawih. Udah diingetkan sbenere ma bokap, “jo aneh-aneh. Tarawih iku  ojo ning masjid sing ndelik2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun berbekal niat, menyelami kehidupan kota Tuban sampai sudut manapun, aku tetap beribadah di sebuah masjid yang baru kuingat kemaren ‘terletak’ di dekat sekolahku dulu. Masjid Sabilul Muttaqin, namanyapun baru kudapat tadi. Tak seberapa besar memang. Jamaahnya pun tak sebanyak masjid Darussalam yang kemaren kukunjungi. Kaca di depan tempatku menggelar sajadah bertuliskan “BUKAN TEMPAT BERMAIN UNTUK ANAK-ANAK”. Hmmmf… komitmen yang hebat untuk menjaga kekhusyukan jamaah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpFh53GJiBI/AAAAAAAAAKE/hlQgIgjs410/s1600-h/tynk(376).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpFh53GJiBI/AAAAAAAAAKE/hlQgIgjs410/s200/tynk(376).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373183477099890706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apa yang terjadi? Emang ndak ada anak-anak yang bermain bom-bom car disana. Tak ada pula anak-anak yang panjat tebing disana. Tapi, selesai sholat isya, di belakangku seolah ada suara beribu tawon.. wungg…wungg..wungg..&lt;br /&gt;Bukan anak-anak ternyata yang berbuat ulah! Para remaja putri dan ibu-ibu yang beraksi. Entah apa yang mereka omongkan… Oh, God.. sejak rakaat pertama sampai terakhir, tarawihku jadi ngglambyar kemana-mana…&lt;br /&gt;Belum lagi suara-suara dari masjid lain yang juga terdengar sampe tempatku berkencan dengan Allah.. Fyuh… Kapok deh di masjid itu. Mana tiwas ditunggu ceramahnya, e, Cuma keluar satu hadist doang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap ridho Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhori)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-280742783165216382?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/280742783165216382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=280742783165216382&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/280742783165216382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/280742783165216382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/kapok-di-masjid-ntu.html' title='kapok di masjid ntu..'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SpFh5s4S0aI/AAAAAAAAAJ8/cCkLBWIz1sY/s72-c/tynk(375).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-112907474578705424</id><published>2009-08-22T07:23:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T08:08:24.419-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>Silakan menentukan pahala puasa anda.</title><content type='html'>--(Tausyiah Tarawih Masjid Darussalam, 2 Ramadhan 1430 H)--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala amal kebajikan anak Adam di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya dengan 10 hingga 700 kali lipat.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;“Puasa itu untuk-Ku. Dan Aku sendirilah yang akan mengganjar balasan pahala-Nya.” (HR. Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tahu persis apa yang bisa membuat makhluk-Nya bahagia. Salah satunya adalah dengan disuruhnya kita berpuasa di bulan Ramadhan. Dengan berpuasa, kita bisa berlatih untuk mengendalikan diri. Dan Allah akan memberikan nilai tertinggi jika kita bisa dengan ikhlas mengendalikan panca indera kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah janji Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala amal kebajikan anak Adam di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya dengan 10 hingga 700 kali lipat.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;“Puasa itu untuk-Ku. Dan Aku sendirilah yang akan mengganjar balasan pahala-Nya.” (HR. Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, jika kita berbuat kebaikan di bulan Ramadhan, Allah akan melipatgandakan pahalanya, semau Dia memberi. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan waktu untuk meraup sebanyak-banyak pemberian Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada satu pintu surga bernama Ar Royyan yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang yang diberi nilai lebih saat berpuasa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan dengan melakukan hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa. Simak intisari hadist yang satu ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang di dalam puasa tidak bisa meninggalkan bohong dan perbuatan-perbuatan bodoh (menggunjing, mencela, dan lainnya), maka Allah tak akan berkepentingan dengannya (nilai puasanya berkurang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, in conclusion.. Terserah kita, mau dapat pahala berapa dari Allah. Mumpung Ramadhan masih berlalu satu hari..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-112907474578705424?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/112907474578705424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=112907474578705424&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/112907474578705424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/112907474578705424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/silakan-menentukan-pahala-puasa-anda.html' title='Silakan menentukan pahala puasa anda.'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3303473012255710325</id><published>2009-08-21T14:11:00.000-07:00</published><updated>2009-08-21T16:04:47.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>Empat hal penting</title><content type='html'>Ada empat hal penting saat Ramadhan..&lt;br /&gt;1. Diwajibkannya umat Islam untuk berpuasa seperti ummat terdahulunya, guna mencapai tingkat ketakwaan yang lebih tinggi&lt;br /&gt;2. Disunnahkannya pengerjaan sholat Tarawih. Barang siapa yang dengan ikhlas, semata-mata karena mengharap ridho Allah, mengerjakan sholat tarawih, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.&lt;br /&gt;3. Al Qur’an itu diturunkan saat bulan Ramadhan&lt;br /&gt;4. Ada satu malam yang lebih baik daripada 1000 malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--Tausyiah 7 menit di sela tarawih. Masjid Al Falah, 1 Ramadhan 1430 H--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayat yang terbaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nisa : 111 &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Barang siapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3303473012255710325?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3303473012255710325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3303473012255710325&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3303473012255710325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3303473012255710325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/08/empat-hal-penting.html' title='Empat hal penting'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-144318313929337151</id><published>2009-06-21T15:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:46:30.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>penjaga kayu</title><content type='html'>Tumben. Biasanya para ikhwan yang menghilang di jam-jam selesai istirahat. Namun kali ini, para akhwat yang tak berada di kelas. Beberapa cara kugunakan untuk meraih dunia mereka dan kuajak berenang-renang, menggapai apa yang telah kurencanakan untuk mereka hari ini. Dengan memanggil, e, ternyata yang ikhwan udah lari kea rah lain. Dengan bintang, sama aja. Tidak ada yang tertarik siang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku merelakan para ikhwan yang mulai menghilang (tar pasti balik lagi ke kandang!) dan memilih menghampiri para akhwat yang sedang bermain di gubug..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sampai di gubug, beberapa gadis kecilku melapor,&lt;br /&gt;“Ustadzah, melati sama mbak ayu bertengkar!”&lt;br /&gt;“Loh, kenapa?”&lt;br /&gt;“Ndak tau, mereka berdua sama-sama nangis”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fyuh… Sungguh ‘menantang’ siang ini! Akhirnya kuhampiri keduanya, dan kuminta mereka menceritakan masalahnya. Ternyata hanya salah faham saja. Kugiring mereka ke kelas, pasti yang lainnya ikut! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eiya! Yang lain pada ikut! Ciri khas mereka memang, ketika ada yang menangis, pasti langsung dikerubungi dan dihibur. Celetukan si Safin di perjalanan pulang ke kelas, sedikit menurunkan ‘tensi’..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iki tukaran opo tujuhbelas agustusan to?” (ini bertengkar apa acara tujuh belas agustus?)&lt;br /&gt;“Maksudnya apa, Fin?” bener-bener aku tidak nyambung. Beberapa detik berlalu, tetap aku tak bisa menyambungkan arti bertengkar dengan agustusan…&lt;br /&gt;“Kalo tujuhbelasan kan pasang-pasangan!”&lt;br /&gt;Oooo… ternyata, setelah kukonfirmasi sekali lagi, maksud si Safin, yang nangis kan dua. Nah, biasanya kalo agustusan tu ada karnaval yang dipasang-pasangkan. Pengantin adat contohnya.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Kembali ke kelas. Belum jenak mereka di kelas, dua gadis cantik seperti teringat sesuatu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, lupa! Kayunya nenek tadi kan harus kita jaga!” teriak si Zsa-zsa.&lt;br /&gt;“Oiya, lupa!” sahut si Friesa.&lt;br /&gt;Baru aku mau menahan, beberapa akhwat keluar lagi.&lt;br /&gt;Duh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat dengan kayu yang ditinggal seorang nenek kemarin lusa. Dari cerita para akhwat, waktu itu si nenek harus melanjutkan pencarian kayu. Karena terlalu berat bawanya, beberapa batang kayu ditinggal di bawah gubug sekolah. Waktu itu, kesembilan akhwatku sedang asyik bermain. Entah bagaimana ceritanya, hingga ketika aku menghampiri di tengah perjalananku ke parkiran, mereka bilang jika mereka dititipi kayu oleh si nenek, dan mereka harus menjaganya dengan baik. Okelah. Acara kali itu bisa dipindah ke gubug, dan para calon pejuang Islam penerus Sumayyah bisa siji gawe loro gawe, menyelesaikan tugas sekaligus menjalankan amanah.&lt;br /&gt;Namun, kali ini beda. Semua siswa harus hadir di kelas untuk berlatih mengoperasikan power point. Ya, besok mereka harus melakoni tantangan paling seru, presentasi proyek akhir, menggunakan power point, di hadapan orang tua dan asatidz.&lt;br /&gt;“Kak, ayolah balik ke kelas.” Kataku tidak sabar saat sampai di tempat mereka menjaga kayu untuk kedua kalinya.&lt;br /&gt;“Tidak us. Kita mau menjaga kayunya nenek”&lt;br /&gt;Masya Alloh, apalagi yang harus kuusahakan agar mereka mau berlatih…&lt;br /&gt;Akhirnya, terlontar kalimat spontan yang akupun tak tahu, tepat tidak disampaikan..&lt;br /&gt;“Kak, bukan begitu cara menolong orang lain! Dengan mengabaikan tugasnya sendiri. Sudahlah kak, biar Alloh yang menjaga kayu itu.”&lt;br /&gt;Astaghfirulloh, ampuni aku jika kalimatku tadi tidak benar..&lt;br /&gt;“Masa kok Alloh disuruh-suruh, us!” sahut si pemimpin, Zsa-zsa, dan dibenarkan yang lain.&lt;br /&gt;“Bukan begitu. Alloh akan menjaga kayu itu lebih dari jika kakak yang menjaga”&lt;br /&gt;Akhirnya, beranjak juga mereka setelah ku menunggu keputusan..&lt;br /&gt;Berlari mereka di belakangku.&lt;br /&gt;Ketika kumenengok ke belakang, luluh lantak juga egoku sebagai seorang dewasa yang merasa berhak menguasai mereka!&lt;br /&gt;Kulihat si Friesa berhenti sejenak, kemudian beberapa akhwat mengikuti tindakannya, mengangkat tangan serta berbisik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Doa apa, kak?” tanyaku..&lt;br /&gt;“Ndak, us…”&lt;br /&gt;Meskipun mereka tak jawab, panggilan mereka pada teman-teman yang sudah duluan berlari di depan, membuat aku tahu..&lt;br /&gt;“Hei, kalian ndak berdoa biar Alloh menjaga kayu si nenek?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-144318313929337151?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/144318313929337151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=144318313929337151&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/144318313929337151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/144318313929337151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/penjaga-kayu.html' title='penjaga kayu'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8012047358562311262</id><published>2009-06-21T15:42:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:43:27.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Bibir ndower</title><content type='html'>Seorang ustadzah tergelak saat menerima cerita dari wali muridnya..&lt;br /&gt;Waktu itu si umi dan si anak berbincang tentang bibir si anak yang tiba-tiba ndower,&lt;br /&gt;“Tuh, paling kamu kebanyakan makan jajan ber MSG, ya, sampai ndower begitu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu seperti si umi tadi pastinya was-was melihat bibir anaknya tak seperti biasanya. Saat si umi mengoleskan madu, si anak dengan santai menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biar to, umi. Umi ndak usah khawatir. Bibirku kayak gini ini kan keajaiban Alloh!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8012047358562311262?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8012047358562311262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8012047358562311262&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8012047358562311262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8012047358562311262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/bibir-ndower.html' title='Bibir ndower'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5682263140579228315</id><published>2009-06-21T15:39:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:41:44.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Diingatkan kucing</title><content type='html'>"Us, aku kalo di rumah minumku sambil berdiri”&lt;br /&gt;“kenapa?”&lt;br /&gt;“soalnya kalo di rumah kan ustadzah ndak tahu”&lt;br /&gt;“Ye… masih ada yang lebih tahu, lo…”&lt;br /&gt;“Alloh?”&lt;br /&gt;Setelah ustadzahnya menganggukkan kepala, ikhwan yang tiap hari punya cerita seru yang harus disetorkan ke ustadzahnya ini berdiam diri. Hingga tiba-tiba…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Us, pernah waktu aku minum sambil berdiri, ada kucing lewat di belakangku. Aku kuaget us! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;"Eh paling kucing itu disuruh Alloh untuk mengingatkanku ya us?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5682263140579228315?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5682263140579228315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5682263140579228315&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5682263140579228315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5682263140579228315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/diingatkan-kucing.html' title='Diingatkan kucing'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3729435483038442984</id><published>2009-06-21T15:34:00.001-07:00</published><updated>2009-06-21T15:39:09.356-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Bau trasi</title><content type='html'>"ustadzah kok kelas kita bau trasi sih?”&lt;br /&gt;Hidung si ustadzah mulai beraksi. Iya ternyata, benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seandainya ustadzah itu mengungkapkan pembenarannya, maka adegan membenci trasi akan terjadi. Maka si ustadzah berkata dengan tak kalah semangat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, hari ini kita masih bisa membau lho.. Coba siapa yang hidungnya masih sehat pagi ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mengangkat tangan.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, ternyata trasi tadi digunakan untuk sambal yang setelahnya tercium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bau ‘aneh’ tak jadi masalah lagi. Si ustadzah iseng bertanya..&lt;br /&gt;“Nah, sekarang, siapa yang hidungnya bisa membau sambal teriakkan…&lt;br /&gt;ALHAMDULILLAH, TERIMA KASIH ALLOH!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ouw... ternyata semua kompak, “ALHAMDULILLAH, TERIMA KASIH ALLOH!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe.. Sesuatu yang menjengkelkan pagi itu malah jadi jembatan untuk bersyukur buat mereka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3729435483038442984?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3729435483038442984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3729435483038442984&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3729435483038442984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3729435483038442984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/bau-trasi_21.html' title='Bau trasi'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2281818445220960999</id><published>2009-06-21T15:34:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:39:05.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Bau trasi</title><content type='html'>"ustadzah kok kelas kita bau trasi sih?”&lt;br /&gt;Hidung si ustadzah mulai beraksi. Iya ternyata, benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seandainya ustadzah itu mengungkapkan pembenarannya, maka adegan membenci trasi akan terjadi. Maka si ustadzah berkata dengan tak kalah semangat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, hari ini kita masih bisa membau lho.. Coba siapa yang hidungnya masih sehat pagi ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mengangkat tangan.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, ternyata trasi tadi digunakan untuk sambal yang setelahnya tercium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bau ‘aneh’ tak jadi masalah lagi. Si ustadzah iseng bertanya..&lt;br /&gt;“Nah, sekarang, siapa yang hidungnya bisa membau sambal teriakkan…&lt;br /&gt;ALHAMDULILLAH, TERIMA KASIH ALLOH!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ouw... ternyata semua kompak, “ALHAMDULILLAH, TERIMA KASIH ALLOH!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe.. Sesuatu yang menjengkelkan pagi itu malah jadi jembatan untuk bersyukur buat mereka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2281818445220960999?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2281818445220960999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2281818445220960999&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2281818445220960999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2281818445220960999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/bau-trasi.html' title='Bau trasi'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2112601482670537066</id><published>2009-06-21T15:31:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:33:25.642-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>ndak sholat shubuh, paling!</title><content type='html'>&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Pengkondisian pagi saat kelas satu dan kelas dua sama-sama ikut PAM-T (Physical Achievement Motivation Training) saat itu tersendat oleh dua orang yang bertengkar.&lt;br /&gt;Si ustadzah yang ada di depan terpaksa melerai dua jagoan di kelas dua itu. Satunya menangis, satunya berdiam sambil menahan marah. Tiba-tiba dari barisan kelas satu terdengar,&lt;br /&gt;“Paling si kakak kelas dua itu ndak sholat shubuh us.. “&lt;br /&gt;Si ustadzah kaget juga.&lt;br /&gt;“Iya ta, kakak ndak sholat shubuh tadi?”&lt;br /&gt;Ternyata keduanya menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;“Tuh kan us. Hatinya jadi ndak tenang…” imbuh akhwat kelas satu tadi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2112601482670537066?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2112601482670537066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2112601482670537066&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2112601482670537066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2112601482670537066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/ndak-sholat-shubuh-paling.html' title='ndak sholat shubuh, paling!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7796022465744347053</id><published>2009-06-21T15:28:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:31:03.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Doa</title><content type='html'>“Us beneran lo ya, besok dibawakan”&lt;br /&gt;“Insya Alloh. Doain dong biar ustadzah ndak lupa”&lt;br /&gt;“Mesti ustadzah ini! Dikit-dikit berdoa!”&lt;br /&gt;“Lho, ustadzah kan mau minta tolong sama Alloh?”&lt;br /&gt;“Berdoa itu kan untuk hal-hal yang besar, us. Ndak yang kecil-kecil kayak gitu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ustadzah mahfum pada pemahaman si akhwat kecil tadi, dan menggunakannya untuk mengisi pembicaraan pembuka pagi keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung pula si ustadzah habis dibekali oleh Yusuf Mansyur di sebuah program yang ditayangkan setiap rabu-kamis pukul 04.30. waktu itu isi ta’lim tentang bagaimana seharusnya makhluk berpasrah total pada Alloh.&lt;br /&gt;“Nak, kepada siapa sih sebenarnya kita harus meminta pertolongan?”&lt;br /&gt;“Alloh ya us?”&lt;br /&gt;“Benar. Coba semua, jika enak-enak bersepeda ternyata bannya kempes, siapa yang kakak mintai pertolongan pertama kali?”&lt;br /&gt;“Tukang tambal ban” beberapa anak menjawab.&lt;br /&gt;“Lho, katanya yang dimintai pertolongan itu Alloh?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ustadzah kembali menanyakan apa yang ditanyakan Yusuf Mansur pada jamaahnya waktu itu.&lt;br /&gt;“Nah, kalo pas kemarin makanan untuk kita makan siang telat, siapa yang dipanggil kakak pertama kali untuk dimintai tolong karena kakak sudah lapar?”&lt;br /&gt;“Mbak dapur…”&lt;br /&gt;“Lho, katanya yang dimintai pertolongan itu Alloh? Seharusnya, sekecil apapun permasalahan kita yang kita ingat pertama kali adalah Alloh. Karena Allohlah yang maha memberi pertolongan! Bukan tukang tambal ban atau mbak dapur..”&lt;br /&gt;“Masak kalo ban kita kempes, terus tiba-tiba buntu sendiri gitu” lempar seorang ikhwan. Ditambahi pula dengan ikhwan di depannya “Makanannya itu juga bisa jatuh dari atas gitu?”&lt;br /&gt;Si ustadzah tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kak, bagi Alloh, tak ada yang tak mungkin. Kalo Alloh menghendaki, pertolongannya akan serta merta membantu kita. Dan bukan dengan tiba-tiba makanan sudah terhidang di depan kita saja. Bisa saja Alloh kemudian membuat mbak dapurnya punya semangat lebih, sehingga bisa dengan cepat memasaknya selesai.”&lt;br /&gt;Beberapa anak terlihat manggut-manggut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Doa menjadi senjata kita untuk segala hal, kakak.. Bukan hanya jika kita kesusahan baru kita berdoa lo. Misalnya saja kakak waktu ini pengen bebek goreng. Jika kakak minta pada ayah, bisa saja jawaban ayah tidak, karena pas tidak punya uang. Coba kalau kakak berdoa insya Alloh bebek goreng itu bisa saja datang dengan dibawa tamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang akhwat yang duduk paling depan menambah&lt;br /&gt;“Aku pernah us kayak gitu. Pas malem-malem aku pengen sekali roti bakar. Tapi ayah ndak mau nganter aku beli roti. Aku jadinya berdoa. Selesai berdoa aku main aja biar lupa sama roti bakarnya. Eh ternyata ada temannya ayah yang dolan. Bawa roti bakar, dan dikasihkan aku us!”&lt;br /&gt;Dengan mata berbinar, si ustadzah berucap, “Subhanalloh, pasti karena doa kakak. Tuh kan, kakak bebas ingin apa saja, asal yang baik-baik. Tapi ni ya, kalo berdoa saja tanpa berusaha ya percuma lo. Bentar lagi kakak ujian. Nah, kalo hanya berdoa tapi ndak mau berusaha, Alloh ndak mau bantu kakak dengan kasih petunjuk lo..”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7796022465744347053?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7796022465744347053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7796022465744347053&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7796022465744347053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7796022465744347053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/doa.html' title='Doa'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7223723931626062583</id><published>2009-06-21T15:23:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T15:27:10.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'></title><content type='html'>Meredam kemarahan&lt;br /&gt;Sang ustadzah terus mengawasi tingkah laku dua muridnya yang sedang bertengkar di depan kelas sana. Permasalahannya sepele. Si A tak diijinkan ikut bermain oleh si B. Ternyata si A marah dan menendang B. Memang kedua anak ini selalu suka ‘berinteraksi’ bersama, dan si ustadzah hafal betapa keras watak mereka berdua. Jadi tak bisa dibiarkan hal itu jika si ustadzah ingin kedua muridnya terluka karena jotos-jotosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kakak, ustadzah tadi mengamati lo, bagaimana perkelahian ini terjadi”&lt;br /&gt;Kontan kedua kubu menyampaikan pembelaannya.&lt;br /&gt;“Si A us”, “si B, us..”&lt;br /&gt;“Oke kakak B, coba kakak bersabar kali ini. Berusahalah untuk diam. Temanmu itu lagi marah. Kemarahan itu harus kita balas dengan apa kak?”&lt;br /&gt;Si B dengan mulut mengerucut, menjawab “Kebaikan.” Dan setelahnya si B diam seribu bahasa, tak mau meneruskan perkelahian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si A yang tak diladeni ternyata malah membabi buta. Bukan si A memang sasarannya. Tapi meja di depannya! (Untungnya dari triplex…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing tu si ustadzah… Strategi harus diubah… Si A yang berdiri bersandar tembok itu memang terlihat amat menahan kemarahan pada B yang sekarang duduk di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengelus dada si A, “Nak, tahu ndak kalo,kita sedang marah, kita sedang dikuasai setan lo. Masak kakak mau dikalahin setan? Kalo ustadzah sih ndak mau. Kakak boleh marah kok kalo kakak disakiti. Tapi marah juga harus dibatasi dan bahkan dihilangkan. Salah satu caranya, kalo orang yang marah itu berdiri, maka disuruh duduk. Tapi kalo masih marah, kita suruh dia berwudhu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ternyata kata-kata si ustadzah tak mempan bagi si A. Si A tetap berdiri diam, meski tak lagi menyerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tebakan ustadzah salah beberapa detik kemudian.&lt;br /&gt;Si A tampak berjalan menuju si B. Baik si B maupun ustadzah bersiap.&lt;br /&gt;Eh ternyata si A jalan terus…&lt;br /&gt;Oh, mungkin dia mau duduk…&lt;br /&gt;Eh ternyata dia jalan terus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ustadzah akhirnya pusing melihat si A yang keluar kelas, meninggalkan masalah tanpa penyelesaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tunggu dulu. Lalu apa yang dilakukan si B di luar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dia mengambil air wudhu dan menghampiri ustadzahnya sambil berkata “Aku mau sholat dhuha dulu, us.”&lt;br /&gt;Kontan si ustadzah berkata, “Ustadzah bangga sama kamu, kapten!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7223723931626062583?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7223723931626062583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7223723931626062583&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7223723931626062583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7223723931626062583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/meredam-kemarahan-sang-ustadzah-terus.html' title=''/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1949577465378074068</id><published>2009-06-10T01:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-10T02:00:25.305-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>cicak kejepit</title><content type='html'>Dalam perjalanan singkat turun dari masjid, Ustadzah Nunung membagi cerita dari buku yang baru saja dibacanya. Beginilah kiranya ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Di sebuah dapur, terlihat seorang wanita karier yang menyempatkan diri untuk mencuci piring di sela-sela kesibukannya. Saat dia mematikan kran, dia mendengar suara cicak.&lt;br /&gt;Untuk membunuh rasa penasarannya, dia menengok ada apa dengan cicak yang ada di sekitar jendela di belakangnya. Ternyata si cicak terjepit di sela tombol jendela. Jika yang terjepit adalah ekornya, itu tak jadi masalah bagi cicak. Tapi kali ini yang terjepit adalah badannya.&lt;br /&gt;Si wanita karier tadi tak punya waktu lebih untuk sekedar membuka jendela dapurnya, yang memang jarang dibuka. Dan lupalah dia dengan urusan sepele macam menolong hewan yang tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 tahun kira-kira dari hari dimana dia menemukan cicak yang terjepit, si wanita karier tadi sekali lagi menyempatkan diri sibuk di dapur. Namun sama juga, dia hanya punya waktu beberapa menit lepas dari beban kerjanya yang menumpuk.&lt;br /&gt;Ternyata sekali lagi setelah 10 tahun, dia mendengar suara ‘ck..ck..ck..’ Setelah dilihat, dia melihat cicak dengan posisi yang sama dengan 10 tahun yang lalu. Dia menengok lebih lama. Cicak itu adalah cicak yang dulu. Kali ini rasa penasaran mengalahkan belenggu pekerjaannya. Kok bisa ya dalam waktu 10 tahun cicak itu bisa bertahan hidup.&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, ada beberapa cicak lain yang datang. Dan si wanita tadi terperanjat saat mereka memberikan makan pada cicak yang terjepit. Tak hanya satu cicak yang menyuapkan makan. Tapi semua secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;* **&lt;br /&gt;Hikmah yang paling terlihat dari perilaku sekumpulan cicak adalah bagaimana kita harus menolong teman, seperti apapun caranya. Tak putus asa dalam berbuat baik pada siapa saja. Karena sekecil apapun pertolongan kita, terkadang sangat dibutuhkan&lt;br /&gt;Ustadz Tholib menambahkan bahwa hikmah cerita di atas adalah bagaimana Alloh itu memberikan jatah rejeki pada semua makhluk. Jadi, meski lama datangnya atau menderita sebelumnya pasti janji itu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda denganku. Ketika selesai bertasbih di penghujung cerita, aku tertohok. Aku serasa seperti si wanita karier yang sok sibuk sampai-sampai untuk mengerjakan hal kecil seperti membuka jendela saja tak mau. Untung saja si cicak ndak mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku teringat ketika kemarin ibu meminta tolong mengirimkan kiriman ke rumah temannya sembari berangkat ke sekolah. Ingin sekali menunjukkan baktiku. Tapi, keharusan datang tepat waktu membuatku menyampaikan keberatan. Dan aku langsung saja berangkat, meninggalkan wanita tersayangku itu dengan segala perasaan yang aku tak mau tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolak menolong karena alasan terbelit kesibukan tak hanya terjadi sekali. Sudah sering aku ketika orang tua, saudara, teman, terpaksa membatalkan pemberian ladang amal. Seolah aku memaksa mereka untuk memaklumi keadaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, berapa kali aku mengecewakan orang yang menggantungkan pertolonganku? Seandainya aku mau mengalah dengan membalik pemikiran. Bagaimana aku dalam waktu bersamaan, juga membereskan urusan orang lain. Bagaimana aku memaklumi keadaan mereka.. Bagaimana aku mengatur kepentinganku agar tergantikan dengan kepentingan orang lain. Bagaimana aku bisa memasrahkan segala urusanku pada si pengatur hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku kemudian teringat perkataan salah seorang wali murid. Waktu itu beliau yang merupakan kepala sebuah TK, menceritakan bagaimana temannya mengingatkan untuk lebih konsen dalam menyiapkan penerimaan siswa baru di sekolahnya sendiri, bukan sekolah orang lain. Dengan tegas beliau menanggapi, “Biarkan saya mengurusi urusan orang lain dulu. Urusan saya biar Alloh yang menyelesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the first glance, it sounds impossible. Dengan meninggalkan urusan, dan memasrahkan semua pada Sang Pemilik Hidup. Tapi, ketika diresapi, ada esensi yang sama-sama menohok…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANAPUN SIBUKNYA, KITA MASIH PUNYA KEWAJIBAN UNTUK MELAKUKAN SESUATU BAGI ORANG LAIN. DISERTAI DENGAN KEPASRAHAN ATAS JALANNYA HIDUP PADA SANG PELINDUNG KITA.&lt;br /&gt;BAGAIMANA KITA MENGAMALKAN SEBUAH PERKATAAN ROSULULLOH, ‘ORANG YANG PALING BERUNTUNG ADALAH ORANG YANG BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dibalik segala kesibukan yang telah kita pilih, sebenarnya ada orang-orang yang memandang kita. Bukan karena bangga, tapi karena kasihan. Seperti katak dalam tempurung, terbelenggu dengan kesibukan yang tak kunjung habis. Dan perlahan, orang-orang itu lambat laun akan meninggalkan kita, orang yang tak ada gunanya bagi mereka. Oh…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1949577465378074068?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1949577465378074068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1949577465378074068&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1949577465378074068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1949577465378074068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/06/cicak-kejepit.html' title='cicak kejepit'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1796464376413505708</id><published>2009-03-25T22:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T00:32:56.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>Allah lebih tahu</title><content type='html'>...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkadang saya sok tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sok tahu apa yang terjadi ntar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sok tahu bikin prediksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'kalo aku nglakuin ini, pasti nanti keuntungannya bgini..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'kalo aku ninggalin itu, pasti nanti akan terjadi hal itu..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'lebih baik aku nglakuin ini agar bgini'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'kayaknya ndak jadi aja yang itu. itu bawa kerugian untukku..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ahhh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kita dihadapkan pada pilihan, langkah paling mudah (termudah dari yang susah) adalah dengan mencari keuntungan dan kerugian pada masing-masing pilihan. Setelah itu dibandingkan, mana yang punya lebih banyak keuntungan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, apakah selesai dengan begitu saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ndak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang pilihan yang kita ambil dengan modal logika manusia, membuat kita menyesal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sebenarnya telah menghimbau bagaimana seharusnya seorang makhluk berjalan. Ada yang namanya sholat istikharah, yang selama ini identik dengan pencarian jodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada sholat itu, mengandung sebuah hikmah bahwa ketika kita merasa sangat tahu diri kita sendiri dengan segala keputusan yang kita ambil, ada yang lebih tahu dari kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman? bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang tua? tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kitalah yang paling tahu siapa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Maha Tahu.. Allah Azza Wa Jalla..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagaimana anjuran beristrikharah saat dihadapkan pada pilihan, menyerahkan segala keputusan pada-Nya adalah langkah pasti untuk memetik hasil memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika IKHLAS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak akan ada lagi risau &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atas harapan yang &lt;strong&gt;seolah &lt;/strong&gt;tak terpenuhi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atas kesuksesan yang &lt;strong&gt;seolah&lt;/strong&gt; tertunda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena Dia tahu yang terbaik untuk kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun awalnya kita menyesal, nggerundel, kecewa, dan lain sebagainya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tak akan pernah membuat hamba-Nya yang taat terluka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna Dia begitu mencintai makhluk-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna itu Dia mengetahui apa yang terbaik untuk makhluk-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan dengan begitu kita terus pasrah bongkokan pada Dia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat kita, kerja keras kita, menjadi 'sogokan' atas hasil yang lebih baik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DITAMBAH SABAR...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna dengan itu kita lebih mudah mencari hikmah atas apa yang sebenarnya terjadi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna dengan itu kita lebih mudah merasakan betapa Sang Pencipta lebih tahu tentang kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASYA'AKUNA KHOIR.. (ALLOH TAHU YANG TERBAIK UNTUK KITA..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-waduh, ngomong opo aku iki?-&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dalam proses belajar ikhlas dan sabar..)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1796464376413505708?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1796464376413505708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1796464376413505708&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1796464376413505708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1796464376413505708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/03/allah-lebih-tahu.html' title='Allah lebih tahu'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8179343157976594605</id><published>2009-03-19T07:04:00.000-07:00</published><updated>2009-03-19T07:13:59.055-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>la tahzan...</title><content type='html'>...........&lt;br /&gt;...........&lt;br /&gt;...........&lt;br /&gt;...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asya'akuna khoir..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang dikehendaki Alloh adalah apa yang terbaik buatku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang dapat menghalangi apa yang Alloh berikan&lt;br /&gt;dan tak ada yang dapat memberikan apa yang telah Alloh halangi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thank you, Alloh..&lt;br /&gt;"nikmat mana lagi yang akan aku ingkari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- march 6th-16th, 2009 -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8179343157976594605?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8179343157976594605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8179343157976594605&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8179343157976594605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8179343157976594605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/03/la-tahzan.html' title='la tahzan...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2302355487985191955</id><published>2009-02-11T23:55:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T00:06:33.096-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>the Power of MEMAAFKAN</title><content type='html'>Suatu siang, sahabatku, ustadzah Iin, bercerita dengan bersemangat tentang kisah mengharukan yang pernah dialaminya bersama kakak-kakak kelas 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, jadwalnya ustadzah Iin menunggui kakak kelas 4 menyelesaikan proyek akhir. Entah kenapa, si jangkung Condro terus membuat ulah, menggoda Faisal. Sedikit-sedikit menyenggol Faisal, menarik-narik proyeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal mulai kehilangan kesabaran. Faisal berdiri dan terciptalah keributan kecil di kelas depan masjid itu. Ustadzah Iin dan beberapa siswa lainnya melerai mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar jika keduanya berhenti bertengkar dan Condro tak lagi usil. Namun setelahnya suasana jadi lebih  mencekam. Meskipun biasanya yang namanya persiapan pulang adalah hal yang ditunggu, khusus hari itu, persiapan pulang jadi ajang saling melirik tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Iin terbawa suasana. Beliau meningkatkan kewaspadaan, antisipasi jika terjadi sesuatu yang lebih gawat. Apalagi melihat Faisal yang terus menerus memelototi Condro. Sebaliknya, Condro yang merasakan pandangan Faisal, terus mengkeret. Takut.&lt;br /&gt;Dan, ketegangan memuncak ketika Faisal tiba-tiba berdiri! Semua menoleh ke arahnya! Beberapa mulai berteriak.. “Jangan, Sal! Sabar..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal terus menghampiri Condro. Condro yang merasa bersalah terus meringsek, siap mempertanggungjawabkan ulahnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang kemudian dilakukan dan diucapkan Faisal membuat semua menangis, tak hanya Condro..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Condro, maafkan aku ya...” Faisal berkata lembut sambil merangkul sahabatnya itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahlah tangis Condro, disusul dengan tangis teman2 dan ustadzah Iin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu berakhir dengan indah. Mengukir keikhlasan seorang anak manusia dalam memaafkan kesalahan saudaranya. Bisakah aku, yang lebih dewasa dari Faisal, meminta maaf setulus itu? Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2302355487985191955?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2302355487985191955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2302355487985191955&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2302355487985191955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2302355487985191955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/02/power-of-memaafkan.html' title='the Power of MEMAAFKAN'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8458100547770917059</id><published>2009-01-28T00:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T00:41:30.258-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>permainan baru</title><content type='html'>Ada saja akal anak-anak. Dengan hanya melihat sebuah benda, terciptalah lahan bermain dan belajar bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski harus mengorbankan barang milikku yang baru aja kutemukan setelah hilang saat dibutuhkan, aku senang melihat mereka berhasil menciptakan aktivitas baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, para ikhwan dari kelas utsman dan ali bermain bersama, mengisi waktu istirahat di dalam kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya aku di kelas, mereka langsung menyambutku dengan pertanyaan,&lt;br /&gt;"Itu apa us?"&lt;br /&gt;"Lakban"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, Zidan kemudian berteriak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hey ayo main bowling-bowlingan.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung kudibuatnya. Bowling? Pake lakban? Kuamati terus tingkah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"GIni, kalian duduk di situ. Tar aku ngglundungkan lakban. Yang kena lakban, berarti jatuh. kalo semua sudah jatuh, tar gantian.." Zidan mulai menyutradarai permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ooo... Gitu..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diduga, beberapa saat kemudian terciptalah suasana seru diantara 6 ikhwan kelas satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta semakin bertambah, dan permainan semakin seru.&lt;br /&gt;Beberapa variasi permainan tercetus. Ada yang harus melempar dengan mata tertutup, ada yang melempar dengan menghadap belakang, dan yang paling menggelikan adalah ketika aturan giliran bermain diubah. Yaitu siapa yang kena lakban harus nggantikan si pelempar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kayaknya yang asyik itu pas nglemparnya, jadinya semua berusaha agar bisa kena lakban yang mnggelinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, sebagaimana biasanya anak-anak bermain, kericuhanlah yang menghentikan sebuah permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semua pada ingin melempar, jadinya permainan baru itu diakhiri dengan tragedi pertengkaran antara dua anak yang berebut lakban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, lakban ijo satu-satunya punyaku, harus kuikhlaskan seiring hilangnya keasyikan mereka pada bowling-bowlingan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8458100547770917059?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8458100547770917059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8458100547770917059&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8458100547770917059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8458100547770917059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/permainan-baru.html' title='permainan baru'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8048627788994984614</id><published>2009-01-26T03:02:00.001-08:00</published><updated>2009-01-26T03:02:50.353-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>romantisme di kelas...</title><content type='html'>Siapa bilang kalimat romantis itu hanya bisa diucapkan oleh orang yang sedang dimabuk cinta?&lt;br /&gt;Anak-anak juga pernah mengucapkan kalimat romantis yang membuat hati gurunya bergetar..&lt;br /&gt;Subhanallah... Baca saja dialog mereka denganku, guru yang terkadang juga menjadi siswa mereka..&lt;br /&gt;Ya, siswa mereka, yang kadang tak bisa melampaui ketulusan hati mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga aku bisa memenuhi segala harapan mereka..&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8048627788994984614?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8048627788994984614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8048627788994984614&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8048627788994984614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8048627788994984614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/romantisme-di-kelas.html' title='romantisme di kelas...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-778189217764784253</id><published>2009-01-26T02:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:57:26.793-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>school addicted or... (romantisme-part I)</title><content type='html'>Seusai dzikir dalam rangkaian sholat dhuhur berjamaah..&lt;br /&gt;”Kak, salah satu waktu yang doa itu lebih mudah dikabulkan adalah selesai sholat. Sekarang, kakak boleh berdoa. Kakak boleh meminta apa saja pada Allah.. Insya allah jika kakak sungguh-sungguh Allah akan mengabulkan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kubiarkan mereka mengangkat tangan, menundukkan kepala, dan memejamkan mata. Dito yang sebelum sholat sempat menangis karena kaos kakinya tidak ketemu-ketemu, terlihat paling khusyu’ berdoa, karena kuanjurkan juga kepadanya untuk minta tolong pada Allah supaya diberi petunjuk dimana kaos kaki barunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, kutanya satu-satu, apa isi doa mereka. Jawabannya beragam. Ada yang minta laptop, rumah, mobil, sampai adik. Yang bikin aku tersenyum senyum adalah jawaban si Iqbal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku ingin bisa terus sekolah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah jawaban yang membuatku mengernyitkan dahi.. Aneh! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Emang kenapa mas Iqbal?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Biar bisa ketemu ustadzah Eva terus...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oooh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-778189217764784253?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/778189217764784253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=778189217764784253&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/778189217764784253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/778189217764784253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/school-addicted-or-romantisme-part-i.html' title='school addicted or... (romantisme-part I)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3528679017700863180</id><published>2009-01-26T02:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:56:22.754-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>membelah diri? (romantisme-part II)</title><content type='html'>Evaluasi tulis adalah momen yang menguras tenaga bagiku dan anak-anak. Bagiku, saat-saat mendampingi satu persatu siswa plus memotivasi mereka agar terus berusaha bagaikan baling-baling yang tak boleh berhenti berputar. Satu persatu dari mereka akan terus memanggil... ”Ustadzaaah.....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari mereka memang kesulitan memahami soal. Beberapa yang lain sebenarnya paham namun butuh motivasi. Ada lagi yang lebih memilih bermain/berbincang sendiri sehingga aku harus menghampiri kemudian mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena terus berpindah dari satu siswa ke siswa yang lain, terkadang timbul kecemburuan sehingga tanganku yang hanya dua jadi alat untuk tarik menarik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga si Iyan, dengan kesal menghampiriku, menarik lenganku sambil bergumam..&lt;br /&gt;”Seharusnya ustadzah Eva itu ada 16! Biar semua itu dapat satu-satu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Yan, jadi dua aja susah terwujud.. Apalagi 16! Oke deh, ustadzah yang cuma satu ni akan berusaha untuk ndak jadi 0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3528679017700863180?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3528679017700863180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3528679017700863180&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3528679017700863180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3528679017700863180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/membelah-diri-romantisme-part-ii.html' title='membelah diri? (romantisme-part II)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5019900240505102030</id><published>2009-01-26T02:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:59:28.405-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>penawar sedih (romantisme-part III)</title><content type='html'>Entah kenapa, siang itu aku tiba-tiba kehilangan mood..&lt;br /&gt;Aku hanya ingin berdiam diri menelungkupkan kepala di atas meja..&lt;br /&gt;Para akhwat menghampiriku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bersahut-sahutan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ustadzah knapa sih kok diem aja?”&lt;br /&gt;”Ustadzah sakit ya?”&lt;br /&gt;”Eh kita hibur yuk..” (selanjutnya beberapa dari mereka pasang aksi ketawa ketiwi sendiri..berharap aku ikut ketawa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus asa membuatku tertawa, Zahra dan Della melontarkan kata-kata romantisnya...&lt;br /&gt;”Ustadzah taktelponkan orang tuanya, ya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, mulailah senyumku terkembang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5019900240505102030?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5019900240505102030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5019900240505102030&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5019900240505102030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5019900240505102030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/penawar-sedih-romantis-part-iii.html' title='penawar sedih (romantisme-part III)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2166525840857979993</id><published>2009-01-26T02:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T03:00:16.919-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>'penjaga hati' (romantisme-part IV)</title><content type='html'>Azzamku untuk me lay out tabloid sendiri jadi kenyataan. Berbekal ilmu dalam sekali pelatihan bersama lay outer asli (Us Ayub yang sedang sakit sehingga beliau memberikan kesempatan padaku untuk mengasah ilmu), tutorial online via YM dengan Denny (teman di Surabaya yang pernah jadi lay outer tabloid regional, sekrang wartawan di koran nasional), dan buku panduan page maker (yang kupinjam tapi untungnya belum kukembalikan dari Denny juga!Hehehe... Thx, bro!), aku meluangkan waktu untuk berkutat di depan komputer. Melakukan hal yang tampak tak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tak akan kulakukan jika deadline pembagian tabloid tidak tinggal 4 hari! Fyuh... Untungnya si Pimred, ustdzah Lilik setia menemaniku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagaimanapun juga, hari itu aku mengorbankan pihak lain. Aku sama sekali menutup diri dari aktivitas siswa2ku. Yah, anggap saja aku berlatih merasakan bagaimana rasanya jika jadi org tua sibuk tapi anak-anaknya merecoki!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar, bergantian, 16 bocah itu bergerombol ’mengusik’ konsentrasiku.. Aku tak boleh marah! Karna seharusnya merekalah yang berhak marah karna si ’induk’ tak mau bersama ’anak-anaknya’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kak, kakak main di luar aja ya..”&lt;br /&gt;”Emoh!”&lt;br /&gt;”Ayo lah...”&lt;br /&gt;”Ndak mauuuu!”&lt;br /&gt;”Mmm... Ustzadah Eva jadi sedih kalo kakak kesini”&lt;br /&gt;”Ndak kok us, aku ndak ganggu. Aku pengen liat aja”&lt;br /&gt;”Bukan, ustadzah eva jadi sedih karna ndak bisa main sama kakak. Oke, semakin serius ustadzah bekerja, semakin cepet ustadzah main sama kakak..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, manjur ternyata. Meski ada yang dengan wajah cemberut, ada yang pengertian sehingga memilih memasang senyum, ada juga yang ’tega’ memencet-mencet tombol keyboard sebelum meninggalkan aku dengan kesibukanku, akhirnya mereka membiarkanku ’bermain’ dengan kursor yang berkedip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada sejam. Seorang ikhwan, sendirian, menghampiriku. Si Iyan. Aku hanya memasang senyum, karna dia hanya duduk di belakangku..&lt;br /&gt;Tapi, lama kelamaan, sebagaimana kuungkapkan ke bocah lainnya, aku merasa bersalah jika aku melihat siswaku.. Seolah aku menjadikan mereka pihak yang merugi, sebagai konsekuensi kesibukanku selain mengajar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mas Iyan... tunggu ustadzah di luar aja ya..”&lt;br /&gt;”aku ndak ganggu kok us...”&lt;br /&gt;“Ustadzah minta tolong... sebentar aja... Ustadzah merasa bersalah membiarkan siswanya bermain sendiri...Ya?”&lt;br /&gt;”emoh... Aku mau disini aja.. Njagain Ustadzah Eva.. Nanti kalo ustadzah Eva kenapa-kenapa tar kujagain..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhuhu... Siapa coba yang tidak klepek-klepek?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2166525840857979993?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2166525840857979993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2166525840857979993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2166525840857979993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2166525840857979993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/penjaga-hati-romantis-part-iv.html' title='&apos;penjaga hati&apos; (romantisme-part IV)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-158101072909994991</id><published>2009-01-26T02:36:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T03:01:14.832-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>9 januari yang berseri (romantisme-part V)</title><content type='html'>Yang paling heboh adalah ketika hari ulang tahunku, 9 Januari 2009 yang lalu.&lt;br /&gt;Aku menduga tahun ini adalah 9 Januari yang sepi, dan bakal tak ada surprise seperti waktu-waktu sebelumnya. Dimana lingkunganku banyak yang mengingat-ingat kalo 9 januari itu ada yang senyum-senyum sendiri saat bangun tidur, karna rasa syukurnya yang menggunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata itu salah! Gara-gara ustadzah Yati yang baru datang langsung heboh menyanyikan lagu Happy Birthday, sebagian siswaku jadi tahu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu siswa akhwat kelas satu Ali menghampiriku yang sedang berbincang dengan wali siswa.&lt;br /&gt;”Us, hari ini ulang tahun ya?”&lt;br /&gt;”Us, selamat ya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantian siswa ikhwan..&lt;br /&gt;Waktu itu Hanif, ikhwan kalem bin pendiam, didorong-dorong temannya...&lt;br /&gt;Sampai di dekatku, si Hanif hanya berdiri dan diam..&lt;br /&gt;Namun tatapannya menyiratkan maksud yang sama dengan teman-temannya lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejutan tak berhenti sampai disitu. Karena berbincang dengan wali siswa tadi, aku terlambat masuk kelas.&lt;br /&gt;Meski beberapa siswa akhwat kelasku sudah menjemput, aku tetep larut dalam diskusi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, 15 menit setelah waktu seharusnya masuk kelas, aku tiba di depan kelas.&lt;br /&gt;Saat kubuka pintu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”SELAMAT ULANG TAHUN USTADZAH...”&lt;br /&gt; Subhanallah, satu persatu ’anak’ku berhamburan lalu menjabat tanganku.&lt;br /&gt;Yang bikin trenyuh adalah perjuangan mereka untuk membuatku surprise!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kuberjalan mendekati lemari, ada beberapa ikhwan yang mengagetiku dari dalam. Mereka rela meneku-nekuk tubuh untuk jadi tak terlihat olehku! Dan mereka meneriakkan,&lt;br /&gt;”Selamat Ulang Tahun!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum hilang kekagetanku, beberapa akhwat berhamburan dari bawah meja... Berlari ke arahku dan berebutan menyalamiku. Si Safin dengan gaya khasnya..&lt;br /&gt;”Us, us, aku sampai capek nungguin di bawah meja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kakak-kakak.. Ternyata tahun ini ulang tahun yang berkesan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-158101072909994991?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/158101072909994991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=158101072909994991&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/158101072909994991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/158101072909994991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/9-januari-yang-berseri-romantis-part-v.html' title='9 januari yang berseri (romantisme-part V)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2400217071933400440</id><published>2009-01-26T02:31:00.001-08:00</published><updated>2009-01-26T02:34:27.948-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>belajar meminta maaf</title><content type='html'>Suatu siang, sahabatku, ustadzah Iin, bercerita dengan bersemangat tentang kisah mengharukan yang pernah dialaminya bersama kakak-kakak kelas 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, jadwalnya ustadzah Iin menunggui kakak kelas 4 menyelesaikan proyek akhir. Entah kenapa, si jangkung Condro terus membuat ulah, menggoda Faisal. Sedikit-sedikit menyenggol Faisal, menarik-narik proyeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal mulai kehilangan kesabaran. Faisal berdiri dan terciptalah keributan kecil di kelas depan masjid itu. Ustadzah Iin dan beberapa siswa lainnya melerai mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar jika keduanya berhenti bertengkar dan Condro tak lagi usil. Namun setelahnya suasana jadi lebih  mencekam. Meskipun biasanya yang namanya persiapan pulang adalah hal yang ditunggu, khusus hari itu, persiapan pulang jadi ajang saling melirik tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Iin terbawa suasana. Beliau meningkatkan kewaspadaan, antisipasi jika terjadi sesuatu yang lebih gawat. Apalagi melihat Faisal yang terus menerus memelototi Condro. Sebaliknya, Condro yang merasakan pandangan Faisal, terus mengkeret. Takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketegangan memuncak ketika Faisal tiba-tiba berdiri! Semua menoleh ke arahnya! Beberapa mulai berteriak.. “Jangan, Sal! Sabar..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal terus menghampiri Condro. Condro yang merasa bersalah terus meringsek, siap mempertanggungjawabkan ulahnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang kemudian dilakukan dan diucapkan Faisal membuat semua menangis, tak hanya Condro..&lt;br /&gt;“Condro, maafkan aku ya...” Faisal berkata lembut sambil merangkul sahabatnya itu..&lt;br /&gt;Pecahlah tangis Condro, disusul dengan tangis teman2 dan ustadzah Iin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu berakhir dengan indah. Mengukir keikhlasan seorang anak manusia dalam memaafkan kesalahan saudaranya. Bisakah aku, yang lebih dewasa dari Faisal, meminta maaf setulus itu? Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2400217071933400440?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2400217071933400440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2400217071933400440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2400217071933400440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2400217071933400440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/belajar-meminta-maaf_26.html' title='belajar meminta maaf'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6282987821582052536</id><published>2009-01-26T02:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:32:51.757-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>belajar meminta maaf</title><content type='html'>Suatu siang, sahabatku, ustadzah Iin, bercerita dengan bersemangat tentang kisah mengharukan yang pernah dialaminya bersama kakak-kakak kelas 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, jadwalnya ustadzah Iin menunggui kakak kelas 4 menyelesaikan proyek akhir. Entah kenapa, si jangkung Condro terus membuat ulah, menggoda Faisal. Sedikit-sedikit menyenggol Faisal, menarik-narik proyeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal mulai kehilangan kesabaran. Faisal berdiri dan terciptalah keributan kecil di kelas depan masjid itu. Ustadzah Iin dan beberapa siswa lainnya melerai mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar jika keduanya berhenti bertengkar dan Condro tak lagi usil. Namun setelahnya suasana jadi lebih  mencekam. Meskipun biasanya yang namanya persiapan pulang adalah hal yang ditunggu, khusus hari itu, persiapan pulang jadi ajang saling melirik tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Iin terbawa suasana. Beliau meningkatkan kewaspadaan, antisipasi jika terjadi sesuatu yang lebih gawat. Apalagi melihat Faisal yang terus menerus memelototi Condro. Sebaliknya, Condro yang merasakan pandangan Faisal, terus mengkeret. Takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketegangan memuncak ketika Faisal tiba-tiba berdiri! Semua menoleh ke arahnya! Beberapa mulai berteriak.. “Jangan, Sal! Sabar..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faisal terus menghampiri Condro. Condro yang merasa bersalah terus meringsek, siap mempertanggungjawabkan ulahnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang kemudian dilakukan dan diucapkan Faisal membuat semua menangis, tak hanya Condro..&lt;br /&gt;“Condro, maafkan aku ya...” Faisal berkata lembut sambil merangkul sahabatnya itu..&lt;br /&gt;Pecahlah tangis Condro, disusul dengan tangis teman2 dan ustadzah Iin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu berakhir dengan indah. Mengukir keikhlasan seorang anak manusia dalam memaafkan kesalahan saudaranya. Bisakah aku, yang lebih dewasa dari Faisal, meminta maaf setulus itu? Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6282987821582052536?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6282987821582052536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6282987821582052536&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6282987821582052536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6282987821582052536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/belajar-meminta-maaf.html' title='belajar meminta maaf'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8354629564863459444</id><published>2009-01-26T02:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:31:17.608-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><title type='text'>DO IT NOW or NEVER!</title><content type='html'>Isu global warming merebak akhir-akhir ini. Bumi semakin sakit. Dimana-mana bencana alam terjadi. Kita sebagai manusia yang diamanahi Allah untuk menjaga keberlangsungan alam semesta harus bertindak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang mengaku malas kerja baktilah, enggan berdemo pada pabrik-pabrik yang tak ramah lingkunganlah, tak bisa melepaskan ketergantungan pada kendaraan bermotor yang berasaplah, dengan alasan  hal-hal itu perlu waktu dan tenaga ekstra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal kecil namun imbasnya besar bagi keselamatan lingkungan. Tak ada alasan untuk tidak melakukan hal-hal mudah berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air bersih&lt;br /&gt;1. Gunakan air secukupnya saat mandi atau mencuci. Jika pemompaan air tak terkendali dapat menyebabkan permukaan tanah anjlok.&lt;br /&gt;2. Jangan buang sampah di selokan/sungai &lt;br /&gt;3. Jangan biarkan air tetap mengucur saat kita sibuk memakai sabun atau menggosok gigi&lt;br /&gt;Tanah sehat&lt;br /&gt;1. Bawa tas kain sendiri saat belanja. Usahakan untuk menolak tas / bungkus plastik jika kita bisa membawanya dalam tas&lt;br /&gt;2. Saat membeli kebutuhan rumah tangga dalam kemasan (lem, sampo, sabun cair, dll), pilih kemasan besar supaya lama habisnya dan menghemat sampah sisa kemasan&lt;br /&gt;3. Kubur hanya sampah organik&lt;br /&gt;4. Jika hendak membuang sampah atau menemukan sampah di depan kita, padahal kita tidak sedang di dekat tempat sampah, relakanlah kantong atau tas kita untuk jadi ‘tempat sampah’ sementara.&lt;br /&gt;hutan subur&lt;br /&gt;1. Jika mencetak dokumen, usahakan pada dua sisi kertas&lt;br /&gt;2. Berdayakan kertas hasil print-out atau fotokopi yang tidak terpakai (unused paper) untuk catatan&lt;br /&gt;3. Gganti kebiasaan menggunakan tisu dengan handuk atau sapu tangan&lt;br /&gt;4. Buat kerajian tangan dari kertas (bubur kertas, kertas daur ulang, dll) untuk bisnis atau digunakan sendiri&lt;br /&gt;5. Rawat tanaman di sekitar kita&lt;br /&gt;udara segar&lt;br /&gt;1. Usahakan tidak memakai kendaraan bermotor saat bepergian yang bisa ditempuh dengan jalan kaki atau bersepeda kayuh. Atau maksimalkan jumlah pengguna kendaraan (berbocengan misalnya)&lt;br /&gt;2. Pilih sampah sebelum dibakar. Jika sampah organik, lebih baik dikubur agar jadi kompos&lt;br /&gt;hemat energi&lt;br /&gt;1. Jika tidak digunakan  jangan meninggalkan alat elektronik dalam keadaan stand by&lt;br /&gt;2. Jangan biarkan charger handphone masih tertancap sedangkan kita sudah selesai menggunakannya&lt;br /&gt;3. Gunakan bohlam lampu hemat energi (CFL)&lt;br /&gt;4. Jangan lupa matikan lampu atau kipas angin saat meninggalkan ruangan&lt;br /&gt;5. Rajin-rajin membersihkan debu pada bohlam lampu&lt;br /&gt;6. Gunakan search engine berlatar belakang hitam daripada putih saat browsing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah bukan untuk dilaksanakan? Jadi tak ada alasan untuk menunda atau bumi kita tak akan sabar menunggu dan memuntahkan segala keluh kesah atas kerusakannya dimana-mana, dan kita tak akan bisa berbuat apa-apa lagi! (eva)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8354629564863459444?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8354629564863459444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8354629564863459444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8354629564863459444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8354629564863459444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/do-it-now-or-never.html' title='DO IT NOW or NEVER!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-37342436989598259</id><published>2009-01-26T02:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T02:30:33.566-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>calon pengusaha</title><content type='html'>Benar kiranya jika anak-anak itu berbeda sudut pandangnya dengan orang dewasa.&lt;br /&gt;Hal itu terbukti saat brainstorming MARKET DAY atau belajar berdagang pada siswa kelas 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat diminta menentukan barang dagangan yang konsumennya adalah siswa TK B, ada- ada saja ide gila mereka. &lt;br /&gt;Awalnya masih normal-normal saja..&lt;br /&gt;“mainan”&lt;br /&gt;“makanan”&lt;br /&gt;“minuman”&lt;br /&gt;Si Della menyahut.. “Pampers”&lt;br /&gt;Safin menambahi… “Dot”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Zahra berbisik..&lt;br /&gt;“Us, nanti ibu-ibunya kalo beli kita kasih bonus”&lt;br /&gt;“Bonusnya apa, kak?”&lt;br /&gt;“Lipstik”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-37342436989598259?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/37342436989598259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=37342436989598259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/37342436989598259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/37342436989598259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/calon-pengusaha.html' title='calon pengusaha'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1262431452962314019</id><published>2009-01-06T18:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T18:55:33.187-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>“Tak infakin semua aja”</title><content type='html'>Kelas udah sepi. Semua muridku udah menuju ke para penjemput mereka. Tinggal aku seorang diri membereskan sisa-sisa ‘pesta pora’ meski calon mujahid-mujahid kecil tadi udah kerja bakti membersihkannya sekuat tenaga. Tiba-tiba seorang ikhwan kembali dan menghampiriku. Oh, Rival.&lt;br /&gt;“Us, tadi liat uang seribu ndak?”&lt;br /&gt;“Oh, iya, tadi ditemukan sama mbak Anik. Nih..”&lt;br /&gt;Aku buka kotak infak dan memberikan uang seribu yang ditemukan Anik saat bersih-bersih tadi.&lt;br /&gt;“Kok dimasukkan kotak infak sih us...”&lt;br /&gt;“Kan ustadzah ndak tau itu uang siapa. Jadi mbak Anik ustadzah suruh untuk masukin uangnya ke kotak infak. Lumayan kan, kalo uangnya diinfakkan”&lt;br /&gt;“Uangnya mau tak buat beli jajan, us.. Eh, ntar aku beli jajannya 500 aja wis.. Yang 500 kuinfakkan”&lt;br /&gt;“Hebat!”&lt;br /&gt;Si Rival langsung berlari keluar. Aku melanjutkan kegiatanku sambil berfikir, bagaimana ya, caranya biar anak2 gemar berinfak. Pernah juga kujelaskan pada mereka bagaimana Allah dalam surat Al Baqarah ayat 261, akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah dan berinfak. Tapi khasiat penjelasanku hanya mempan pada beberapa anak. Seperti si Ifa, yang pada suatu jumat, malu-malu mendekatiku lalu berbisik.. ‘Us, infak seratus boleh ndak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, semoga Allah membuka hati mereka untuk gemar menyisihkan harta dan membelanjakannya di jalan yang diridhoi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum selesai kumenata meja, si Rival kembali lagi dengan penuh semangat...&lt;br /&gt;“Us, uangnya 1000 tak infakkan semua aja”&lt;br /&gt;“Lho, ndak jadi beli jajan nih?”&lt;br /&gt;“Ndak. Tu, buat infak semua ajah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, betapa aku bangga pada ikhwan satu ini, anak yang berhasil menang dari orang tuanya karena sebuah janji atas hasil evaluasi, jika dapat senyum semua, dia berhak mendapat mainan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuelus kepalanya sekilas sambil berkata&lt;br /&gt;“semoga Allah terus melipatgandakan pahalamu ya, kak!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang membuatnya berubah pikiran untuk menginfakkan semua uang yang dipunyanya saat itu, yang jelas dia bersemangat membalas pernyataanku..&lt;br /&gt;“Yaaa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al Baqarah:261)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1262431452962314019?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1262431452962314019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1262431452962314019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1262431452962314019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1262431452962314019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/tak-infakin-semua-aja.html' title='“Tak infakin semua aja”'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5598435264761114960</id><published>2009-01-06T18:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T18:54:37.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>.. dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.. (Al Israa’:23)</title><content type='html'>Kejadian ini juga sudah lama. Tapi juga masih membekas, karena kejadian ini menjadi titik puncak kebutuhanku atas sebuah pembelajaran tentang bagaimana membuat anak-anak lebih hormat pada orang tuanya..&lt;br /&gt;                                 &lt;br /&gt;Pagi yang cerah, ustadzah Nunung, seorang sahabat dan kakak untukku, yang kebetulan buah hatinya menjadi muridku, menghampiriku..&lt;br /&gt;“Anakku us.. Tadi teriak-teriak karna ndak setuju dengan menu sarapannya..”&lt;br /&gt;Cerita terus mengalir di sela-sela menyambut murid yang datang. Hingga tiba di sebuah kalimat..&lt;br /&gt;“Tolong dibilangi ya, us”&lt;br /&gt;Saat itu, aku masih ingat, sebelum aku mengangguk dan mengatakan ‘insya allah’, aku menelan ludah sambil berfikir... ‘whuaa... piye iki..’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berfikir kalau ustadzah Nunung sedang membelajariku! Karna seharusnya beliau pasti lebih faham solusinya. Secara beliau sudah memiliki lebih banyak pengalaman sebagai pengajar dan orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, seperti yang ustadzah Nunung pegang sebagai prinsip bahwa masalah itu untuk diselesaikan bukan dihindari, aku berdoa sama Allah. “Allah, help me please!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang waktu morning activity, aku memikirkan bagaimana caranya untuk memberikan pengertian pada jagoannya us Nunung, dari versiku sebagai ‘ibunya’ di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama, di kelas, selesai berdoa aku mengajak anak-anak untuk mengingat-ingat bagaimana seorang ibu menyayangi mereka. Lalu aku menyuruh mereka membayangkan jika ibu tiba-tiba meninggalkan mereka. Sontak protes mengalir “Ndak mau........... Ustadzah ini mendoakan yang jelek-jelek”. Jadinya pembicaraan merembet pada kepastian meninggalnya semua makhluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kumengakhiri cerita tentang ibu, kutanya mereka&lt;br /&gt;“Siapa yang pagi ini salim sama ibu?”&lt;br /&gt;“Aku..” (alhamdulillah, hampir semua)&lt;br /&gt;“Siapa yang pagi ini marah-marah sama ibu?&lt;br /&gt;Malu-malu beberapa anak mengangkat tangan, termasuk bocah tampan berkulit putih itu.&lt;br /&gt;(alhamdulillah, kejujuran masih dipegang oleh anak-anak yang mengangkat tangannya itu..)&lt;br /&gt;“Tar, kakak harus minta maaf lo ya sama ibu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga cerita ala kadarnya bisa menyentuh hati sang jagoan, anak yang di tengah keramaian pesta walimah saudaranya, masih menggebu untuk mengajak bundanya menghafalkan surat al A’laa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat aku mendekatinya secara personal, pertolongan Allah datang untukku..&lt;br /&gt;Sang jagoan menghampiriku, menanyakan sesuatu padaku.&lt;br /&gt;Lho, suaranya kok jadi serak..&lt;br /&gt;“Kak, suaranya kok jadi serak?”&lt;br /&gt;“Ndak tau, us.. Tiba-tiba serak”&lt;br /&gt;Aku seperti mendapat petunjuk dari-Nya..&lt;br /&gt;“Emm... kenapa ya kok bisa serak? Emm.. Jangan-jangan tadi mas Eca habis teriak-teriak ya?”&lt;br /&gt;“Hehehe..”&lt;br /&gt;“Teriak-teriak sama siapa, kak?”&lt;br /&gt;“Hehehe.. Sama bunda!”&lt;br /&gt;“Waduh.. Kayaknya kakak lagi ditegur sama Allah. Suaranya dihilangkan sebentar sama Allah karna udah mbentak-mbentak bunda. Coba deh kak, kakak nanti minta maaf sama bunda. Insya Allah suaranya ndak serak lagi..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Allah, tolong aku..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, doaku terjawab.. Sang jagoan akhirnya tak segan untuk mengucap maaf pada bundanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, betapa aku sungguh bersyukur! Tanpa pertolongan Allah, pasti ending cerita ustadzah Nunung tak sebaik saat itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ku tersadar.. Allah tak akan selalu memberiku keajaiban. Karna Allah tau, aku akan menjadi manja dan tak mau berusaha untuk belajar! Yup, belajar-belajar-dan belajar! Muridku yang berlarian itu seolah ‘ngobraki’ aku untuk terus menemukan cara bagaimana menggandeng mereka ke kondisi lebih baik sebagai anak sholih dan pembelajar sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Us Nung n son, terima kasih atas kesempatan belajarnya. Belajar bagaimana menghormati orang tua dan membuat anak menghormati orang tuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5598435264761114960?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5598435264761114960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5598435264761114960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5598435264761114960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5598435264761114960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/dan-hendaklah-kamu-berbuat-baik-pada.html' title='.. dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.. (Al Israa’:23)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7835205799786795440</id><published>2009-01-06T18:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T18:53:17.986-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Wayang Bonusan</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288379146276786418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 158px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SWQY0INpUPI/AAAAAAAAAJI/yFuWU5G0d14/s200/DSC08205.JPG" border="0" /&gt;Kejadian ini udah lama. Tapi terus teringat, menandakan bahwa aku harus terus belajar, meski itu pada muridku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku melayangkan pandangan ke atas meja belajarku, diantara boneka-boneka hewan penuh kenangan, aku menemukan dua benda kecil tapi berarti.. Dua buah wayang dari mbak Firda kelas 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka sekali dengan benda-benda yang diminikan. Karena itu aku langsung tertarik ketika tahu Firda memegang pensil yang di ujungnya ada wayangnya.&lt;br /&gt;“Lucu sekali mbak! Kakak beli dimana?”&lt;br /&gt;“Di bazar, us..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, bazarnya waktu itu tinggal beberapa hari aja. Dan ketika mengingat jadwal, aku ndak mungkin pergi ke bazar dan beli wayang. Kukubur dalam-dalam keinginan mengoleksi wayang imut, seperti bagaimana aku mengubur dalam-dalam keinginan mengoleksi, saat tahu harga 80rb untuk sebuah miniatur vespa biru di sebuah toko swalayan franchise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan kemudian saat bazarnya udah kukut, waktu aku masuk lagi ke kelas Firda, aku melihat wayang Firda bertambah banyak. Aku hanya bisa menelan ludah. Tapi..&lt;br /&gt;“Us, ni buat ustadzah”&lt;br /&gt;Subhanallah, ternyata siang itu aku mendapat dua benda yang kuinginkan. Dan itu dari muridku! Makasih ya mbak Firda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berhenti rasa kagumku pada sosok gadis 10 tahun itu, ketika mamanya cerita ...&lt;br /&gt;“Itu Firda sendiri us, yang beli. Waktu itu hari terakhir bazar, si Firda baru keinget dan bilang sama saya, ‘Ma, aku mau beli wayang dulu buat ustadzah Eva’. Pas pulang si Firda cerita begini, ‘Ma, tadi aku kan beli wayang dua. Tapi si penjual maksa aku untuk ambil satu lagi karena ni hari terakhir. Tapi aku ndak mau, ma’. Terus saya tanya si Firda kenapa kok nolak kan lumayan dapat bonusan. E, si Firda bilang.. ‘Aku ya kasihan sama paknya, ma.. Tar kalo paknya rugi kan kasihan..’ Dasar anak kecil, us ya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, aku merasa tersindir. Saat sang mama cerita kalau Firda dipaksa ambil bonusan, aku ngebayangin kalo aku jadi Firda pasti kusamber tu bonusan. Kan lumayan. Rejeki mendadak! Tapi ternyata, rasa empati Firda pada orang lain lebih dominan daripada egoisme, seperti apa yang kurasakan jika aku menjadi dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah, ampuni kerakusanku, dan lindungi setiap langkah gadis kecil yang mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih mbak Firda, tak hanya wayang imut, namun kakak sudah memberi pelajaran berharga saat itu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7835205799786795440?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7835205799786795440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7835205799786795440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7835205799786795440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7835205799786795440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2009/01/wayang-bonusan.html' title='Wayang Bonusan'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SWQY0INpUPI/AAAAAAAAAJI/yFuWU5G0d14/s72-c/DSC08205.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3733806257731735295</id><published>2008-12-30T01:06:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T01:07:33.916-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>buah 'amma</title><content type='html'>&lt;a href="http://sdikelas-1a.blogspot.com/2008/12/amma-itu-buah-apa-to.html"&gt;'amma itu buah apa to?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;seperti biasanya, tiap jumat pagi, anak-anak terprogram untuk murojaah surat-surat pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini aku ber 'azzam untuk mengajak mereka membaca dengan benar, tak hanya hafal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dudukku di depan mereka sambil memangku buku JUZ AMMA.&lt;br /&gt;Safin yang duduk di depanku, matanya berbinar (tanda-tanda ke'aneh'an bakal terjadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa itu us? buku resep bikin juz ya?" tu....bener kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; tergelak ku dibuatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru dapat surat An Naas, si safin berceloteh lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Juz 'amma...? 'amma itu buah apa to us?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3733806257731735295?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3733806257731735295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3733806257731735295&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3733806257731735295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3733806257731735295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/12/buah-amma.html' title='buah &apos;amma'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6066867467831596871</id><published>2008-12-30T01:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T01:04:33.012-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>copet?</title><content type='html'>"siapa yang mau maen perpus-perpusan?"teriak si zsa-zsa..&lt;br /&gt;seperti biasanya, para akhwat yang lain kompak bilang&lt;br /&gt;"aku..........!!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti biasanya pula, job description langsung dibagi.&lt;br /&gt;aku yang lagi menata buku penghubung terkikik melihat si Ifa poninya dikeluarin ma ayu dari jilbabnya, kemudian diputer-puter pake pensil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya zahra datang membawa crayon lengkap, dan dalam hitungan detik, beberapa akhwat mengerubungi Ifa.&lt;br /&gt;seolah membubuhkan eye shadow, crayon ijo dioleskan ke pelupuk mata si Ifa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh, ternyata, mereka lagi membangun perpus yang merangkap salon...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eh, ternyata ada kafenya juga! (asyik juga konsep bisnis mereka! )&lt;br /&gt;tu terbukti dari celetuk si friesa yang baru aja menyelesaikan worksheetnya,&lt;br /&gt;"aku yang jadi tukang masaknya, ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendengar si friesa menunjukkan tugasnya, si safin angkat bicara...&lt;br /&gt;tetep dengan gaya cuek nan kalemnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku jadi tukang ambil dompet orang aja..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hehehe... aku tergelak ga habis pikir mendengar daya imajinasi safin yang luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus kembangkan daya imajinasimu dan mimpimu, kakak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6066867467831596871?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6066867467831596871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6066867467831596871&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6066867467831596871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6066867467831596871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/12/copet.html' title='copet?'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8718107303674749731</id><published>2008-12-29T23:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T23:40:44.500-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'></title><content type='html'>"Rukun Islam yang lima..&lt;br /&gt;syahadat sholat puasa&lt;br /&gt;zakat bagi si papa&lt;br /&gt;haji bagi yang kuasa&lt;br /&gt;siapa belum sholat...dorrrrrrrrr..&lt;br /&gt;siapa belum zakat...dorrrrrrrrr..&lt;br /&gt;nantinya di akhirat&lt;br /&gt;Alloh pasti melaknat"&lt;br /&gt;(irama lagu "balonku")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yup, waktu itu lagi belajar tentang rukun islam.&lt;br /&gt;puas bernyanyi sampai berkeringat&lt;br /&gt;saatnya perebutan 'bintang'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"siapa bisa jawab, dapat bintang dua!" teriakku...&lt;br /&gt;"okeeee!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perebutan bintang berjalan seru.&lt;br /&gt;tepat pada rukun islam keempat, aku menjelaskan tentang macam-macam zakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"zakat ada dua macam kak..yang pertama zakat fitrah yang kedua zakat mal"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat itu, anak2 mulai kehilangan konsentrasinya.&lt;br /&gt;banyak yang mulai berlarian dan sisanya asyik ngobrol.&lt;br /&gt;Dicuekin, deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kunaikkan volume suara...&lt;br /&gt;"Kak, ada yang tau ndak zakat fitrah dibayar bulan apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku us..."&lt;br /&gt;mulailah mereka berebutan lagi..."bulan ramadhan!"&lt;br /&gt;"oke, kalo zakat mal dibayarkan kapan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huhuhuhu...sekali lagi ku dicueki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bulan apa?"&lt;br /&gt;mendengar suaraku yang mengeras dan menyentak,&lt;br /&gt;semua jadi diam...&lt;br /&gt;dan, di tengah sikap diam mereka,&lt;br /&gt;tiba-tiba hafiz nyeletuk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bulan....jameela"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8718107303674749731?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8718107303674749731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8718107303674749731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8718107303674749731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8718107303674749731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/12/rukun-islam-yang-lima.html' title=''/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6661320218171469822</id><published>2008-12-29T23:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T23:37:19.914-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>menguji kesabaran dan kejujuran ala rival!</title><content type='html'>"us, ustadzah pilih mana, jadi sabar atau jujur?" tanya si Rival tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mm... dua-duanya!" jawabku bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"harus satu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya wes.. jadi sabar aja.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bokkkk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh, kok ustadzah dipukul sih kak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lo, kan kalo dipukul harus sabar...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"yaudah, ustadzah milih jujur aja, deh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berarti, harus dijawab! Pacar ustadzah siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya ga punya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ah, katanya jujur..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kan emang ga punya.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bo'ooooong!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ih, abang rival! kan ustadzah belom menikah! jadi ya ga punya pacar!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6661320218171469822?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6661320218171469822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6661320218171469822&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6661320218171469822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6661320218171469822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/12/menguji-kesabaran-dan-kejujuran-ala.html' title='menguji kesabaran dan kejujuran ala rival!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2267700957043375404</id><published>2008-11-05T04:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T04:31:16.548-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>thanks GOD, I am their  teacher!</title><content type='html'>Beruntung aku sudah hafal dengan jalan terjal itu. Jadi tak mengagetkanku. Sesaat setelah memarkir sepeda, kulayangkan pandanganku. Ya, sesuai bayanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anak berlari bebas diiringi dengan musik yang mengalun lembut. Cuaca saat itu cerah. Lumayanlah jika ingin menikmati suasana pedesaan di sekitar sekolah ini. Tapi tujuanku bukan itu. Aku bergegas memasuki ruangan paling ujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuucapkan salam pada seorang pemuda di belakang komputer. &lt;br /&gt;”Assalaamualaikum, bisa bertemu dengan kepala sekolah?”&lt;br /&gt;”Oia, sebentar..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, aku sudah berhadapan dengan seorang pria berumur 30an yang terlihat dinamis. Sesaat setelah mengucapkan selamat dan berharap bisa langsung menyesuaikan diri, beliau langsung menyodorkan kertas berisi istilah-istilah yang ’unfamiliar’. &lt;br /&gt;”Coba njenengan lingkari istilah istilah yang sudah njenengan ketahui”&lt;br /&gt;Karena kebanyakan kalimat terlihat asing, demi amannya, aku hanya melingkari istilah yang udah pernah kudengar/kubaca serta kupaham maksudnya, seperti CTL dan standar isi serta beberapa istilah yang emang kudapat di bangku perkuliahan seperti writing genre dan writing continuum.&lt;br /&gt;Malu juga saat ditanya istilah-istilah yang sebenarnya aku pernah tahu tapi tak mau tahu lebih dalam seperti Quantum Teaching...&lt;br /&gt;”Besok rencananya kita akan mengadakan training untuk guru di kabupaten Tuban. Dan nanti njenengan bisa jadi salah satu pematerinya!”&lt;br /&gt;(Ha?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelahnya, aku langsung diajak ke kelas di sebelah ruangan yang ternyata kantor administrasi+lab tadi. Disana aku dipertemukan dengan seorang wanita yang tak asing bagiku, karena beliau meninggalkan kesan saat mengetes aku baca al quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, aku sedang menunggu giliran tes baca al qur’an. Aku menunggu bersama seorang lulusan D2 PGSD, 1 tahun di bawahku usianya, sama-sama sedang mengadu nasib. Di dalam, seorang lulusan universitas islam sedang melantunkan ayat-ayat illahi dengan merdu dan indahnya. Aku yang sudah pede dengan hasil tulisku menjadi ciut..&lt;br /&gt;Namun, semua harus dilakoni sebgai sebuah tantangan dalam meraih masa depan gemilang. Kumasuk ruangan dengan percaya diri. Disana duduk seorang guru wanita. Langsung kudisuruh membuka sebuah surat yang aku lupa namanya, namun tak seterkenal al Baqarah atau An Nisaa. Kebetulan, malamnya aku baru aja membacanya sebagai terusan tadarus. Nilai lebih pikirku, karena aku bisa menemukan surat itu dengan cepat. Setelah membaca beberapa ayat, aku ditanya tentang hadist menuntut ilmu yang kujawab dengan gelengan kepala, dan hadist kebersihan yang fasih kuucapkan. Selanjutnya kudiminta menyebutkan doa naik kendaraan. Dengan pede kujawab...&lt;br /&gt;”Bismillahi tawakaltu.......”&lt;br /&gt;”Itu doa keluar rumah...”&lt;br /&gt;”Oh, saya tidak tahu... biasanya saya baca itu kalau mau bepergian...”&lt;br /&gt;”Doa sebelum makan?”&lt;br /&gt;Merasa sudah tau, dengan pede kubersuara...&lt;br /&gt;Tapi yang keluar ternyata...&lt;br /&gt;”Bismika allahumma ahya wabismika amut..”&lt;br /&gt;”Itu doa mau tidur”&lt;br /&gt;”Oh, iya... ”Allahumma bariiklana ...................”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi ke hari itu, setelah kutahu bahwa guru wanita itu bernama Ustadzah Nunung, pak Kepala Sekolah yang sudah kutahu sebelumnya bernama Ustadz Anang itu meninggalkanku.&lt;br /&gt;Kemudian ustadzah Nunung meminta anak-anak di depanku unutk berkenalan satu persatu. Dan ustadzah Nunung memperkenalkan aku sebagai ustadzah Eva (Hwuaaa... dipanggil ustadzah...!), yang akan menggantikan ustadz Harul. Baru saat itu aku sadar, kalau aku bakal menggantikan peran teman SD n SMPku dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kakak, ini adalah ustadzah Eva yang akan menggantikan ustadz Harul mengajar di kelas Abu Bakar ini. Ustadzah Eva punya sesuatu buat kalian. Pasti asyik deh... apa ya?”&lt;br /&gt;Hyung... Bawa apa aku? Apa yang harus kulakukan? Kuputar otak secepat kilat! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahaa! Untung beberapa hari sebelum berdiri di depan anak-anak itu, aku sempat berdiri di depan adik-adik yuniorku di kampus, sebagai trainer pada diklat tahunan kepengurusan baru. Karena baru pertama kali itu jadi trainer, aku baca banyak hal tentang ice breaking. Maka, muncullah satu permainan kata Simon! Dan kuajaklah mereka bermain. Alhamdulillah, mereka enjoy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ketika aku ijin ke kamar kecil, aku melewati kelas di sebelah kelas yang kumasuki tadi. Ada seorang guru yang tampak lebih muda dari ustadzah Nunung. Selesai dari kamar mandi, aku langsung nyelonong ke mejanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Us, sedang apa?”&lt;br /&gt;E, ternyata ustadzah satu itu tambah menyalamiku dan mengucapkan...&lt;br /&gt;”Assalaamualaikum”&lt;br /&gt;Ups... aku lupa ga salam!&lt;br /&gt;Huaaaa... Jadi malu..&lt;br /&gt;Tapi, karena stok malu masih banyak, kuteruskan ngobrol dan observasi kelas dari ustadzah yang kemudian kuketahui bernama Ustadzah Yati, anak UNESA juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, itulah selaksa memori yang masih terngiang di hari ini, hari ke 365+3 aku menjadi bagian dari SD Islam Insan Kamil Tuban. Sungguh berkesan, karena hari itu seolah menjadi gerbang menuju perubahan diriku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang kata teman-teman kosku preman ketintang (karena tiap hari lebih memilih ke ketintang -kampusku ada dua. Kampus tempatku belajar di daerah lidah wetan, dekat dengan kosku. Nah, kampus pusat ada di ketintang, 30 menit dari lidah. Disana ada markas Aktivitas Fotografi yang menjadi ’kampus kehidupanku’ sebenarnya), tiba-tiba berubah menjadi guru di SD Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupanku selama empat tahun di surabaya, terhitung sebagai kehidupan yang super sibuk. Karena aku tak mau berdiam diri sepulang kuliah, yang membuatku kurang produktif dan yang penting, lebih mudah inget rumah(maklum anak mama dan papa..masak anak kakek dan nenek? Tua dong...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kesibukan itu kearah ’kepentingan dunia’. Sisi-sisi ruhani sebagai seorang muslimah hanya kuisi dengan sesekali mengikuti kajian yang kebetulan ada temanku disitu, membaca buku-buku islami, dan pada akhir-akhir kuliah berteman dengan seorang akhwat yang alhamdulillah, berhasil menyeretku pada kepahaman bahwa Islam itu tidak seekstrim pandanganku atas beberapa teman lain yang cenderung menganggap diri mereka sebagai golongan eksklusif, dan selalu benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hariku kebanyakan berisi dengan kuliah, pulang, berangkat lagi ke afo, sampai maghrib atau bahkan pukul sembilan jika banyak yang harus diselesaikan. Itu adalah hal yang menurutku usaha maksimal sebagai pucuk kepemimpinan organisasi foto di UNESA. Dampaknya adalah, pergaulanku cenderung di lingkungan ’jalanan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, teman-temanku masih terkenal paling mbeneh di kalangan organisasi foto se-indonesia, karena beberapa kali nolak pesta ’miras’ dan terlihat lebih ngislami (kebanyakan anggotanya adalah para perempuan berjilbab, dan kebetulan ketuanya juga berjilbab!). Jadi, dari mereka aku melek kehidupan. Aku dibentuk sedmikian rupa oleh lingkungan untuk menjadi perempuan pekerja keras dan pantang menyerah, sekaligus lembut dan bisa merangkul setiap hati anggota! Kami juga saling mengingatkan untuk beribadah, meski laki perempuan masih bebas berkumpul dalam batas wajar. Alhamdulillah, tak ada sesuatu yang sia-sia di dunia ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, 1 november 2008, sudah satu tahun aku bergabung di insan kamil. Jalan yang terjal itu sudah mulus. Dua ustadzah yang meninggalkan kesan di setahun yang lalu tadi pagi sudah lupa dengan apa yang kuceritakan.. (huhuhuhu...). Murid yang kuajak main kata simon sudah kelas 2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sebuah proses panjang baiku, hingga pada 6 bulan pertamaku berdomisili tetap di Tuban, teman-teman di Surabaya, khususnya adik-adik kos dan afo, bersorak heran menyambut status baruku sbagai ustadzah, yang tiap saat harus memakai rok (dulu sekali aja aku memakai rok, pasti diledek ‘mimpi apa aku semalam liat eph pake rok’ ato ‘celananya basah semua ya, mbak?’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Canda dan tangispun mengiringi setiap cerita yang kureguk dan perjuangan yang kujalani. Semua terkesan seperti hadiah berharga dari Allah, untuk kehidupanku yang lebih baik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, ya! Benar-benar berterimakasih aku kepada Allah yang melalui teman-teman dan muridku serta orang tua mereka, bisa membawaku lebih dekat dengan-Nya. Dan terus harus berjuang untuk memperbaiki diri sebagai awal proses membawa anak-anak kepemahaman mereka tentang Tuhan mereka, dan membuat dunia lebih mbeneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia setahunku ini, bagaimanapun juga aku masih merasa belum memberikan sumbangsih apa-apa pada sekolahku. Setahunku yang lalu masih berlabel adaptasi dan pencarian jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ketika 1 november 2008 sudah terlalui, inilah waktunya menata diri, mengonsep mimpi, akan aku bawa kemana sekolahku ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasi untuk semua lini keluarga besar SD Islam Insan Kamil. Doakan aku untuk dapat selalu riang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai takdir di masa depan membawaku pergi dari sekolah itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks God, I am a teacher!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2267700957043375404?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2267700957043375404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2267700957043375404&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2267700957043375404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2267700957043375404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/11/thanks-god-i-am-their-teacher.html' title='thanks GOD, I am their  teacher!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6215816194105501369</id><published>2008-10-25T22:18:00.001-07:00</published><updated>2008-10-25T22:24:47.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>What An AMazing AAM!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP-xwGJrdI/AAAAAAAAAHM/1ysZ2k4SZGA/s1600-h/AAM.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 129px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP-xwGJrdI/AAAAAAAAAHM/1ysZ2k4SZGA/s200/AAM.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261328920376618450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu murid, membuatku berulangkali bertasbih kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah anak berusia 10 tahun yang subhanallah, telah melewati tantangan-tantangan dengan mudah, hingga akhirnya dia ‘tersungkur’ karena sakit perutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Daynamus Sholih, adalah satu dari 5 anak dalam tim lomba bahasa inggris yang dipersiapkan sekolah. Sejak awal, aku, satu dari dua pembimbingnya, telah meyakinkan diri sendiri, bahwa si Aam, panggilan akrabnya, bakal mendapat peringkat 1. Dan keyakinan itu kutularkan kepada dia (juga 4 anak lainnya), dengan tujuan agar mereka memahami bahwa dibalik sebuah harapan fana,  terdapat usaha nyata dalam mencapainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.. AR RA'D:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenal Aam secara intens baru 3-4 bulan ini. Namun dari informasi guru-guru yang lebih lama mengenalnya, Aam adalah sosok murid yang stabil. Dalam artian, di semua pelajaran dia mampu menunjukkan kehebatannya. Saat itu, aku berbincang dengan beberapa guru mata pelajaran di kelas 4, dan semua saling membuktikan kehebatan Aam dalam menyelesaikan soal ujian tengah semester kemarin. Dia hampir unggul di setiap mata pelajaran. Pernah suatu ketika, ustadzah Iin iseng bertanya padanya, tentang resep jadi pandai. Dengan yakin dia menjawab... “Aku ndak suka basa-basi...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelajaran bahasa inggrispun, aam jadi jago. Dia juga yang akhirnya menduduki peringkat pertama seleksi tingkat sekolah untuk dikirim ke perlombaan Smart English tingkat kecamatan Tuban.  Bersama Tyas, Zaki, Daffa, Oddie, dia kemudian mendapat bimbingan intensif selama kurang dari dua pekan. Bagaimana tidak dibimbing intensif, la wong materi lomba untuk kelas 4-5-6, bukan hanya kelas 4, kelas dimana Aam duduk sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat latihan, berulangkali aku takjub pada kehebatannya. Setiap soal yang diberikan, dapat diselesaikan dengan santai. Namun, saat mencocokkan, selalu dia yang mendapat nilai tertinggi. Saat adu cepat menjawab soalpun, dia yang memimpin. Juga saat speaking contest, ketika temannya membuat rangkuman di rumah untuk dihafalkan, dia belum membuat. Saat latihan itu juga, aku suruh dia membuat peta pikiran dan langsung beraksi. Dan alhamdulillah, dia bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sabtu (25 Oktober 2008) the show begins! Aku datang dengan keyakinan, Aam pasti dapat peringkat! Kutunggu tiga orang jagoku, selain aam ada juga tyas dan zaky. Kami berkumpul 30 menit lebih awal dari jadwal. Dan setelah pukul 07.00, saat herregistrasi dibuka, datanglah tim cadangan, si oddie dan daffa, yang lebih suka menyebut dirinya ’asisten guru’. Aku dan us khusnul+mereka, akhirnya menunggu lomba dimulai. Untuk mengisi waktu dan membuat mereka enjoy dengan situasi lomba, sehingga tak ada rasa grogi atau takut, aku puas-puasin bercanda dengan mereka. Walhasil, pasukan Insan Kamil mencuri perhatian peserta dan guru lain yang ada disitu, selain karena seragamnya yang beda dengan seragam merah putih SD lain, juga karena tingkah laku kami yang tak membatasi status guru dan murid! Ditambah lagi, kayaknya hanya insan kamil yang berani mengirimkan jago kelas empat. Karena setiap siswa yang kuliat badgenya atau kutanyakan gurunya, rata-rata mereka adalah kelas lima/enam! Jadi muridku terliat lebih kecil dan muda... (eh, gurunya juga lho...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jadwal 07.00 akan dimulai lomba, baru pukul 09.15 tes tulis dimulai. Sungguh waktu yang panjang bagi aam, tyas, dan zaky plus para penunggu mereka di luar ruangan. Dan pada pukul 10.45, ketiga jagoanku keluar dengan wajah biasa-biasa aja. Si Aam bilang... ”dalam satu ruangan, aku selesai number one, us..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari menunggu pengumuman 6 besar dari hasil tes tulis, yang aku yakin ada nama muridku disitu, kami berlima (oddie n daffa dah pulang) lagi-lagi bikin ’keonaran’. Kami duduk di atas rumput, lalu bermain kartu sambil makan bekal.. hehehe... dasar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, setelah menunggu selama hampir satu jam, akhirnya diumumkanlah nama-nama yang masuk enam besar. Satu persatu nama disebutkan, ternyata tak satupun nama Insan Kamil disebutkan. Akhirnya aku giring mereka untuk meninggalkan ruangan dan menyemangati mereka... &lt;br /&gt;”Anak hebat... ga papa... Kakak udah mengalahkan tantangan...Berarti ada yang lebih baik dari kakak...” &lt;br /&gt;Si aam menyahut, ”ya ga lebih baik, us... Lebih buaaaek..”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku menemani mereka menunggu jemputan. Wajar jika kepala mereka masih tertunduk.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, ustadz Khusnul yang kucari-cari datang menghampiri kami dengan terengah-engah... &lt;br /&gt;”Heh...heh... Jangan pulang dulu, kak... heh..heh..heh.. Ada satu peserta yang dah pulang.. Jadi dari kita ada satu yang masuk enam besar..heh..heh..”&lt;br /&gt;Di belakang ustadz Khusnul ada panitia yang memanggil kami.&lt;br /&gt;”Insan Kamil jangan pulang dulu, ni masih nunggu satu peserta. Kalo dia ga datang, brarti yang namanya Ahmad masuk 6 besar..”&lt;br /&gt;La nama Aam dan Zaky sama-sama Ahmad depannya!&lt;br /&gt;Akhirnya kami bergegas ke tempat pelaksanaan seleksi tahap dua, yaitu speaking contest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, ahmad D maksud panitia. Jadi si Aam langsung kuberi selamat.. Si aam jadi bingung karena emang materi speakingnya bukan dihafalkan seperti dua calon yang lain. Secara kilat, aku membantunya membuat peta pikiran.. Namun dia menolak. Terlintas dalam ingatanku, bagaimana dia berkelakar saat latihan speaking.. ”Us, kalo menceritakan keluarga, aku yang paling soro..” Aku paham, karena saudaranya banyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Us, depannya gimana?”&lt;br /&gt;”My family consists of ....”&lt;br /&gt;“O, yaudah, aku cuma butuh itu aja...”&lt;br /&gt;Dan kulepas dia ke dalam ruangan ‘eksekusi’...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menungguinya, mama Faisal, pemilik rumah dimana mas Aam kos, bercerita tentang Aam. &lt;br /&gt;“Aam itu hebat, us... Dia ndak pernah les bahasa Inggris, tapi pinter bahasa inggris. Dia itu suka mendengarkan ustadzah Esti ngomong lalu diserap kosakatanya. Dia juga suka mengingat-ingat kata-kata baru dari game yang dimainkannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, setelah menunggu selama satu jam, aku melihat jam yang sudah menunjukkan waktu sholat dhuhur dan makan siang. Namun, aam belum juga keluar. Tak sabar, kutanya panitia. &lt;br /&gt;“Bu, mulainya kapan? Boleh sholat dulu?”&lt;br /&gt;”Lho, ini waktunya istirahat.. Speakingnya dah selesai”&lt;br /&gt;Oalah, tau gitu, kutarik sejak tadi si Aam, kuajak sholat agar pikirannya tenang dan kusuruh makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku baru aja meninggalkan Aam yang sedang sholat untuk beli makan, sudah ada aba-aba agar para peserta enam besar memasuki ruangan untuk cepat tepat.. Walhasil aku bergegas naik ke lantai 3, tempat pelaksanaan, bersama Aam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cepat tepat, terdapat tiga sesi. Sesi I, setiap peserta mendapat lima pertanyaan yang harus dijawa sendiri. Sesi II sama, namun jika tidak bisa, pertanyaan dapat dilempar ke peserta lain. Sesi 3 rebutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sesi I, aku agak ragu dengan Aam. Karena pertanyaan kelima menanyakan tentang ibukota negara tetangga di Asean (materi pelajaran IPS kelas 6). Padahal saat latihan, untuk menjawab ibukota Jawa Tengah saja, aam dan teman-temannya tak tau (Namanya juga baru kelas empat...). Walhasil, Aam tak bisa menjawab dua pertanyaan. Satu pertanyaan tentang ibukota Filipina, dan satu pertanyaan menyusun huruf jadi kata. What’s wrong with Aam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sesi 2, aam bisa menjawab semua pertanyaan yang ditujukan padanya, ditambah 1 pertanyaan yang dilempar oleh peserta lain. There’s nothing wrong with Aam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sesi 3, nyaris aku ingin usul ke panitia untuk mengecek belnya Aam. Sampai ke pertanyaan nomor enam, lampu merah, lampunya Aam tak nyala sama sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hingga soal nomor sepuluh... Aam tak bergeming dari tempatnya...&lt;br /&gt;Inilah yang terbaik dari Allah... Aam mendapat juara harapan 2 dengan skor 550.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusambut sang pemenang. Namun ada yang aneh... Si Aam meringis sambil memegangi perutnya. Langsung kududukkan dia di kursi&lt;br /&gt;”Mas Aam perutnya sakit?”&lt;br /&gt;Aam menganguk lemah sambil meremas perutnya.&lt;br /&gt;Namun tetap saja namanya bocah, ketika diajak foto bersama 5 finalis lainnya+panitia, dia langsung lupa dengan sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai berfoto, kutanya dia&lt;br /&gt;”Mas Aam sejak kapan sakitnya?”&lt;br /&gt;”Sejak mau speaking tadi”&lt;br /&gt;”walah kak, napa ga bilang ustadzah? Brarti sejak tadi kakak ga semangat jawab karna perutnya sakit?”&lt;br /&gt;”Iya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, dalam keadaan sakitpun, si Aam masih berjuang mengalahkan teman-temannya yang kelima-limanya lebih tua dan menguasai materi lebih banyak daripada dia yang hanya kelas 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak, Allah telah melihat usahamu. Semoga kamu terus menjadi baik..&lt;br /&gt;Ustadzah tunggu kemenanganmu tahun depan, dimana kamu sudah tau banyak tentang ibukota negara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah ini menjadi hikmah semua temanmu tentang pentingnya mempersiapkan segala-galanya sebelum bertanding. Mulai dari latihan, berdoa, dan juga persiapan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Am, thank you for being my motivation to spread the English interesting through all Insan Kamil people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What An AMazing AAM..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6215816194105501369?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6215816194105501369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6215816194105501369&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6215816194105501369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6215816194105501369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/10/harga-mahal-untuk-pelajaran-dari-bu-mus.html' title='What An AMazing AAM!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP-xwGJrdI/AAAAAAAAAHM/1ysZ2k4SZGA/s72-c/AAM.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1561130678298359933</id><published>2008-10-25T22:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T22:17:19.368-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='boleh dikatakan resensi'/><title type='text'></title><content type='html'>Thx. Nidji!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang berbeda di sekolah hari ini..&lt;br /&gt;itu berkat keusilanku dengan ustadz suro.&lt;br /&gt;“Us, coba musiknya diganti lagu Laskar Pelangi aja!”&lt;br /&gt;“Yoyoyo.. Aku nduwe nang kene!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Utami menimpali..&lt;br /&gt;“Mesti arek2 lak langsung nyanyi..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, yang ada di lobi sekolah, tempat dimana musik terdengar paling keras, murid2 kelasku lagi berkumpul. 15 anak itu sedang terlibat dalam satu ‘lakon’ permainan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mimpi.... adalah kunci....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar kata us Utami. Tak usah ditunggu, beberapa anak langsung menyanyi..&lt;br /&gt;Segala aktivitas mereka hentikan sejenak untuk mendengarkan lagu yang ’lain dari yang lain’, yang keluar dari speaker sekolah mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ketika di bagian...&lt;br /&gt;Menarilah dan terus tertawa..&lt;br /&gt;Walau dunia tak seindah surga&lt;br /&gt;Bersyukurlah pada yang kuasa&lt;br /&gt;Cinta kita di dunia..&lt;br /&gt;Selamanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kompak menyanyi sambil malu-malu menggerakkan kepalanya..&lt;br /&gt;Aku ikut menyanyi bersama mereka, karna aku suka sekali lagu ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku sangat suka lagu yang jadi soundtrack film dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;Apalagi Nidji bisa membawakan lagu ini dengan apik, seperti bagaimana sutradara Riri Reza membawakan film dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi aku sebagai orang GEDHE, lagu ini sempat membangunkanku dari keterpurukan atas sebuah jawaban yang tak kuinginkan tentang masa depanku. Bagian Reffrain seolah menyihirku untuk selalu gembira dan bersyukur pada-Nya, karena Dia masih memberikan orang-orang yang menyayangiku di sekelilingku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali aku mengajak muridku di kelas untuk menyanyikan lagu ini.. Dan, semua pasti terlibat unutk menyumbang suara...&lt;br /&gt;Sempat ada yang bertanya.. ”Us, lagu Laskar Pelangi tu islami ndak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan yakin kujawab, ”ya...”&lt;br /&gt;”Ada kata-kata gini, kak... Bersyukurlah pada yang kuasa...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjawab, kucoba menelisik satu persatu bait lagu, apakah lagu ini beneran positif buat anak-anak muslim seperti mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mimpi adalah kunci&lt;br /&gt;Untuk kita menaklukkan dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Banyak hal di dunia ini yang terlahir karena mimpi. Seperti pencipta pesawat yang bermimpi ingin terbang. Dan novel Laskar Pelangi menunjukkan bagaimana kekuatan mimpi itu..)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berlarilah tanpa lelah&lt;br /&gt;Sampai engkau meraihnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(namun, jangan sampai terjebak dalam dunia mimpi saja.. Bangun dan berlarilah! Berupayalah sekuat tenaga untuk meraihnya.. Ditambah sedikit bumbu sebuah hadist... ’Jika kamu punya keinginan yang kuat, berserahlah pada ALLAH’... Maka, selain berusaha, tawakkal dan ikhlas menjadi kunci perwujudan mimpi..)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Laskar Pelangi &lt;br /&gt;takkan terikat waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Laskar Pelangi adalah sekumpulan anak pecinta pelangi yang penuh keindahan. Bolehlah keindahan itu diacukan pada sebuah keindahan abadi... Surga atau nirwana yang tak terikat waktu karena keabadiannya, memberikan kesempatan pada pecintanya untuk terus meraihnya.... )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bebaskan mimpimu di angkasa&lt;br /&gt;warnai bintang di jiwa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Biarlah mimpi itu, mimpi menghuni nirwana, menari di angkasa. Agar mimpi itu bisa membuat jiwa kita diwarnai dengan takwa, bukti kasih sayang-Nya pada hamba-Nya)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menarilah dan terus tertawa..&lt;br /&gt;Walau dunia tak seindah surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Ya, surgalah kehidupan yang paling indah! Tak ada yang menandingi, bahkan segala isi dunia. Namun itu tak boleh membuat kita terpuruk dalam kekecewaan yang selalu muncul sebagai kontra indikasi obat dunia!) &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bersyukurlah pada yang kuasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Maka bersyukurlah atas segala yang diberi ALLAH..)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cinta kita di dunia..&lt;br /&gt;Selamanya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sekecil-kecilnya nikmat yang diberikan, termasuk kesempatan hidup, dan rasa cinta yang membuat dunia lebih terasa nyaman)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada hidup&lt;br /&gt;Memberikan senyuman abadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sempat ga setuju aku ma baris ni... Karna persepsiku pertama, bahwa jika kita mencintai kehidupan maka hidup kita akan abadi di dunia.. Tapi, seorang penggemar film Laskar Pelangi, guru yang ikhlas dan pantang menyerah (beruntung aku menjadi temannya), meluruskan su’udzonku.. Bait ini beliau artikan bahwa jika kita hidup penuh rasa syukur dan cinta pada sang pemberi Hidup, maka kehidupan dunia akan serasa lebih mudah. Dan jika lebih mudah, segalanya terasa indah dan membuat kita lebih menikmati hidup)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Walau hidup kadang tak adil&lt;br /&gt;Tapi cinta lengkapi kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Ya, kadang dunia tak adil. Karna dunia emang bukan surga.. Tak semua manusia berwatak ’penggila surga’. Kadang semua cara jadi halal, meski sebenarnya haram. Namun, cinta yang tertanam dalam jiwa, cinta kepada sesama dan kepada alam sekitar, terkadang membawa solusi atas permasalahan yang terjadi. Contohlah dengan adanya istilah SAHABAT, seorang yang punya segudang cara untuk membuat orang lain tetap bertahan, tak tergerus oleh tipu muslihat dunia)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Laskar pelangi &lt;br /&gt;takkan terikat waktu&lt;br /&gt;Jangan berhenti mewarnai&lt;br /&gt;Jutaan mimpi di bumi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(wahai para pemilik mimpi, para pecinta nirwana, teruslah bermimpi... Agar dunia ini semakin indah, dan semakin mudah mengantar kita ke keabadian yang sejati...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya,&lt;br /&gt;Apakah lagu ini boleh disenandungkan oleh anak-anak, yang pasti lagu ini telah menemani suatu siang yang terik, ketika aku dan 5 temanku bersemedi di lab saat jam sekolah, meninggalkan murid2 agar bebas berekspresi untuk menyelesaikan sebuah kegiatan YANG PALING MENYENANGKAN... mengerjakan rapor..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb:&lt;br /&gt;LASKAR NIRWANA...&lt;br /&gt;(sekumpulan orang dari perbukitan KARANG BILO yang selalu mendamba surga!)&lt;br /&gt;ALLAHU AKBAR!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1561130678298359933?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1561130678298359933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1561130678298359933&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1561130678298359933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1561130678298359933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/10/thx.html' title=''/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2794924297779461904</id><published>2008-10-25T22:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T22:14:39.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loro dhe'/><title type='text'>kena virus LORD:ISME sampe enam kali.. (being more important for others)</title><content type='html'>Kepada semua lordista-lordisman yang ga datang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat reuni keenam LORD (4 oktober 2008), telah disepakati bahwa anak-anak LORD akan berbuat sesuatu untuk dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang dipilih adalah berkiprah di bidang pendidikan dasar. Karena kami semua percaya bahwa masa depan seseorang tergantung pada bagaimana dia berusaha saat di bangku sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, disepakati pula caranya adalah dengan membantu biaya salah satu murid kurang mampu namun bersemangat belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berunding, akhirnya disepakati bahwa yang menjadi adik asuh kami adalah AFIFAH, murid kelas 3nya teman kami juga, si Yuyun. Dari segi ekonominya, gadis cilik ini adalah anak dari ibu yang penjahit dana yah yang penjaga mushola. Mereka tinggal di rumah mungil yang berdiri di atas tanah belakang mushola yang lebih karena bagian tengahnya ada tempat imaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya si Afifah ini punya potensi untuk maju (sebagaimana setiap anak itu punya potensi untuk berkembang. Tinggal stimulan apa dan bagaimana serta seberapa banyak yang didapatnya), namun karena kekurangannya, dia merasa minder dengan temannya yang rata-rata anak orang berada. Sorot matanya menunjukkan hal itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua disepakati bersama, akhirnya kami memilih cara menyimpan uang di bank, untuk wadah mempersatukan teman-teman yang memang sudah mulai berpencar karena pekerjaan atau tugas belajarnya atau amanah mengikuti keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi setiap bulan, dimanapun kami, insya allah akan menyetorkan uang untuk membantu pembiayaan perkembangan pendidikan dik Afifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman yang saat acara tidak hadir, itulah kiranya gambaran kegiatan lain kita yang insya allah membawa barokah.&lt;br /&gt;Semoga teman-teman dapat berperan serta seperti teman lain yang datang, dengan menyetorkan uang (sesuai kesepakatan forum minimal 10rb) dan kita semua tetap istiqomah dalam jalan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setorkan uang ke kantor pos (rekening Shar-e bank Muamalat) no 601923 916 90845 99 atas nama Agus Mulia Budi. Agar perhitungannya lebih mudah, mohon di kolom keternagan bisa diisi ”setoran 2d bulan...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena ini adalah proyek bersama, namun yang terlibat langsung adalah teman-teman di Tuban, kepercayaan teman-teman dalam mengamanahkan sebagian hartanya insya allah telah diprioritaskan. Apalagi jika mengingat biaya pendidikan itu bersifat insidental (selain biaya yang terbayar di depan seperti biaya semester), sehingga penarika uang butuh kebijaksanaan dari beberapa gelintir orang yang bisa mewadahi semua teman-teman kita. Untuk itu dibentuklah sebuah tim perwakilan yang akan memutuskan apakah uang di rekening kita layak dikeluarkan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini, orang orang yang ditunjuk sebagai tim khusus:&lt;br /&gt;7 (081330789016)  sbg decision maker utama&lt;br /&gt;Yuyun (085646267365) sbg informan 1&lt;br /&gt;Santi (081330611173) sbg informan 2&lt;br /&gt;Ephol (08123436737) sbg pemegang kartu ATM, yang tanpa keputusan ketiga orang diatas tak akan berani mengambil uang&lt;br /&gt;Agus (081334240944) sbg pembuka rekening yang membawa buku tabungan sekaligus memeriksa transaksi keuangan hasil print out dari bank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga apa yang telah kami rencanakan ini membawa kami lebih dekat dengan aroma surgawi. Dan, semoga ALLAH memberi kekuatan kepada smua anggota eks 2d SMA NEGERI 1TUBAN tahun 2001-2002 untuk selalu istiqomah dalam jalan kebaikan. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: &lt;br /&gt;1.Reuni tahun ketujuh insya allah dilaksanakan di rumah Agus Mulia Budi. Perkiraan waktu maksimal H+7 lebaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.laporan keuangan: &lt;br /&gt;dana terkumpul (4 okt 2008)   460000&lt;br /&gt;pembelian buku untuk afifah         (100000)&lt;br /&gt;Silaturahmi ke keluarga alm. Heri        ( 50000)&lt;br /&gt;Administrasi pembukaan tab.         ( 25000)&lt;br /&gt;Jumlah Rekening bulan oktober   285000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2794924297779461904?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2794924297779461904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2794924297779461904&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2794924297779461904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2794924297779461904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/10/kena-virus-lordisme-sampe-enam-kali.html' title='kena virus LORD:ISME sampe enam kali.. (being more important for others)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5595222022443871432</id><published>2008-10-25T21:37:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T22:11:34.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loro dhe'/><title type='text'>virus lord..</title><content type='html'>Lord atau Lorodhe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah 40 anak yang terkompak dibanding perkumpulan kelas lulusan SMA Negeri 1 Tuban thn 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah sekolah kami di bangku SMA, selama dua athun (kelas 1d dan 2d) kami pernah menjuarai lomba kebersihan 2 tahun berturut-turut, meraih juara 1 Liga Paving+ penghargaan suporter terbaik, juga meraih juara 1 Putri Kartini+Bazaar Putra Kartini.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kelas 2 pula, ketika kami sama-sama di puncak euforia sebagai siswa SMA, pernah ngeblong bareng, pernah sate party bareng untuk merayakan kemenangan, juga mengordinir sendiri acara rekreasi kelas ke Jogja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, di kelas 3, kami yang selama dua tahun satu kelas, harus dipisah-pisah sesuai jurusan yang dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kekeluargaan kami tak luntur begitu saja. Saat di kelas 3, setiap hari sabtu sepulang sekolah, kami berkumpul di bawah pohon asem untuk menarik arisan! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMApun tak menghalangi ukhuwah kami. Setiap tahun, kami akan berkumpul di salah satu rumah teman kami untuk mengadakan reuni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP34Zx38pI/AAAAAAAAAGk/Llzjoqp8u8Q/s1600-h/DSC08323.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP34Zx38pI/AAAAAAAAAGk/Llzjoqp8u8Q/s200/DSC08323.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261321338063680146" /&gt;&lt;/a&gt;Ini reuni tahun pertama setelah lulus, di rumah nova&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP4Wjeo9mI/AAAAAAAAAGs/ISel7mHn6OQ/s1600-h/PHOTO+117.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP4Wjeo9mI/AAAAAAAAAGs/ISel7mHn6OQ/s200/PHOTO+117.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261321856063436386" /&gt;&lt;/a&gt;Reuni kedua di rumah echie lalu pergi bareng-bareng untuk foto bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP5ZHwwFYI/AAAAAAAAAG0/iIHH_gWa_N0/s1600-h/2005.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP5ZHwwFYI/AAAAAAAAAG0/iIHH_gWa_N0/s200/2005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261322999674443138" /&gt;&lt;/a&gt;Reuni ketiga di rumah kohler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP5vDaykAI/AAAAAAAAAG8/LFJn0Et8ZgY/s1600-h/Picture+014.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP5vDaykAI/AAAAAAAAAG8/LFJn0Et8ZgY/s200/Picture+014.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261323376465711106" /&gt;&lt;/a&gt;Reuni keempat di rumah kelop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP6cOGXRSI/AAAAAAAAAHE/n3OdesfmEQA/s1600-h/IMG_2851.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 141px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP6cOGXRSI/AAAAAAAAAHE/n3OdesfmEQA/s200/IMG_2851.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261324152426939682" /&gt;&lt;/a&gt;Reuni kelima di WBL (pengen suasana beda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, tahun ini, kami telah mengadakan reuni yang keenam di rumah gigin... Alhamdulillah, sama-sama kami merasa sudah tua dan saatnya mengambil peran untuk kemajuan dunia.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahun depan insya allah di rumahnya agus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman-teman yang belum pernah datang, ato jarang datang... rugi lo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: 1.(ALLAH, pertemukan kami dengan teman-teman yang bertahun-tahun kami tak dapat mengetahui kabarnya, yaitu DINA MILASARI, I PUTU AGUS ANDRIAN, MUHAMMAD FATONI, &amp; MOHAMMAD ARIFIN)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5595222022443871432?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5595222022443871432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5595222022443871432&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5595222022443871432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5595222022443871432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/10/virus-lord.html' title='virus lord..'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQP34Zx38pI/AAAAAAAAAGk/Llzjoqp8u8Q/s72-c/DSC08323.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6032708941568828399</id><published>2008-10-22T20:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T20:10:14.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;being under construction...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the owner is trying to 'handle' herself for not being overloaded...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zzzz.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;zzzz..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6032708941568828399?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6032708941568828399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6032708941568828399&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6032708941568828399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6032708941568828399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/10/being-under-construction.html' title=''/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3655659019177038898</id><published>2008-09-30T05:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-30T05:37:06.132-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>sampai jumpa lagi.. (insya allah...)</title><content type='html'>ah...&lt;br /&gt;malam ini..&lt;br /&gt;di tengah hiruk pikuk menyambut hari fitri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali ku meratapi diri&lt;br /&gt;apa yang sudah kulakoni&lt;br /&gt;selama setahun ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga tak sadar diri,&lt;br /&gt;sang kekasih sekali lagi&lt;br /&gt;hendak pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya..&lt;br /&gt;kekasih tercinta&lt;br /&gt;yang selalu setia&lt;br /&gt;meski kusering menyelingkuhinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika dia datang dengan segala cinta&lt;br /&gt;yang ikhlas dilipatgandakan&lt;br /&gt;aku masih saja sering terlena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan dengannya&lt;br /&gt;namun dengan selainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih saja segudang cara&lt;br /&gt;terus terlaksana&lt;br /&gt;demi alasan&lt;br /&gt;menggapai asa&lt;br /&gt;menuai nikmat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak sadar bahwa semuanya&lt;br /&gt;hanya sekedar dunia fana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kini&lt;br /&gt;kembali lagi&lt;br /&gt;dalam sebuah malam yang suci&lt;br /&gt;saat di setiap segi&lt;br /&gt;takbir mengagungkan Ilahi&lt;br /&gt;ku merintih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dosa apa lagi yang telah kucetak&lt;br /&gt;salah apa lagi yang sukses kusimpan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan...&lt;br /&gt;dia, kekasihku tercinta&lt;br /&gt;sekali lagi melambaikan tangan&lt;br /&gt;penuh janji akan datang&lt;br /&gt;tahun depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah...&lt;br /&gt;andai aku bisa &lt;br /&gt;bertemu dengannya&lt;br /&gt;tahun depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tahu&lt;br /&gt;dia pasti menunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, apakah aku masih bisa &lt;br /&gt;menemuinya?&lt;br /&gt;dengan janji pula&lt;br /&gt;untuk menandingi kesetiaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, apakah aku masih bisa&lt;br /&gt;memenuhinya?&lt;br /&gt;dengan setulus jiwa pula&lt;br /&gt;untuk menandingi kasih sayangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan..&lt;br /&gt;sayang..&lt;br /&gt;selamat jalan..&lt;br /&gt;tunggu aku tahun depan&lt;br /&gt;jika aku masih bertahan&lt;br /&gt;jika aku belum terbaring di lahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ramadhan..&lt;br /&gt;sayang..&lt;br /&gt;selamat tinggal&lt;br /&gt;semoga kasihmu membekas di jiwa&lt;br /&gt;menggerakkan raga&lt;br /&gt;untuk selalu menegakkan&lt;br /&gt;ajaran ar Rahmaan&lt;br /&gt;seperti apa yang selalu kau dengungkan&lt;br /&gt;selama sebulan,&lt;br /&gt;untuk kehidupanku selepas kau pulang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rinduku padamu&lt;br /&gt;ramadhanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb, beri aku kesempatan &lt;br /&gt;sekali lagi&lt;br /&gt;menimba nikmat sebulan&lt;br /&gt;tuk raih fitri&lt;br /&gt;sebagai bekal perjalanan&lt;br /&gt;sebagai penghui bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3260/2890992811_133727836a.jpg" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3655659019177038898?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3655659019177038898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3655659019177038898&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3655659019177038898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3655659019177038898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/sampai-jumpa-lagi-insya-allah.html' title='sampai jumpa lagi.. (insya allah...)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3260/2890992811_133727836a_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6140085754708142176</id><published>2008-09-06T01:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:36:57.396-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>belajarku dengan anak-anak yang berpuasa..</title><content type='html'>kejadian pada tanggal 4 september 2008, sangat membekas di hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silakan baca postingan di bawah ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diposting secara terpisah, agar nggak capek bacanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;judul tiap postingan menunjukkan waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SMJA0qOukiI/AAAAAAAAAFU/x0nSMFBZtQQ/s1600-h/kamu+kuat+ga.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SMJA0qOukiI/AAAAAAAAAFU/x0nSMFBZtQQ/s320/kamu+kuat+ga.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242824189646115362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6140085754708142176?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6140085754708142176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6140085754708142176&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6140085754708142176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6140085754708142176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/belajarku-dengan-anak-anak-yang.html' title='belajarku dengan anak-anak yang berpuasa..'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SMJA0qOukiI/AAAAAAAAAFU/x0nSMFBZtQQ/s72-c/kamu+kuat+ga.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5092662173080422703</id><published>2008-09-06T01:20:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:23:24.386-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>07.15 WIB</title><content type='html'>Saatnya dzikir asmaul husna, tapi rekanku yang lain belum datang. Ambil inisiatif, aku langsung membariskan anak-anak di pendopo. Ternyata para siswa juga banyak yang belum datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07.30&lt;br /&gt;Alhamdulillah, anak-anak langsung baris. Namun karena sendiri, masih ada aja yang asyik maen sendiri. Eh, ustadzah Indah udah keliatan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupimpin doa pagi dan kulanjutkan  dengan pertanyaan-pertanyaan, &lt;br /&gt;“Siapa yang hari ini puasa?”&lt;br /&gt;“saya...” nyaris semua mengacungkan tangan. &lt;br /&gt;Kecuali Rival yang jujur ngaku, ”aku nggak puasa lo us, hari ini!”&lt;br /&gt;“siapa yang kemaren puasa dhuhur?”&lt;br /&gt;“saya...”&lt;br /&gt;Beberapa anak mengacungkan tangan sambil bilang, “aku lanjut maghrib, us...”&lt;br /&gt;“alhamdulillah.. Siapa yang sekarang lapar?”&lt;br /&gt;“Saya....”&lt;br /&gt;(Yeee... banyak sekali yang mengacungkan tangan!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aktivitas kulanjutkan dengan mendongeng yang ada hubungannya dengan lapar. Kali ini aku mendongeng tentang Sayyidina Umar dengan wanita yang merebus batu demi mengelabui anak-anaknya yang kelaparan..&lt;br /&gt;Alhamdulillah, aku ga malu untuk berekspresi saat menirukan tangisannya bayi dan raungannya anak berusia tujuh tahun yang kelaparan.&lt;br /&gt;Walhasil banyak yang tergelak karena tingkah ’aneh’ku di depan mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07. 50&lt;br /&gt;Sayup-sayup kudengar dari masjid siswa kelas 2-4 udah mulai dzikir. Wah, kebablasan ni, ceritanya... &lt;br /&gt;Seketika kulimpahkan amanah ’beraksi di depan’ pada us indah, karna aku belum nyiapin instrumen audio n teks dzikirnya.&lt;br /&gt;Perpindahan ’aktris’ membuat konsentrasi anak-anak pecah. Beberapa udah berlari entah kemana.&lt;br /&gt;Jadi, sebelum dzikir, aku mengejar dan mengembalikan anak-anak pada tempatnya semula.. Beberapa ada yang bersembunyi... (huhuhu.. sabar..sabar...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5092662173080422703?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5092662173080422703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5092662173080422703&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5092662173080422703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5092662173080422703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0715-wib.html' title='07.15 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2010581749030900307</id><published>2008-09-06T01:19:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:19:54.207-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>08.05</title><content type='html'>Dzikir selesai dengan hanya menyisakan separo peserta yang mau diem di tempat. Itupun yang khusyu berdzikir hanya satu dua orang aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08.10&lt;br /&gt;Aku udah di kelas, siap tempur..&lt;br /&gt;Yap, di kelas aku mulai tersadar... puasanya anak-anak beda dengan orang dewasa.. Ketika orang dewasa bisa memaknai puasa sebagai ’tantangan’ untuk menahan semua hawa nafsu, anak-anak masih pada tataran ’tantangan’ menahan lapar dan haus..&lt;br /&gt;Sampai saat ini, semua enjoy dengan aktivitasnya. Kali ini aku mngajak mereka belajar tentang kerukunan dengan teman.. Kubuka dengan lomba mewarnai berjamaah dengan penekanan bahwa jika mereka saling bertengkar, ga mungkin gambar di hadapan mereka bisa terselesaikan. Mereka harus bekerjasama dan saling sabar dalam mengikuti aturan gamesnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2010581749030900307?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2010581749030900307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2010581749030900307&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2010581749030900307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2010581749030900307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0805.html' title='08.05'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8195955081693622143</id><published>2008-09-06T01:17:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:17:49.349-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>08.45 WIB</title><content type='html'>Anak-anak menulis contoh-contoh hidup rukun.&lt;br /&gt;Dan, sesuatu yang kutunggu datang juga...&lt;br /&gt;”Us, haus...”&lt;br /&gt;”Iya, aku laper us...”&lt;br /&gt;Hyuuungggg...&lt;br /&gt;Tak pernah kudapati pemandangan seperti ini... Wajah-wajah memelas berada di depanku...&lt;br /&gt;”Kak, sabar... Kakak masih bisa sahur tadi pagi... ceritanya ustadzah tadi, anak sis ibu, bisa makan ndak?”&lt;br /&gt;”aku lo, sahur sedikit..”&lt;br /&gt;(aku hanya tersenyum...”&lt;br /&gt;Beberapa anak memilih keluar..&lt;br /&gt;Kebetulan sawah di depan kelasku penuh dengan bu tani. Mereka sedang panen kacang tanah. Jadi anak-anak yang udah selesai menulis, memilih untuk melihat-lihat..&lt;br /&gt;Friesa, Della, dan Iyan laporan..&lt;br /&gt;”Us, ibu taninya ndada aku!”&lt;br /&gt;“Iya us, aku disuruh kesana..”&lt;br /&gt;Dan, dalam hitungan detik...&lt;br /&gt;Beberapa anak merengek..&lt;br /&gt;“ajak aku kesana, us... aku pengen liat”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8195955081693622143?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8195955081693622143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8195955081693622143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8195955081693622143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8195955081693622143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0845-wib.html' title='08.45 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2783258730426931454</id><published>2008-09-06T01:15:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:26:34.637-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>09.00 WIB</title><content type='html'>Anak-anak bersemangat menyelesaikan tulisannya. Aku menyetujui gagasan mereka untuk turun bukit menuju sawah yang terhampar di depan kelas.&lt;br /&gt;Kebetulan siswa kelas satu belum membagikan lembaran jadwal imsak, setelah kakak-kakaknya kelas 2-4 turun ke jalan, mengetuk pintu-pintu rumah di sekeliling sekolah, mengucapkan selamat ramadhan dan membagikan jadwal. Jadi, aku mau mengajak mereka turun, asal mereka mau membagi jadwal.&lt;br /&gt;Anak-anak tambah semangat! Setiap mereka selesai mencatat, ada tiga lembar jadwal buat mereka. Satu untuk disimpan n ditempel di rumah, yang dua dibagikan ke bu tani.&lt;br /&gt;Sambil nunggu yang lain, Iyan dan Hafiz udah turun bukit, tapi nggak jauh.. Dan ketika udah puas, mereka duduk di tangga sambil menatapku dengan wajah memohon..&lt;br /&gt;“Haus, us...”&lt;br /&gt;“Bentar lagi..”&lt;br /&gt;“Ini jam berapa?”&lt;br /&gt;“Jam sembilan”&lt;br /&gt;“kurang berapa jam?”&lt;br /&gt;“2 jam 30 menit..”&lt;br /&gt;“lama...”&lt;br /&gt;Tiba-tiba si Iyan dengan gaya khasnya...&lt;br /&gt;“aku tu caranya biar ga haus lagi...”&lt;br /&gt;“Gimana?”&lt;br /&gt;“cuci muka dan kumur-kumur”&lt;br /&gt;Hehehe...&lt;br /&gt;Seketika dua anak chubby itu menuju tempat wudhu, membasahi muka dan kepalanya, lalu kumur-kumur...&lt;br /&gt;Merasa berhasil menemukan ’obat’ manjur, si Iyan langsung pengumuman pada semua anak (nggak hanya kelas satu), yang terlihat lemas... &lt;br /&gt;”Eh, aku tau caranya biar ga lemes... Cuci muka to, lak seger...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2783258730426931454?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2783258730426931454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2783258730426931454&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2783258730426931454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2783258730426931454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0900-wib.html' title='09.00 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6729014305659534440</id><published>2008-09-06T01:14:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:23:50.399-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>09.30 WIB</title><content type='html'>Semua anak udah memegang dua lembar jadwal.&lt;br /&gt;Si Iyan bajunya udah basah ga karuan.&lt;br /&gt;Wajah bersemngat anak-anak membuatku ga mengulur waktu lagi untuk mengajak mereka turun ke bawah...&lt;br /&gt;”Siap menyapa bu tani? Kalo ya, teriakkan takbir yang keras!”&lt;br /&gt;”Allahu akbar...”&lt;br /&gt;”Inget, kakak bilang permisi dulu dengan sopan, lalu jelaskan lembaran itu apa, dn ucapkan selamat berpuasa pada bu tani”&lt;br /&gt;”Us, imsak itu apa?”&lt;br /&gt;”Kalo kakak sahur, dan dengan orang di masjid teriak, IMSAK..., berarti kakak sudah tidak boleh makan”&lt;br /&gt;”ooo..”&lt;br /&gt;” kakak mau membagikan sekarang?”&lt;br /&gt;”Iyaaaaa...”&lt;br /&gt;”ada syaratnya..”&lt;br /&gt;”apa, us?”&lt;br /&gt;”di bawah situ panas ndak kak?”&lt;br /&gt;”Panas, us!”&lt;br /&gt;”kalo kita kepanasan, haus ga?”&lt;br /&gt;”Ya haus, us!”&lt;br /&gt;”Nah, kira-kira, para bu tani yang dari tadi bekerja, kepanasan ga?”&lt;br /&gt;”Iyaa...”&lt;br /&gt;”Haus, ga?”&lt;br /&gt;”Haus...”&lt;br /&gt;”Haus mana sama kakak sekarang?”&lt;br /&gt;”Haus bu tani kayaknya..”&lt;br /&gt;”Nah, karna kakak sekarang ga kepanasan, bisa duduk-duduk.. berarti nanti setelah turun ke bawah sana yang panas sekali, hausnya ditahan ya...”&lt;br /&gt;”Iya...”&lt;br /&gt;”siap terima tantangan ustadzah?”&lt;br /&gt;”Allahu akbar!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6729014305659534440?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6729014305659534440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6729014305659534440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6729014305659534440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6729014305659534440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0930-wib.html' title='09.30 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1553757595698570279</id><published>2008-09-06T01:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:14:16.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>09.50 WIB</title><content type='html'>Beberapa anak sudah tidak memegang jadwal imsak. Beberapa lagi asyik berinteraksi dengan bu tani. Sisanya masih menggelandot di bajuku, takut katanya.&lt;br /&gt;Untungnya yang lain bersedia menemani.&lt;br /&gt;Si della berbicara padaku..&lt;br /&gt;”Us, jadwalku yang di tas takambil ya... Aku dah punya kok di rumah. Itu lo, yang di sebelah sana kayaknya belum dapet us... Tadi aku liat teman-teman belum ada yang kesana..”&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;”Mbak Della mau naik lagi keatas, dan balik lagi kesini?”&lt;br /&gt;”Mau..”&lt;br /&gt;”silakan...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1553757595698570279?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1553757595698570279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1553757595698570279&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1553757595698570279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1553757595698570279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/0950-wib.html' title='09.50 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1532504318562944162</id><published>2008-09-06T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:28:02.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>10.05 WIB</title><content type='html'>para akhwat mengiringi langkahku kembali ke kelas.&lt;br /&gt;Safin unjuk suara..&lt;br /&gt;”Us, haus...”&lt;br /&gt;Si Ifa juga...&lt;br /&gt;”Aku juga, aku ga tahan...”&lt;br /&gt;Si Safin menambahi&lt;br /&gt;”Tahu gini ndak usah ada puasa-puasa”&lt;br /&gt;Huhuhu... Jurus apa lagi ya, yang bisa kugunakan?&lt;br /&gt;Coba deh, bismillah...&lt;br /&gt;”Kak, di bulan Ramadhan itu, Allah menambahi pahala kita. Sama allah, pahala kita saat puasa, dikalikan dari pahala kalo kita ndak puasa. Yang biasanya, misalnya sholat dapat satu pahala, kalo kita puasa, sama Allah, pahalanya jadi seratus!”&lt;br /&gt;”Haaa?”&lt;br /&gt;Dan mereka pun diam..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1532504318562944162?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1532504318562944162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1532504318562944162&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1532504318562944162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1532504318562944162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1005-wib.html' title='10.05 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3097591849499673386</id><published>2008-09-06T01:11:00.002-07:00</published><updated>2008-09-06T01:12:09.413-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>10.15 WIB</title><content type='html'>Stelah umek di kantor menyerahkan buku penghubung+menyiapkan media buat games, aku kembali ke kelas.&lt;br /&gt;Di depan kelasku, sudah terpampang pemandangan ’indah’. Beberapa anak kelas satu dan dua, lagi glesotan, idur-tiduran.. dengan rintihan yang sama...&lt;br /&gt;“Haus, us...”&lt;br /&gt;Eh ternyata di situ ada temanku juga...&lt;br /&gt;Us lilik yang habis sakit wajahnya sama-sama memelasnya! Hehehe..&lt;br /&gt;Saat masuk kelas... hanya tinggal para akhwat..&lt;br /&gt;“Us, ngantuk”&lt;br /&gt;“Us, laper”&lt;br /&gt;“Us, haus..”&lt;br /&gt;Duh, aku jadi ndak tega memberi pelajaran berhitung..&lt;br /&gt;“Yawda, kakak boleh tidur...”&lt;br /&gt;Dan, tak usah menunggu lama, semua meja udah berubah jadi kasur..&lt;br /&gt;Yang ndak kebagian ‘kasur’ rela melantai..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3097591849499673386?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3097591849499673386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3097591849499673386&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3097591849499673386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3097591849499673386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1015-wib.html' title='10.15 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3844232123133311173</id><published>2008-09-06T01:11:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:11:39.025-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>10.25 WIB</title><content type='html'>Bosen tidur-tiduran, rintihan terdengar lagi..&lt;br /&gt;Bosen mendengar rintihan juga, aku membebaskan mereka melakukan apa aja.&lt;br /&gt;Si Zsa-zsa berlari ke lab, dan kembali membawa sepasukan anak dari kelas Ali, membawa benda-benda sisa pawai, berupa poster dari kertas dan gabus. &lt;br /&gt;Ikhwan yang mulai kembali satu persatu, ada yang baru mulai tidur-tiduran, ada yang keluar lagi, mengambil gabus yang lain.&lt;br /&gt;Aku jijik sebenarnya liat gabus!&lt;br /&gt;Bukannya apa, gabus itu adalah mainan paling mengasyikkan bagi anak-anak, tapi paling susah dibereskan+dibersihkan.&lt;br /&gt;Dan benar, satu persatu alat pawai itu dibuat rebutan...&lt;br /&gt;Patahlah jadi beberapa kepingan...&lt;br /&gt;Dan tangan-tangan terampil mulai ’ngruwili’ gabus jadi butiran-butiran!&lt;br /&gt;Huhuhu...&lt;br /&gt;Ga papalah, biar aja, asal mereka lupa klo lagi ’lapar’ dan ’haus’ &lt;br /&gt;Tapi itu tak bertahan lama..&lt;br /&gt;”Ussssssssss, aku tak minum ya..”&lt;br /&gt;”Jangan! Tinggal dikit lagi kok..”&lt;br /&gt;”aaaaah.... haus lo...”&lt;br /&gt;Para ikhwan memilih ngaso di luar.&lt;br /&gt;Para akhwat memilih tidur-tiduran di pangkuanku.&lt;br /&gt;Subhanallah, momen yang sangat langka bagiku untuk membelai mesra murid-muridku.&lt;br /&gt;Aku di tengah, dan tujuh akhwat kecil (minus satu, si Zahra lagi sakit!) berebutan meringkuk, menjadikan kaki+pangkuanku sebagai bantal.&lt;br /&gt;Persis kayak induk kucing dan anak-anaknya..&lt;br /&gt;”Kak, cerita ya, biar lupa sama hausnya...”&lt;br /&gt;”Oke...”&lt;br /&gt;Dan, cerita dan dialog tentang keindahan surga pun mengalir.&lt;br /&gt;Saat sampai di kalimatku..&lt;br /&gt;“Di surga itu, sungainya aj lo, kak, dari susu...”&lt;br /&gt;“Susunya merk apa us?”&lt;br /&gt;(Waduh..)&lt;br /&gt;“Susu sapi kayaknya, kak!”&lt;br /&gt;“ah, us... Jadi keinget pengen minum lagi....&lt;br /&gt;T_T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3844232123133311173?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3844232123133311173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3844232123133311173&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3844232123133311173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3844232123133311173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1025-wib.html' title='10.25 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-400428295825308873</id><published>2008-09-06T01:09:00.002-07:00</published><updated>2008-09-06T01:25:24.284-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>11.00 WIB</title><content type='html'>suasana semakin tak terkendali.&lt;br /&gt;Kelas udah penuh salju alias 'kriwilan' gabus!&lt;br /&gt;Emang aku biarin mereka berkreasi..&lt;br /&gt;dan, semua harus berakhir, karna jujur, aku sendiri udah ga tega melihat mereka..&lt;br /&gt;dan mereka pun udah ga tega untuk melupakan si 'haus dan lapar'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mulai kupanggili anak-anakku yang masih tercecer di luar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan, subhanallah, meski mereka seneng banget saat 'ngruwili' gabus, mereka adalah jiwa-jiwa yang bertanggung jawab..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa anak mengambil sapu.&lt;br /&gt;Aku ikut turun tangan mengambil cikrak dan tong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, lucunya, cara mereka menyapu bukannya tambah bikin bersih.. Namun, gabus malah beterbangan kemana-mana..&lt;br /&gt;Ada yang inisiatif mengambili kertas dulu biar temennya mudah menyapu..&lt;br /&gt;Dan ternyata, cara mereka memegang kertas seperti pedagang yang siap membungkus nasi..&lt;br /&gt;“Us, aku jualan gabus.. Ni mau tak bungkus.. Kayak makanan, kan us?”&lt;br /&gt;“eia, kak! Kayak nasi ya?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-400428295825308873?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/400428295825308873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=400428295825308873&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/400428295825308873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/400428295825308873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1100-wib.html' title='11.00 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6204363470759465887</id><published>2008-09-06T01:09:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:09:26.639-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>11.25 WIB</title><content type='html'>“alhamdulillah... kakak yang hebat, sekarang udah pukul 11.30, lo...&lt;br /&gt;Brarti kakak udah berpuasa selama hampir 5 jam di sekolah.&lt;br /&gt;Ga kerasa kan?&lt;br /&gt;Hebat,ya...!&lt;br /&gt;Umpamanya ya, kak.. satu jam aja kakak betah dan sabar menahan laper dan hausnya, Allah udah memberi satu batu bata untuk mbangun rumah di surga..”&lt;br /&gt;“wah, us... rumahku kayak istana, ya..?” celetuk si Reyhan yang emang ga kedengeran rintihannya pagi ini.&lt;br /&gt;“insya allah”&lt;br /&gt;“us, jangan ngomong aja... Udah ga sabar, ne pengen pulang..” protes si rival&lt;br /&gt;“Bentar, kakak tahu ga, caranya biar hausnya ilang?”&lt;br /&gt;Safin...”Ya minum!”&lt;br /&gt;Iyan...”Cuci muka dan kumur-kumur”&lt;br /&gt;dan, aku terkaget-kaget dengan jawaban si Reyhan... “Telan ludah sambil istighfar”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6204363470759465887?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6204363470759465887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6204363470759465887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6204363470759465887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6204363470759465887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1125-wib.html' title='11.25 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-4649069902900282148</id><published>2008-09-06T01:08:00.001-07:00</published><updated>2008-09-06T01:08:55.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan pembelajaran'/><title type='text'>12.00 WIB</title><content type='html'>Tinggallah aku seorang diri, meneruskan usaha anak-anak membersihkan kelas..&lt;br /&gt;Subhanallah, Lahaula walaa kuwata ilabillah..&lt;br /&gt;Tanpa kekuatannya, tak mungkin anak-anak usia 6-7 tahun itu kuasa berpuasa..&lt;br /&gt;sebuah ibadah yang menunjukkan kasih sayang ALLAH pada ummat-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga hari ni berkesan bagi anak-anak, sehingga dari hari kehari, terus semakin sempurnalah ibadah mereka pada Rabb-nya.&lt;br /&gt;Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-4649069902900282148?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/4649069902900282148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=4649069902900282148&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4649069902900282148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4649069902900282148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/1200-wib.html' title='12.00 WIB'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6205555290651533987</id><published>2008-09-04T06:58:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T07:06:34.349-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>marhaban ya ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3108/2801407389_d2fb020c62_o.jpg" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6205555290651533987?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6205555290651533987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6205555290651533987&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6205555290651533987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6205555290651533987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='marhaban ya ramadhan'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5999667848300684841</id><published>2008-08-29T19:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T20:17:05.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>alhamdulillah, modulku jadi.......</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SLi7kuljbRI/AAAAAAAAAFM/m7iBMVIs_LE/s1600-h/DSC08201.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SLi7kuljbRI/AAAAAAAAAFM/m7iBMVIs_LE/s320/DSC08201.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240144406100798738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;setelah dua pekan 'terlilit utang' sebuah modul pembelajaran untuk wali murid dan anaknya tentunya, akhirnya....terbitlah sebuah buku setebal 140 halaman yang berisi ringkasan dan latihan tema "AKU ANAK MUSLIM", mulai dari pelajaran pokok seperti PAI, IPA, MAT, B.Ind, dll, kemudian ada juga pelajaran b.inggris dan arab serta komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesuai kesepakatanku dengan us Inda, modul ini kuberi nama RIHLAH. Secara gramatikal, berarti REKREASI/MELEPAS PENAT. namun sebenarnya, RIHLAH itu singkatan dari RINGKASAN dan LATIHAN. jadi, maksud dari judul buku itu, dalam keadaan bersantaipun, anak-anak sebenarnya belajar. Belajar kan tak mengenal waktu dan tempat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;idealnya, anak2 dapet modul ni di awal tema. namun, karena banyak hal yang lebih utama untuk diselesaikan, akhirnya penyelesaian modul jadi nomer kesekian. Hingga akhirnya,aku+usn inda mengalokasikan waktu khusus untuk pembuatan modul selama satu pekan! Dan, benar.. selama waktu itu, adalah waktu yang penuh tantangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sepekan, konsentrasi penuh, aku menyelesaikan 2 sub tema pembelajaran tematik, dengan mengesampingkan pembuatan modul b.inggris untuk kelas 2,3, dan 4. Hidupku terpola dalam artian tak ada yang kulakukan selain ngetik, ngoret2, fotokopi, setibanya aku di rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, satu pekan itu juga termasuk pekan yang amburadul untuk ketenangan jiwaku. Stres!! Berangkat ke sekolah dalam keadaan capek n penat (untungnya sedikit obat kepenatan dapat kutemukan di sekolah, yaitu senyum tulus nan renyah 'anak-anak'ku di sekolah!), pulang sekolah dalam keadaan letih, langsung nyanggong di depan komputer, ngedit atawa ngetik.. Sebentar kemudian, beberapa anak yang belajar b.ing di rumah datang, n otomatis aku harus nemenin mereka. Sebenarnya aku dah minta mereka untuk libur dulu, tapi semangat mereka untuk tetep datang ga bisa kubendung. dan, mereka harus rela kucuekin sebentar untuk baca-baca referensi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat malam mulai larut, ketika dahi sudah luar biasa mngerut, dan mata terkantuk dengan takut, saat itulah aku mencoba cari celah-celah kekuatan dan mengumpulkan semangat untuk menyelesaikan sesegera mungkin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan dengan keluarga jadi renggang, karena komunikasiku sebagian besar dengan tidak berhadapan langsung dengan bapak, ibu, atauun adik2ku, tapi via monitor selebar 29 inch yang kursornya berkedip-kedip seolah minta sesegera mungkin diisi huruf-huruf..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah malampun jadi terlewat, karna alarm yang meraung-raung tak kuasa membangunkanku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wis.. pokoke kaco aku sepekan itu.. Namun, untungnya, di penghujung pekan, ada sebuah acara rutin bulanan guru2, yang menjadi pengusir segala kericuhan hidupku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat tahajud dan ta'lim jamaah bener2 bisa menyapu bersih kepenatanku, dan mengisi lagi semangatku untuk menyempurnakan modul (nempel gambar maksudnya... kan bukune kelas satu,jadi harus banyak gambarnya... padahal aku ga bisa gambar... jadi harus motokopi gambar n nempel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan, pada tanggal 28 agustus 2008, pukul 11.30, dengan ucapan basmallah, 31 modul kudistribusikan dengan penuh rasa syukur ke semua siswa kelas 1!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;semoga dijadikan amalan baik oleh ALLAH.&lt;br /&gt;amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5999667848300684841?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5999667848300684841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5999667848300684841&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5999667848300684841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5999667848300684841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/alhamdulillah-modulku-jadi.html' title='alhamdulillah, modulku jadi.......'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SLi7kuljbRI/AAAAAAAAAFM/m7iBMVIs_LE/s72-c/DSC08201.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-4302385210284673562</id><published>2008-08-22T03:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T03:24:05.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='for kids'/><title type='text'>IK IQQO CLUBnya sepi..</title><content type='html'>bareng sama latihan drumband, jadi personil IK IQQO CLUB menyusut.. Hanya ada 8 anak yang 'bermain' kata-kata tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal tadi waktunya mereka mengetahui bagian-bagian cerita, yang mencakup 5W+1H (what, who, when, where, why, and how). Cerpen 'Minum untuk Pak Sampah dan Anak-anaknya' menjadi pengantar mereka menemukan bagian-bagian penting itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, mereka belajar menemukan dan mengembangkan ide. Dan, sebagai tugas rutin, mereka kuharuskan membuat cerita tentang 'tujuh belasan' sesuai versi mereka, dari mind mapping 5W+1H yang udah mereka buat tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditunggu ustadzah hasil berceritanya di hari kamis, ya! MERDEKA!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-4302385210284673562?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/4302385210284673562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=4302385210284673562&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4302385210284673562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4302385210284673562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/ik-iqqo-clubnya-sepi.html' title='IK IQQO CLUBnya sepi..'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7801998490012992195</id><published>2008-08-22T02:40:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T03:12:33.602-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>"itu baru simbal...."</title><content type='html'>belum bass, apalagi quarto. Pegang simbal ga ada satu jam aja udah capek! Bnerena! Tangan ni seperti mati rasa setelah menemani Abil, karna rekan sesama pemegang simbalny pada ga masuk. Otomatis, si Abil jadi single fighter pada latihan sore ini. Dan aku yang merasa prihatin dengan mukanya si Abil yang memerah karna menahan capek, akhirnya berdiri di sampingnya, menirukan gerakan tangannya menangkupkan simbal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi bisa merasakan capeknya para anak-anak pengikut ekskul drum band.Padahal baru pegang simbal sebentar, udah ngeluh. Anak-anak itu udah lebih dari sebulan melakoni serangkaian latihan. Dan mereka mulai dari nol!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan bagaimana beratnya hari-hari dimana mereka perkenalan dengan alat-alat drumband, yang bagi sebagian anak merupakan hal yang benar-benar baru. Aku sempat ikut mengaudisi peniup pianika. Dari 30an anak, ada beberapa anak yang sama sekali belum mengenal nada, sehingga mereka hanya berbekal semangat belajar. Dan, terpilih 20an anak untuk pegang pianika, dan yang lainnya jadi pasukan bendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi dengan para pemegang 'alat-alat' berat seperti bass, quarto (4 'kaleng'-aku ga tau namanya apa-), trio (3 'kaleng'), senar drum, dll. UDah harus belajar menghafalkan tempo dan nada, juga harus belajar bersabar untuk menahan berat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru belajar musiknya, belum gerakan dan jalannya. That's way, dalam persiapan yang hanya sebulan mereka udah berkorban tenaga dan waktu. tak hanya mereka. Di awal-awal latihan, kondisi belajar siswa lain yang nggak ikut drum band ikut keteteran. Musik keras terdengar hampir tiap pagi. Kelas nyaris kosong karna lebih banyak yang ngikut latihan daripada yang tidak. Ustadz ustadzah juga jadi bingung, mengingat waktu terus berjalan padahal materi banyak yang belum tersampaikan. Walhasil, saat itu drum band jadi penuh kontroversi. Sampai-sampai beberapa anak ada yang kabur saat disuruh latihan, karna mengeluh capek dan bosen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlepas dari semua itu, beribu penghargaan harus diberikan pada mereka! Meski bolak-balik mengeluh capek, mereka tetap bersemangat. La gimana lagi, pekan depan mereka udah harus mempertontonkan aksi mereka di hadapan khalayak rame!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan setinggi-tingginya juga harus diberikan pada para pelatih. Ustadz Rofik a.k.a Bang Mamat dan Mas Ji yang harus rela bolos sekolah, benar-benar hebat! dalam waktu sebulan, permainan anak-anak sudah bisa dinikmati nada-nadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, aku tinggal menirukan gerakan Abil saat memukul simbal, pada latihan sore ini. Ga perlu bersusah-susah belajar dari awal. Semua ketawa melihat aksiku yang berusaha menyaingi semangat si mungil abil memukul keras-keras simbalnya. "Ustadzah Eva matoh, e!" kata pemukul bass di belakangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian lucu terjadi saat ustadz Rofik memberi kode untuk berhenti. Karena emang aku ga tau kode-kode permainan, jadi aku meneruskan pukulan simbalku. Padahal musik udah berhenti! Hehe... kontan ustadz Suro, satu dari ustadz SD yang rutin mengikuti latihan, yang waktu itu jadi pengganti pemain senar drum, menertawakan aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum, pemain cadangan! yang baru belajar sore ini. Baru simbal lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;untuk semua kakak pemain drum band, ALLAHU AKBAR!!&lt;br /&gt;    kalian semua hebat! Ustadzah hanya bisa mnyemangati, dan...&lt;br /&gt;    Ustadzah tunggu aksi kalian. ALLAHU AKBAR!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7801998490012992195?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7801998490012992195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7801998490012992195&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7801998490012992195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7801998490012992195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/itu-baru-simbal.html' title='&quot;itu baru simbal....&quot;'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6609072196259619449</id><published>2008-08-17T20:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-17T21:14:32.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>Merdeka atoe nggak, yang penting.... Alhamdulillah... (catatan 17 agustus 2008)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKj2k3sY1CI/AAAAAAAAAFE/ryY4LlSFyiA/s1600-h/prok.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKj2k3sY1CI/AAAAAAAAAFE/ryY4LlSFyiA/s320/prok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235705680104051746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi aku sendirian di rumah. Semua pergi untuk upacara 17 Agustus. Tinggallah aku seorang diri, menyelesaikan 2 bak cucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku dan sepupuku sempat bertanya, “Mbak, ga upacara toh?”&lt;br /&gt;Kujawab dengan santai, ”Upacara tiap Senin aja sebulan sekali!”&lt;br /&gt;Mereka pada nyengir kuda menanggapi jawabanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum nyuci aku ngikuti acara pengajian di salah satu teve swasta. Dalam acara itu, ada e-mail dari seseorang yang mengatakan bahwa sebenarnya kita belum merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmm... Boleh juga pendapatnya, mengingat keadaan negara ini masih aja morat-marit, meski udah 63 tahun merdeka. Tapi, itu adalah pandangan dari satu sisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 63 tahun, masyarakat udah merdeka kok! Buktinya, banyak yang merdeka dalam merayakan keberhasilan korupsinya, merdeka dalam suap menyuap, merdeka dalam beraksi seronok, merdeka dalam pukul memukul, merdeka dalam mengolok-olok, merdeka dalam gosip menggosip, merdeka dalam mengemukakan pendapat, pokoknya, sekali merdeka tetap merdeka!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi satunya lagi, kita patut mensyukuri nikmat Illahi. Rosulullah mengajarkan untuk banyak-banyak bersyukur, karena ALLAH menjanjikan akan menambah nikmat pada orang yang gemar bersyukur. Hal sekecil apapun, kita yakini sebagai anugrah dari Yaa Roziiq..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita udah merdeka! Coba bayangkan jika sampai sekarang kita masih hidup dalam kungkungan serangan orang asing. Pertempuran dimana-mana! Ya, bersyukurlah kita tidak hidup dalam kekhawatiran, meski sebenarnya serangan bangsa asing itu masih saja ada. Korban berjatuhan dimana-mana. Korban mode, korban idealis, korban budaya, korban perburuhan (karena bangsa kita banyak yang jadi ’buruh’nya orang asing), korban yang menanggung utang ke luar negeri, korban yang tidak mandiri karena menggantungkan kehidupan pada komoditi impor, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita udah merdeka! Coba bayangkan jika sampai sekarang dimana-mana kita melihat senjata dimana-mana! Setiap saat bisa saja nyerempet badan kita! Ya, bersyukurlah kita tidak hidup dalam ketakutan, meski sebenarnya jaman sekarang ada senjata yang lebih canggih di sekeliling kita. Ada pistol merk NARKOBA, peluru merk SHABU-SHABU, bom merk PORNOGRAFI, yang sudah tak asing lagi bagi kita. Kita terlena dalam kungkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita udah merdeka! Coba bayangkan jika sampai sekarang kita menjumpai mayat bergelimpangan di setiap sudut kota. Darah dimana-mana! Ya, bersyukurlah kita tidak hidup dalam kengerian, meski sebenarnya rakyat tak berdosa masih saja jadi korban. Lihat bagaimana reaksi mereka saat ada iming-iming BLT. Semua berlomba mendapatkannya. Pemalsuan surat, penggerogotan dana, ah...! entah apa lagi lah yang membuat rakyat terus menjerit menginginkan kehidupan yang lebih baik, sedangkan wakil mereka yang duduk di kursi empuk perlahan-lahan tertidur diatas tumpukan uang haram!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita udah merdeka! Coba bayangkan jika Indonesia tidak menang, bangsa ini tak akan punya pahlawan. Sosok yang pemberani, maju ke medan perang yang bengis. Siap menyerahkan nyawa demi rasa cintanya pada tanah air, pada generasi penerusnya, meski generasi sekarang tambah melupakan mereka. Nama mereka tergantikan dengan J*LIA P* * *Z, D * W * P* * *IK, S * * A H  *ZHA*I yang berhasil memerdekakan generasi kita dari kungkungan adat istiadat, moral, dan agama yang sebenarnya menyuruh untuk tak mengumbar aurat dan syahwat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita udah merdeka! Coba bayangkan jika Indonesia tidak menang, negara ini tak akan punya kekayaan alam yang melimpah. Rempah-rempah, hasil tambang, hasil hutan, binatang, dll, semua syah jadi milik bangsa Indonesia. Meski petani masih sering menangis karna berasnya tak laku, kalah dengan beras impor. Begitu juga penjual bakso, soto makasar, dan makanan khas yang lain, yang harus tergusur menjadi makanan ’nggak keren’ karna invasi restoran fast food mancanegara. Belum lagi hutan yang seharusnya memberi pasokan udara bersih, la kok lama-lama gundul, binatang-binatang yang menghuni di dalamnya tiba-tiba kepalanya udah bertengger di atas perapian negara tetangga atau kulitnya sudah disulap jadi tas dan sepatu merk internasional!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, ya ALLAH, aku masih hidup di saat INDONESIA sudah berumur 63 tahun, 20 tahun 7 bulan 8 hari lebih  tua dariku. Dan, inilah PRku! Apa ya, yang bisa kulakukan agar INDONESIA selalu merdeka?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6609072196259619449?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6609072196259619449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6609072196259619449&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6609072196259619449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6609072196259619449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/merdeka-atoe-nggak-yang-penting.html' title='Merdeka atoe nggak, yang penting.... Alhamdulillah... (catatan 17 agustus 2008)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKj2k3sY1CI/AAAAAAAAAFE/ryY4LlSFyiA/s72-c/prok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-9000535167614340232</id><published>2008-08-15T02:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-15T02:30:31.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='for kids'/><title type='text'></title><content type='html'>MINUM untuk PAK SAMPAH dan anak-anaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari saat aku berlibur di rumah nenekku, aku duduk di beranda bersama saudara sepupuku yang bernama Ryo. Kami saling bercerita tentang sekolah kami. Kebetulan, kami seumuran. Jadi, kami ngobrol dengan seru. Aku bercerita tentang pengalamanku saat lomba balap karung di sekolah. Si Ryo tidak mau kalah. Dia menceritakan pengalamannya waktu menang lomba tangkap belut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, obrolan kami terhenti karena ada suara salam dari luar pagar. Kami berdua langsung menjawab dan menghampiri orang yang salam. Ternyata tukang sampah langganan nenekku.&lt;br /&gt;”Sampahnya, mas...”&lt;br /&gt;”Oiya, pak... Tunggu sebentar. Mari silakan duduk”&lt;br /&gt;Aku bergegas memberitahu nenek. Ryo membuntutiku sembari berkata, &lt;br /&gt;”Ngapain sih, pake nyuruh pak sampah itu duduk?”&lt;br /&gt;”Emang kenapa?”&lt;br /&gt;”Tu, badannya kotor! Aku jijik melihatnya”&lt;br /&gt;”Ah, yang kotor kan bajunya. Yang penting hatinya bersih!”&lt;br /&gt;”Sok tahu kamu! Dari mana kamu tahu hatinya bersih? Bisa saja saat kita tinggal ke dalam, dia berkesempatan mengambil benda punya nenek?!”&lt;br /&gt;”Huss... Su’udzon itu namanya. Sekarang coba bayangkan.. Dia rela berjalan berkeliling kampung hanya untuk membantu ornag-orang membuang sampah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit selanjutnya, kami mengikuti nenek yang memegang dua keranjang sampah. Aku memperhatikan pak tua tukang sampah itu. Umurnya kira-kira 50 tahun, seumuran Pamanku. Kulitnya hitam karena tersengat matahari. Ototnya terlihat di tangan dan kakinya, menunjukkan bahwa dia pekerja keras. Peluhnya seolah membasahi seluruh muka dan badannya. Sepertinya dia sudah berjalan jauh hingga sampai ke rumah nenekku. Namun, dia tetap tersenyum dan menyapa nenekku dengan ramah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima sampah dari nenek, pak sampah itu berjalan keluar, menuju gerobaknya. Jalannya agak bungkuk, seolah dia memikul beban terlalu berat. Ya, nenekku pernah bercerita setahun yang lalu, saat aku berlibur juga. Nenekku bilang kalau pak sampah itu hidup bersama istri dan lima anaknya. Lima anaknya masih membutuhkan uang untuk biaya sekolah. Jadi pak sampah harus bekerja giat agar anak-anaknya bisa terus bersekolah. Untungnya, kata nenekku, anak-anak pak sampah itu semua cerdas, mandiri, dan sholeh. Allah memang Maha Adil. Memberikan kenikmatan dibalik kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengikutinya keluar, memastikan apakah gerobaknya menggunung seperti yang kulihat setahun yang lalu. Benar! Gerobak kuning itu penuh dengan sampah yang menjulang keatas! Dan pak sampah masih harus berjalan jauh hingga sampai ke tempat pembuangan akhir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat ayahku di kota. Ayahku yang seorang guru, setiap sore seperti ini suka sekali bercengkerama bersamaku di beranda. Alhamdulillah, ayahku masih bisa bersantai-santai, tidak seperti pak sampah ini. Ah, aku jadi rindu ayah... Sudah sepekan aku berlibur di rumah nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tawa Ryo menghentikan lamunanku..&lt;br /&gt;”Hwahahaha... Ngapain pak, bawa sepeda butut kayak gitu?”&lt;br /&gt;”Oh, ini, mas? Ini untuk anak saya yang kecil. Dia ingin belajar sepeda. Saya tidak punya cukup uang untuk membelikannya.”&lt;br /&gt;”Weleh..weleh, pak..pak... Berapa sih harga sepeda? Aku aja punya sepeda dua di rumah...”&lt;br /&gt;“Mas Ryo ini bisa aja! Ya beda tho, bapak yang cuma tukang sampah sama bapaknya mas Ryo yang pengusaha...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi jengkel mendengar kesombongan Ryo. Langsung kusikut perutnya, agar dia menghentikan tawa dan ejekannya. Kulihat sepeda itu. Memang benar kata Ryo. Sepeda itu sudah jelek. Cat warna merahnya sudah mengelupas dimana-mana. Setirnya yang terbuat dari besi tampak berkarat. Joknya sudah sobek. Tapi, aku yakin masih bisa dikendarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi membayangkan betapa senangnya anak pak sampah saat menerima hadiah dari ayahnya! Sama senangnya saat ayahku tiba-tiba mengagetkanku dengan hadiah berupa komputer baru sebagai penghargaan atas rangking satuku kemarin! Yah, semoga anaknya senang, meski sepeda itu sudah jelek. &lt;br /&gt;”Yang penting kan masih bisa dipakai ya, pak...” kataku menghibur pak sampah.&lt;br /&gt;”Insya allah, mas Adit. Nanti rencananya akan saya cat ulang, biar kelihatan baru. Anak saya pasti bersemangat belajar sepedanya.”&lt;br /&gt;”Oiya, ide bagus itu, pak!”&lt;br /&gt;”Terima kasih, mas Adit. Tapi beli catnya nunggu dapat uang lagi. Ini uangnya untuk biaya sekolah kakak-kakaknya dulu..”&lt;br /&gt;Astaghfirullah, untuk beli cat satu botol saja pak sampah masih harus berkeliling kampung selama berhari-hari, sehingga bisa mengumpulkan uang lebih. Padahal niatnya baik, membahagiakan anaknya. Aku jadi ingin menolongnya. Tapi aku tidak tahu harus berbuat apa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat kata guruku di sekolah. Jika kita tidak bisa berbuat apa-apa, berdoalah, insya allah doa kita akan terkabulkan. Jadi, sejenak dalam hati aku berdoa kepada Allah agar pak sampah selalu sehat dan kuat. Karena tanpa kesehatan dan kekuatan, dia tidak akan bisa bekerja dengan baik. Kalau dia tidak bisa bekerja, dia tidak akan bisa membeli cat dan membahagiakan anaknya.&lt;br /&gt;Selesai berdoa, terbersit satu ide lagi untuk menolongnya. Bergegas aku lari ke dapur saml berteriak pada pak sampah..&lt;br /&gt;”Tunggu ya, pak..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin memberinya sepiring makanan. Dengan bersemangat aku membuka lemari makan nenek. Namun, aku tidak mendapati apa-apa. Aku bertanya pada nenek, &lt;br /&gt;”Nek, nenek tidak memasak untuk makan malam?”&lt;br /&gt;”Tidak, nanti pamanmu datang kesini. Tadi dia telpon nenek, bilang kalau nenek tidak perlu memasak. Pamanmu pulang bawa sate.”&lt;br /&gt;Aku tertunduk lemas. Aku gagal menolong pak sampah. Besok aku sudah kembali ke kota. Tidak ada kesempatan untuk menolong pak sampah selain doa yang sudah kuucapkan.&lt;br /&gt;Aha! Aku tahu! Aku berlari ke kamar, mengambil al qur’an saku yang selalu kubawa kemana-mana. Itu adalah al qur’an hadiah dari ibuku waktu aku khitan. Sebenarnya itu al qur’an kesayanganku. Namun, ibu pasti tak akan kecewa jika aku menggunakan pemberiannya untuk berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku kembali ke dapur, mengambil gelas dan kuisi air, lalu bergegas ke beranda lagi. Kuberikan gelas yang hanya berisi air putih itu kepada pak sampah..&lt;br /&gt;”Bapak pasti capek dan haus. Sini pak, minum dulu. Maaf hanya air putih”&lt;br /&gt;”Alhamdulillah, terima kasih mas Adit”&lt;br /&gt;”Sama-sama, pak.. Oiya, ini al qur’an buat anak bapak. Pasti anak bapak suka mengaji kan, pak?”&lt;br /&gt;“Subhanallah, betapa mulai hatimu, mas Adit.. Terima kasih.. Iya, anak-anak bapak sangat senang mengaji. Setiap ba’dha maghrib mereka mengaji di surau. Mereka adalah anak-anak yang selalu haus dengan ilmu. Semoga ALLAH membalas kebaikan mas Adit.”&lt;br /&gt;Mata pak sampah tampak berkaca-kaca, hanya karena hadiah kecil yang kuberikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eva &lt;br /&gt;(inspired by pak sampah di kampus ketintang yang kujumpai lagi setelah 1 tahun yang lalu aku menjumpainya di tempat yang sama. Dan sampahnya masih menggunung!)&lt;br /&gt;11 Agustus 2008, 00:01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertemuan I IK IQQO CLUB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-9000535167614340232?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/9000535167614340232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=9000535167614340232&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/9000535167614340232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/9000535167614340232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/minum-untuk-pak-sampah-dan-anak-anaknya.html' title=''/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8661896466361180993</id><published>2008-08-15T02:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-15T02:26:51.721-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>IK IQQO' CLUB-jurnalistic 4 KIDS</title><content type='html'>alhamdulillah, dengan selesainya doa awal majelis, resmilah ekskul menulis Insan Kamil yang dilabeli IK IQQO CLUB!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya label IQQO kurang disepakati teman-teman guru, karena nyrempet klub lain. Ada yang usul, nama IQQOF, karena tar aku juga memasukkan unsur fotografi sebagai pelengkap kemampuan tulis menulis mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya aku mengira, ekskul yang kugawangi ini kalah populer dibanding ekskul lain, sperti IT, MATH, KIA (Kelompok Ilmiah Anak), dan drum band. Jadi, target peserta hanya 15 orang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoplaa!! Ternyata yang datang ada 26 anak! Pada mereka kutekankan bahwa MENULIS itu adalah hal yang mudah dan murah. Jadi penulis nggak susah, hanya perlu semangat, ketekunan, dan kecermatan. Smakin banyak menulis dan membaca, semakin terasah pula kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuiming-imingi mereka dengan media publikasi yang bisa memampang karya mereka, yaitu di MADING, TABLOID INSAN KAMIL, dan so pasti, blog! Dan, jika mereka berani, mereka bisa mengirmkan karya tulis mereka ke media2 yang lebih besar dan ternama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, semua perlu perjuangan. Meski aku menekankan bahwa penulis identik dengan kebebasan, namun, tanpa kedisiplinan seorang penulis ga akan berkualitas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kuprogramkan, setiap JUMAT waktu ekstra sebenarnya adalah waktu pemberian tugas dan coaching/konsultasi. Sedang, hari senin adalah waktu pengumpulan tugas berupa produk tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, klub menulis ini adalah impian yang pernah kusampaikan pada pak KEPSEK dan langsung disetujui! Harapanku besar, bisa mengantar anak-anak sampai pada punya media dakwah sendiri yang khas dengan gaya mereka sebagai anak-anak usia 8-10 tahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertemuan pertama kali ini aku mengantarkan mereka ke dunia menulis dengan 'meminjami' cerpenku pada mereka untuk di analisis secara sederhana, guan membuka wawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ALLAH memeberi kami kekuatan untuk mengikat ilmu sebagaimana Ali bin Abi Tholib mengungkapkan faedah menulis, yaitu untuk mengikat ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerpen ku untk anak-anak bisa di baca di postingan yang lain. Nah, karna aku juga belajar nulis, monggo dikomentari buah fikirku itu, secara gramatikal, ide, dll.&lt;br /&gt;suwun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8661896466361180993?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8661896466361180993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8661896466361180993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8661896466361180993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8661896466361180993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/ik-iqqo-club-jurnalistic-4-kids.html' title='IK IQQO&apos; CLUB-jurnalistic 4 KIDS'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2914941415297518587</id><published>2008-08-14T02:50:00.001-07:00</published><updated>2008-08-14T02:53:29.696-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>join us!</title><content type='html'>“Ustadzah lagi bingung ni, kak... Tau nggak kenapa ustadzah bingung?”&lt;br /&gt;”soalnya muridnya rame terus..” jawab si Ayu.&lt;br /&gt;”Soalnya muridnya nakal-nakal!” tambah si Zsa-zsa..&lt;br /&gt;Segera ku menjawab..&lt;br /&gt;”Bukan kakak yang salah.. Ustadzah yang kayaknya nggak bisa mengajar! Segala cara udah ustadzah lakukan.. Tapi kayaknya ustadzah belum bisa memenuhi keinginan kakak dalam belajar.”&lt;br /&gt;Semua wajah di mukaku memandang serius, menunggu dengan cemas kalimat-kalimatku selanjutnya..&lt;br /&gt;”Ada satu cara yang belum ustadzah lakukan kayaknya...&lt;br /&gt;Mengajar dengan marah-marah.. Kakak mau, ustadzah ngajar pake marah-marah?”&lt;br /&gt;Dan, semua wajah itu menolak keras!&lt;br /&gt;”Sekarang, ada yang bisa memberitahu ustadzah, apa yang bisa ustadzah lakukan agar kakak bisa nyaman belajar sama ustadzah?”&lt;br /&gt;Perlahan, beberapa tangan teracung ragu..&lt;br /&gt;”Ustadzah jangan pergi-pergi” sahut si Della&lt;br /&gt;“Ustadzahnya jangan gonta-ganti..” ujar Anik dengan malu-malu.&lt;br /&gt;”ustadzah di kelas aja..” si Zahra menambah.&lt;br /&gt;Deg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah klimaks dari masalah yang membuatku munyeng sampai saat ini, nyaris dua pekan proses belajar dan mengajar bersama kelas Ustman, namun aku belum bisa total masuk ke dunia mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu masa-masa dimana aku selalu merasa rindu dan dirindukan mruid-murid, seperti saat bersama anak-anak Abu Bakar. Dimana ketika aku belum datang, mereka mencari, pun ketika aku belum bertemu mereka, aku merasa kehilangan. Dimana saat di kelas kita saling bercanda, meski semua sibuk dengan aktivitasnya, namun kami saling memperhatikan satu sama lain, saling mendengarkan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang, lama-lama aku merasa asing di ’rumah’ sendiri. Akupun dianggap orang asing sama anak-anak kelas Ustman. Apa yang aku bicarakan, yang aku lakukan, bukan suatu hal yang berarti bagi mereka. Semua berlalu begitu saja. Kesan tak mudah terukir di hati kami masing-masing...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat mereka asing dengan ’ibunya’ sendiri. Bagaimana tidak, saat aku mengajar, masih ada yang menyebut  ”aku milih ustadzah ... aja!” atau ”kamu maunya sama ustadzah siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, masalahku tidak bisa masuk ke dunia mereka sudah kurasakan lama. Dan, hari inilah puncaknya! Aku putus asa dengan kondisi pagi tadi, kesempatan 60 menit yang langka, namun aku tidak bisa menyampaikan apa-apa secara total! Yang ikhwan berlarian, yang akhwat dengan cuek menggambar. Aku tak ingin marah!!!! Maka, dengan menahan air mata, aku berlari keluar, mengemasi barang-barang... &lt;br /&gt;Astaghfirullah, aku benar-benar dalam kondisi yang buruk! Dalam kungkungan putus asa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurunut kembali semua sebab dari akibat yang saat ini kuhadapi! Dan, semua bersumber pada hanya sedikitnya waktuku di ’rumah’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah tambahan sebagai konsekuensi ditunjuknya aku merangkap tugas sebagai guru pelajaran membuat aku juga harus meluangkan waktu untuk kelas selain kelasku sendiri. Bayangkan, dalam 31 jam waktu maksimal kelas satu berada di sekolah selama satu pekan, dengan artian bahwa mereka menjadi tanggung jawabku secara ruhiyah dan jasadiyah, aku harus meluangkan waktu 10 jam untuk kelas lain. Contohnya setiap hari senin, aku hanya punya waktu efektif 30 menit+waktu istirahat dan sholat dhuhur untuk kelas satu, karena aku harus mengajar bahasa inggris mulai dari kelas 1 Ali in abi tholib, 2-a, 3-a, dan kelas 4!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, efek buruknya bagi hubunganku bersama 15 anak ustman sudah diketahui dengan pasti. Tidak harmonis! Belum lagi dengan masalah bahwa ketika aku meninggalkan mereka, otomatis wali kelas yang aku isi kelasnya dengan bahasa inggris jadi sasaranku untuk menitipkan anak! Tambah runyam! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah forum, ustadz Agus pernah menyampaikan bahwa salah satu syarat kelas yang kondusif adalah kelas yang komunikasinya terbangun dengan efektif. Saat itu ustadz Agus menekankan bahwa yang beliau maksud adalah komunikasi dalam artian pembelajaran, bukan manja-manjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak sepakat seratus persen dengan ungkapan ustadz Agus. Komunikasi pembelajaran akan terasa kering jika hati tidak terpaut. Dan, salah satu untuk dengan cepat mengaitkan hati antara guru dengan murid adalah dengan komunikasi di luarnya. Entah itu dengan bersenda gurau di jam istirahat, gendong-gendongan saat bermain bersama, bercerita mesra saat menunggu bel masuk. Karena itulah aktivitas yang apling disukai anak-anak. Dan sayangnya, karena amanah yang lain, aku tak bisa memberikan semua itu pada anak-anak. Jadilah, aku dianggap sebagai orang asing oleh anak-anak sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi berfikiran lebih luas, gini ini toh, kondisinya jika orang tua jarang ada di rumah, jarang berkomunikasi dengan anak-anaknya hanya dengan alasan kesibukan kerja yang hasilnya juga untuk buah hati mereka. Tak bisa dipungkiri jika banyak kejadian anak yang hanya bertemu sebentar dengan orang tuanya, jadi kehilangan kasih sayang dan figur/contoh. Tak bisa dihindari pula jika anak lebih dekat dan sayang pada orang lain seperti pembantu/sopir yang intensitas interaksi dan komunikasi mereka dengan anak lebih banyak, daripada dengan orang tua yang hanya mereka temui saat menjelang bangun dan berangkat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa meminta pada Allah agar segera keluar dari belenggu ini. Demi calon mujahid/ah yang siap menegakkan syariat ISLAM..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu solusi yang emang kayaknya tepat adalah menambah SDM/guru. Namun, hal itu bukan perkara mudah. Berkali-kali menjaring guru baru, namun gagal terus. Entah ada apa di lembaga ini, sehingga para pelamar memilih mundur sebelum berjuang! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika alasan gaji yang kurang memadai, kerja yang terlalu banyak, lokasi sekolah yang terlalu jauh dari pusat perkotaan, situasi hubungan antar elemen sekolah yang tidak kondusif, atau tidak mempunyai kesabaran menghadapi siswa yang karakteristiknya beda dengan yang lain, menjadi penghalang utama, maka sebenarnya hal tersebut kurang benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba pandang dar i sudut yang berbeda. ANda akan menemukan gunung emas! Banyak sekali yang bisa didapat jika menjadi guru INSAN KAMIL. Mulai dari fasilitas menuntut segala ilmu halal dengan cuma-cuma, terutama nilai agama dengan ta’lim 1 pekan sekali dan qiyamul lail bersama 1 bulan sekali juga pembinaan kemampuan guru selama 1 pekan sekali, hingga penggunaan internet gratis selama 24 jam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, situasi penuh keakraban dan kasih sayang antara guru dengan guru, serta guru dengan murid, menjadi ciri khas INSAN KAMIL yang insya allah bisa dibuat terapi agar pagi hari tidak menjadi awal yang buruk. Selain itu, lingkungan alamnya yang maih alami bisa juga dibuat obat stress atas masalah yang dihadiahkan ALLAH untuk kita. COba aja sholat di masjidnya! Subhanallah, sejauh mata memandang, sawah banyak terhampar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini pula, kita bisa sepuas-puasnya menyampaikan ide dan berkreativitas. Juga belajar bagaimana menata masa depan. Eh bisa juga dapat jodoh lo disini, jika emang sama Allah memang diatur seperti itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, banyak sekali manfaat kita mengajar di lembaga ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ikhwan/akhwat maksimal berumul 25 tahun, belum menikah, punya semangat dan Kreativitas tinggi, mencintai anak-anak, silakan kirim ke SD ISLAM INSAN KAMIL                                                                                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, 142 siswa INSAN KAMIL menunggu kedatangan anda!&lt;br /&gt;Buruan, dan dapatkan secuil batu dari surga jika anda sudah ikhlas mengajar. Amien&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKQAVltOvdI/AAAAAAAAAE8/zToixQopaRY/s1600-h/lasakar+nirwana1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKQAVltOvdI/AAAAAAAAAE8/zToixQopaRY/s320/lasakar+nirwana1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234309037810433490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2914941415297518587?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2914941415297518587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2914941415297518587&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2914941415297518587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2914941415297518587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/join-us.html' title='join us!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SKQAVltOvdI/AAAAAAAAAE8/zToixQopaRY/s72-c/lasakar+nirwana1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3130228157239376828</id><published>2008-08-14T02:46:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T02:49:36.638-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Testimoni si Della (serpihan 8 Agustus 2008)</title><content type='html'>Dialog dengan siswa kelasku secara intensif menjadi hal yang langka pekan ini, mengingat aku sering meninggalkan dan menyerahkan mereka untuk sementara pada wali kelas yang kelasnya kuisi bahasa inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu yang menarik perhatianku adalah celoteh si Della, akhwat cantik dari kelas 1-ustman (kelasku yang baru), di sela-sela menungguinya menghabiskan nasi yang sebenarnya udah enggan dilahap si bocah manis ini. Inilah pendapatnya tentang sekolah yang baru diakrabinya selama 3 pekan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Us, kenapa si us, kok Insan Kamil itu beda sama sekolah lain?”&lt;br /&gt;”Sekarang, coba lihat mbak Ifa. Sama nggak mbak Ifa sama mbak Della?”&lt;br /&gt;”Sama. Sama-sama perempuannya”&lt;br /&gt;”Tapi wajahnya sama, nggak?”&lt;br /&gt;”Nggak.”&lt;br /&gt;”Sekolah juga gitu, kak. Beda-beda..”&lt;br /&gt;”Maksudnya, sekolah lain kan belajarnya gitu-gitu aja. Kalo di Insan Kamil belajarnya sambil bermain-main. Banyak permainan serunya!”&lt;br /&gt;”Oya? Mbak Della seneng?”&lt;br /&gt;”Iya. Pemandangannya juga indah... Terus, kalo di SD lain, telat 10 menit aja udah diomelin terus. Kalo disini kan enggak... Tapi, us... sekolah lain itu kayaknya mau ngikutin Insan Kamil”&lt;br /&gt;”Menurut mbak Della, Insan Kamil udah baik belum?”&lt;br /&gt;”Udah.”&lt;br /&gt;”Nah, kalo mau mengikuti sesuatu, kita kan harus mengikuti yang baik-baik... Betul nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog dia hentikan sejenak.&lt;br /&gt;Kemudian, skenario ceritanya dia ubah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Us, kakakku juga udah sekolah, lo... ”&lt;br /&gt;”Lho..?” (Della pernah cerita kalo kakaknya meninggal saat masih bayi)&lt;br /&gt;”Iya, di surga! Eh us, aku suka menulis surat lo, us... Tak gantungkan ke balon. Sampe lama, us... Sampe balonnya berubah jadi putih. Kertasnya masih ’gondhal gandhul gitu’. Tapi aku yakin suratku udah nyampe..&lt;br /&gt;”emang suratnya buat siapa, sih?”&lt;br /&gt;”Buat kakakku di atas sana!”&lt;br /&gt;(subhanallah) ”Siapa yang ngajari, kak? Mama ya?”&lt;br /&gt;”Ndak, aku sendiri kok”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung kuelus pipinya gemas campur kagum...&lt;br /&gt;Seorang akhwat yang seharusnya, lewat tanganku pulalah, yang bisa menjadikannya mujahidah Islam nan penuh kasih sayang. Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3130228157239376828?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3130228157239376828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3130228157239376828&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3130228157239376828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3130228157239376828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/testimoni-si-della-serpihan-8-agustus.html' title='Testimoni si Della (serpihan 8 Agustus 2008)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-4800940570839829109</id><published>2008-08-07T07:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T07:31:38.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>aaaaa...</title><content type='html'>alhamdulillah........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....khirnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aaaaaaaku............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngeblog.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski hanya kumpulan serpihan-serpihan yang terus mengoyak fikiran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingin segera ditelorkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melalui irama manis tarian jemari tangan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, tangan itu, terkungkung oleh rutinitas yang mengasyikkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanks ALLAH,for always giving me any special huge things behind a little n simple acts!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(august 7th, 2008: +/- 9.30 p.m)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-4800940570839829109?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/4800940570839829109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=4800940570839829109&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4800940570839829109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4800940570839829109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/aaaaa.html' title='aaaaa...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-6051915933333182359</id><published>2008-08-07T07:21:00.002-07:00</published><updated>2008-08-07T07:23:02.185-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Saatnya kreativitas harus di rem (part 2)  (serpihan tanggal 6 juli 2008)</title><content type='html'>Keesokan harinya, dengan bekal pengalaman yang mengesankan sehingga aku harus mempersiapkan hari itu sebaik-baiknya, aku mendapat kata-kata dari seorang teman yang merasakan ’kesan’ku di hari senin kemarinnya. Katanya, si bos bilang.. ”lawong durung takkon muter kok wis muter...!” Dziaarrrr... Maksudku untuk menjalankan kewajibanku dan memenuhi keinginan wali kelas yang kelasnya kemarin ada bahasa inggris, ternyata dihargai dengan sebuah kata mutiara yang LEBIH MENGESANKAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, kata mutiara itu terbayar dengan pembelajaran yang mengasyikkan dan sukses di kelas 3B dan 2B, serta kelas 1. Sehingga saat rapat asatidz, saat aku diberi tugas tambahan yang di deadline, aku diem aja, lupa mengungkit kata-kata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya (Rabu, hari ini), ternyata menjadi hari yang sekali lagi, mbleset dari perencanaan. Dan, aku tersadar bahwa siswa kelas 1 membutuhkan aku. Aku miris saat melihat mereka harus gonta-ganti ustadz/ah, di masa adaptasi mereka di sekolah baru. Dan itu memperlambat proses adaptasiku pula untuk masuk ke dunia mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Nunung sempat memberi saran untuk belum ngajar bahasa inggris di kelas lain dulu, namun dituntaskan proses matrikulasi dan adaptasi di kelas satu dulu. Dua-tiga kali berfikir, akhirnya, saat dimana seharusnya aku sekali lagi masuk di kelas abu bakar, aku memilih untuk mengajar muridku yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sesampainya di rumah, saat dimana aku bercerita tentang pengalamanku di sekolah ke kedua orangtuaku, mereka dengan bijak mengingatkanku untuk mengerem ego dan sikap peduli, sebuah konsep-konsep kehidupan yang belum sempat terpikirkan olehku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada saatnya kreativitas kita, yang meski setinggi langit, terbentur dengan sebuah kata BIROKRASI/ORGANISASI”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kamu kerja dalam skema organisasi. Kamu punya atasan. Bertindaklah sesuai dengan apa yang diperintahkannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nggak semua orang itu pikirannya sejalan dengan pemikiranmu. Bisa aja tingkah polah yang kamu anggap baik, menjadi tidak baik di mata orang lain”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nggak perlu kamu sepanjang waktu memikirkan orang lain. Barno urusanmu dewe dhisik! Tambah stress ntar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perenungan panjang sesudahnya, akhirnya aku memutuskan untuk TIDAK mengajar bahasa inggris di kelas lain dulu, sebelum ada perintah atasan YANG JELAS dan teman baru yang dijanjikan untuk mendampingi muridku di kelas satu datang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf untuk semua kakak yang nggugupi belajar bahasa inggris di sekolah. Ngalah dulu sama adek-adeknya, ya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua teman-teman guru..... SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last,untuk bapak ibu... nyuwun ngapunten ingkang kathah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-6051915933333182359?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/6051915933333182359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=6051915933333182359&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6051915933333182359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/6051915933333182359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/saatnya-kreativitas-harus-di-rem-part-2.html' title='Saatnya kreativitas harus di rem (part 2)  (serpihan tanggal 6 juli 2008)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7803861889752291073</id><published>2008-08-07T07:21:00.001-07:00</published><updated>2008-08-07T07:21:26.485-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Saatnya kreativitas harus di rem (part 1)  (serpihan tanggal 6 juli 2008)</title><content type='html'>Subhanallah... Sungguh hari yang menakjubkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hari ini aku belajar tentang pentingnya sekali-kali meredam hasrat untuk mencapai titik maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berawal saat senin kemarin aku memulai titik awalku. Titik awal memulai pelajaran tematik di kelas 1, dan bahasa inggris di kelas 2, 3, dan 4, dalam waktu HANYA satu hari (7 jam maksudnya!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, aku hanya punya waktu sehari untuk mempersiapkan segalanya. Untungnya segala perencanaan untuk mengajar kelas satu sudah selesai. Yang jadi masalah adalah perlengkapan tempur di kelas 2 abu bakar, 3A, dan 4, dengan catatan, aku nggak tahu karakteristik mereka. Kalo kelas dua sih, emang mantan muridku dulu. Jadi no problemo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, akhirnya, senin pagi aku harus pasrah dengan perangkat seadanya untuk kelas 2 dan 3, serta sama sekali nggak tahu harus ngajar apa di kelas 4 (indikatornya ketinggalan di sekolah... Dasar, guru aneh...). Dan, mau nggak mau, aku musti mempersiapkan segalanya di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, semua selesai dijalankan untuk ukuran guru yang belum ’klik’ dengan murid2- barunya. Dari kelas 1 (kelas yang baru terbentuk), kelas 2 abu bakar, kelas 3A-B (harus digabung karena kedua kelas itu siswanya habis untuk latihan drum band), dan kelas 4, hanya kelas 2 abu bakar yang sukses n meninggalkan kesan (secara... reunian geto..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita runut... Di kelas 3, lumayan se, hanya sedikit yang nyueki aku, n semua lumayan tertarik sama gambar dan kartu yang kubawa. Di kelas dua abu bakar, semua berjalan sesuai skenario. Hanya terganjal di tidak tuntasnya worksheet yang harus mereka kerjakan. Namun, setelahnya, ketika aku harus kembali ke kelas satu, aku kaget ketika waktu udah menunjukkan pukul 12, namun muridku, 15 anak yang jadi tanggung jawab utamaku, belum bersiap untuk pulang padahal seharusnya pukul segitulah mereka udah dijemput ortunya. Dan, keadaan diperparah dengan ketidaktahuanku bahwa mereka diharuskan makan dulu sebelum pulang. Astaghfirullah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, semuanya harus disyukuri! Meski buku penghubung yang seharusnya dibagi tak sempat kubagi, akhirnya mereka maksimal pulang pukul setengah satu. Dan, dalam waktu 30 menit, aku harus menyusun skenario untuk mengajar kelas empat yang pada hari itu memulai proses belajar sampai pukul 15.30 di sekolah. Alhamdulillah, Allah eberi ilham..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran yang seru!! Aku harus menghadapi dua kubu siswa. Siswa yang tertarik hingga berkonsentrasi penuh pada apa yang kulakukan di depan, dan siswa yang mojok di belakang+samping depan, yang tertawa ngakak sepanjang pelajaran hingga temannya jadi terganggu. Segala cara kugunakan untuk menghentikan tawa itu. Mulai dari harfiah empati, menyuruh mereka merasakan apa yang dirasakan ketika mereka terganggu pendengarannya, hingga mengeluarkan kalimat, orang yang kebanyakan ketawa hatinya membatu! Namun, tetap saja mereka meneruskan hasrat dengan dalih mereka punya hak untuk tertawa. Hingga semua tawa itu terhenti saat seorang ikhwan berdiri dan tiba-tiba memukul temannya, setelah dua kali usaha mengingatkannya tidak digubris. Kontan aku menyelamatkan si ikhwan yang terisak menahan marahnya itu, agar tak terbakar api murkanya. Kutarik dia, dan kubawa ke masjid untuk wudhu. Si korban untungnya udah ditolong teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara insiden itu, saat pukul dua, hampir semua siswa belum selesai mengerjakan 5 soal yang kuberikan. Walhasil, pembelajaran molor sampai ashar tiba, memakan waktu bahasa indonesia. Namun, untung dua ikhwan yang terlibat perselisihan faham tadi udah cekakakan bareng di penghujung ustadzah nunung, wali kelas mereka, mengakhiri pembelajaran hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesainya dari kelas empat, aku langsung menuju ruang makan untuk mengisi perut...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7803861889752291073?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7803861889752291073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7803861889752291073&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7803861889752291073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7803861889752291073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/saatnya-kreativitas-harus-di-rem-part-1.html' title='Saatnya kreativitas harus di rem (part 1)  (serpihan tanggal 6 juli 2008)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3688930085822708932</id><published>2008-08-07T07:16:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T07:19:26.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>SUPER CLASS!! (serpihan tanggal 29 juli 2008)</title><content type='html'>Lama nggak nge-blog, bukan berarti ga ada keinginan sama sekali untuk menulis. Banyak hal sebenarnya yang ingin kutuangkan tentang amanahku terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, ustadz Agus dalam salah satu rapat panjang n melelahkan untuk persiapan tahun ajaran 2008-2009, menyampaikan bahwa murid baru SD kami adalah 31. Jika dibandingkan dengan SD lain, angka tersebut terasa kecil. Namun, secara amanah, angka itu adalah amanah yang luar biasa bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Agus kemudian menyebutkan bahwa dalam teori Quantum teaching, 1 kelas dengan 15 siswa disebut SUPER CLASS. N, angka itu seperi sangat istimewa bagiku n ustadzah Indah yang ditunjuk sebagai SUPER MOMs for SUPER CLASS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, semangatku seolah menyala! Angka 15 menjadi pengingat, bahwa, aku harus maksimal dengan jumlah siswa yang lebih sedikit daripada 19 siswaku abu Bakar kemaren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benakku menari, membayangkan serunya tantangan-tantangan yang bakal aku taklukkan dalam keseharianku bersama anggota SUPER CLASS itu. Nah, salah satu cara untuk menaklukkan segala tantangan adalah dengan mempersiapkan segalanya secara lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal merencanakan adalah merencanakan kegagalan. Karna itu, jauh-jauh hari aku sudah berkutat dengan Kompetensi Dasar dan sekardus buku pelajaran yang aku peroleh dari minjem n ‘nglelesi’ dari keponakan-keponakanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyusun indikator kesuksesan pembelajaran, ustadzah Inda sampe nginep di rumahku karena ghirah kami berdua dalam menyukseskan perencanaan. Tak berhenti disitu. Saat hari pencoblosan PILKADA yang menjadi hari libur negara Insan Kamil, lantai kamarku seolah tertutup dengan buku-buku yang terbuka! Ibuku sampe geleng-geleng liat ‘permadani’ baru itu! Hehehe.. Dan, semua itu seolah hutang yang harus kulunasi di akhir pembelajaranku untuk SUPER CLASS! Semoga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena membuat permadani, eh, indikator itulah aku harus memendam kuat-kuat kegatelan tanganku untuk memencet keras-keras tombol-tombol keyboard untuk sekedar meng-up to date blogku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, dengan dipostingnya tulisan ini, secara resmi menyatakan bahwa lakon utama dalam ceritaku selanjutnya adalah SUPER CLASS! Bukan lagi anak-anak Abu Bakar yang sudah meninggalkanku dengan segala kenangan indahnya(hiks..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, skenario ceritanya adalah hasil menghamparkan berpuluh-puluh buku pelajaran n berjam-jam ngendon di depan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberiku kekuatan dalam selalu berbenah guna mengantarkan SUPER CLASS menjadi GENERASI RABBANI di awal tahun-tahun mereka di sekolah dasar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3688930085822708932?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3688930085822708932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3688930085822708932&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3688930085822708932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3688930085822708932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/08/super-class-serpihan-tanggal-29-juli.html' title='SUPER CLASS!! (serpihan tanggal 29 juli 2008)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7427941349357428260</id><published>2008-07-27T04:45:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T04:50:17.071-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>sabar itu dimana-mana....</title><content type='html'>Ada kalanya sebuah keinginan itu tak dapat kita raih. Ada kalanya pula, keinginan itu kita tangguhkan karena berbenturan dengan keinginan orang lain. Contoh nyata kualami tadi malam. Saat itu, aku menunggu fotokopian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kegiatan yang mengasyikkan sembari menunggu selesainya penggandaan dokumen adalah membuka-buka koran yang biasanya disediakan sama pemilik fotokopi. Baca surat kabar gratis lah istilahnya! Itung-itung mengisi waktu menunggu. Daripada harus melamun ataupun merenung yang ga karuan juntrungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan tadi malam, setelah aku dapat tempat duduk dan menyerahkan dokumenku pada mas yang motokopi, aku melirik bapak di sampingku. Tangannya pas diatas koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, aku harus menunggu. Layaknya saat kita harus berikhtiyar saat hendak mewujudkan segala keinginan kita. Rosulullah mengajarkan jika punya keinginan, kita harus berusaha untuk mewujudkan dengan sebaik-baiknya. Jadi, akupun menunggu bapak itu selesai fotokopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak mulai menerima satu persatu hasil fotokopinya. Kemudian mas fotokopi menuliskan nota. Si bapak berbincang dengan teman disampingnya. Tangannya masih diatas surat kabar yang kulirik terus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada niatan untuk bilang permisi sama si bapak. Namun niat untuk mengambil koran itu terhenti, dengan spekulasi bahwa jika bapak itu pergi aku akan lebih leluasa mengambil dan membaca koran itu. Okelah, kualihkan pandangan ke mas yang memproses dokumenku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak mulai mengeluarkan dompet.&lt;br /&gt;Uang di tangannya mulai terulurkan ke mas yang melayani dia.&lt;br /&gt;Si mas menuju kasir.&lt;br /&gt;Uang kembalian mulai diserahkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes! Dalam hitungan ketiga, si bapak akan segera pergi.&lt;br /&gt;Dan, dua hitungan selanjutnya, aku akan mengambil si koran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas, iki takgowo,ya..”&lt;br /&gt;Suara si Bapak membuyarkan hitunganku.&lt;br /&gt;Koran yang semula di bawah tangannya menjadi berada di dalam genggamannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benakku kemudian mengambil langkah lain, berharap semoga si mas fotokopi tidak mengabulkan keinginan si Bapak. La wong koran toko, kok ya diminta orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi kumenghitung. Kali ini sembari menunggu keluarnya keputusan si mas yang keliatan bingung juga, antara mengabulkan keinginan si bapak atau menolaknya (kayaknya emang si mas belum pernah menemui keinginan seperti keinginan si bapak itu!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Du….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hitunganku terhenti dengan anggukan kepala si mas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah…….&lt;br /&gt;Ga jadi baca, dong…&lt;br /&gt;Hiks..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, it’s okay… itung-itung aku mengisi waktu menunggu dengan ‘belajar berhitung’ dan belajar bersabar, meski mata tak kuasa menahan kantuk dan jaket tak kuasa menghentikan hawa dingin yang akhirnya menempel dikulitku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga papalah, semoga koran itu lebih berguna bagi si bapak.. amiin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7427941349357428260?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7427941349357428260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7427941349357428260&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7427941349357428260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7427941349357428260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/07/sabar-itu-dimana-mana.html' title='sabar itu dimana-mana....'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-613079147223381219</id><published>2008-07-07T06:15:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:55.411-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Belajar egrang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIYEGMQv0I/AAAAAAAAAEc/-vcp1sl0H3g/s1600-h/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(8)+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIYEGMQv0I/AAAAAAAAAEc/-vcp1sl0H3g/s320/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(8)+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220261376736411458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIYEApeLEI/AAAAAAAAAEk/vkwpwjHloYk/s1600-h/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(9)+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIYEApeLEI/AAAAAAAAAEk/vkwpwjHloYk/s320/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(9)+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220261375248313410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Kamis, 3 Juli 2008)&lt;br /&gt;Ketika semua asatidz ribut dengan persiapan latihan ASSEMBLING CLASS (semacam pentas seni yang dihelat tiap akhir semester di sekolah kami) di masing-masing sentra bagiannya, aku melihat seorang anak memisahkan diri, terduduk lesu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah Fahad, salah satu muridku di kelas. Untuk assembling class, dia kebetulan mendapat bagian memainkan egrang. Dan, sampai H-2 dia belum bisa menggunakan alat dari dua bilah bambu itu untuk berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertegun kumemandangnya. Aku jadi teringat bahwa kemarin lusanya aku nyoba bermain egrang. Aku penasaran ma Ustadz Lutfi yang canggih memainkannya. Tapi aku hanya bisa bolak balik terjatuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, aku bermain bersama Daffa, Rafi W, Fahad, dan beberapa anak kelas 2&amp;3. Aku terkesima dengan cara mereka menyemangatiku. Persis dengan bagaimana aku dan para asatidz lainnya menyemangati anak-anak saat PAM-T (salah satu morning activity, setiap hari selasa, yang berisi games-games menantang, yang bisa menaikkan adrenalin anak-anak, sehingga mereka bisa termotivasi untuk melakukan segala sesuatu yang kelihatan sulit).&lt;br /&gt;”Ayo, us... Jangan takut jatuh!”&lt;br /&gt;”Us eva..us eva..us eva”&lt;br /&gt;”Semangat, us!”&lt;br /&gt;Saat aku bisa satu langkah kemudian terjatuh, Rafi W berkata..&lt;br /&gt;”Ndredeg aku...”&lt;br /&gt;Dan terjatuh lagi,&lt;br /&gt;”Awasssssss, us...”&lt;br /&gt;Lagi...&lt;br /&gt;”Aaaa.....”&lt;br /&gt;Layaknya penjaga, mereka bersiap-siap di belakangku, siaga untuk ’nampani’ aku..&lt;br /&gt;Waktu itu, rekorku hanya sampai dua langkah.&lt;br /&gt;Dan, keberhasilanku diiringi dnegan tepukan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian keisenganku terhenti karena aku pengen maen bulutangkis (Hehehe, mumpung jam kosong, jadi aku bisa menyalurkan hasrat untuk main2). Siang itu, aku bisa mengalahkan ustadz Fahmi, guru olahraga! (ctatan: dengan bantuan angin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan berhentinya lamunan, yang mengingatkanku betapa susahnya menguasai egrang, aku meninggalkan panggung, dan menghampiri Fahad.&lt;br /&gt;”Kakak kenapa? Semangat, dong... Tuh, temannya pada latihan disana!”&lt;br /&gt;Pertanyaanku hanya dijawab dengan gelengan kepala.&lt;br /&gt;”Semangat dong, kakak!”&lt;br /&gt;Dijawabnya dengan gerakan tangan memangku kepala...&lt;br /&gt;Tak sabar, akhirnya aku ambil egrang disampingnya...&lt;br /&gt;”Yuk, latihannya ma ustadzah Eva.. Gantian ya...”&lt;br /&gt;Dia diam..&lt;br /&gt;“Ayo, kakak... Fahad bisa, kok!”&lt;br /&gt;“Tapi maennya nggak mau kalo disana. Disini aja...”&lt;br /&gt;“Oke... Kita suit, ya... Yang menang dulu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kita berdua bergantian menggunakan egrang. Karena sama-sama nggak bisa, kita tergelak bersama saat akhirnya terjatuh di langkah kesatu atau kedua.&lt;br /&gt;Untungnya sebelumnya ustadz Lutfi udah ngebocorin rahasia, bagaimana memainkan egrang... jadi, ketika giliran Fahad, dengan sekuat tenaga aku memegangi egrangnya, njagani agar dia tak terjatuh sampai berapa langkahpun! (catatan: Fahad adalah jagoanku di kelas. Bekalnya minumnya selalu sebotol susu dan sebotol air/sirup! Jadi, badannya yang kekar, selain terbentuk karena dia suka sekali bergerak, juga karena asupan nutrisinya).&lt;br /&gt;”Berapa langkah, had?”&lt;br /&gt;”Tujuh”&lt;br /&gt;”Nah, bisa kan? Kakak Hebat!”&lt;br /&gt;”Tapi kan dipegangi!”&lt;br /&gt;”Tapi kan tujuh langkah! Lama-lama pasti bisa!”&lt;br /&gt;”Iya ya...”&lt;br /&gt;Kita berduapun toss bareng!&lt;br /&gt;Siang itu, akupun menuai keberhasilan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua langkah jatuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIMA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuih... hebat!&lt;br /&gt;Sekali lagi aku dan Fahad tergelak (Ustadzah Nunung yang ngonangi kita berdua turut tertawa dari kejauhan!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fyuh, selesai juga simfoni mengasyikkan siang itu. Aku terengah-engah ga habis2.. Tapi, sedikit semangat dan pelajaran bahwa untuk mencapai sesuatu harus diselimuti dengan sikap pantang menyerah. Dengan bantuan dua bilah egrang, Fahad akhinya tahu bahwa sedikitpun kemajuan, adalah hal yang harus disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, saat gladi bersih, dia berhasil melangkah satu langkah tanpa bantuan, dan selanjutnya beberapa langkah dengan bantuan Condro, anak kelas 3, satu-satunya siswa yang dah bisa naik egrang. Tepukan pun menggema saat Fahad (dan Condro) ,menuntaskan langkahnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, tanpa kuasa Allah, hatinya Fahad tak akan tergerak untuk terus semangat dan mengalahkan keragu-raguannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah juga, akhirnya aku bisa menaiki egrang, meski rekor lima langkah belum terpecahkan. Permainan tradisional yang hanya kukenal lewat cerita dan tontonan itu membuatku berlatih menaklukkan rasa takutku sendiri dan yakin bahwa di setiap perjuangan itu tak pernah mulus! Selalu ada cobaan di setiap langkah kita. Itu semata-mata karena Allah sayang pada umat-Nya, sehingga ketika kita akhirnya mencapai cita-cita, rasa puas yang tak peri akan mengalir seiring rasa syukur atas semua pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagai konsekuensinya, egrang khusus anak itu jadi loyo, karena pijakannya lepas, kebanyakan diinjak sama beban sberat aku dan fahad! Hehehe..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-613079147223381219?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/613079147223381219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=613079147223381219&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/613079147223381219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/613079147223381219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/07/belajar-egrang.html' title='Belajar egrang'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIYEGMQv0I/AAAAAAAAAEc/-vcp1sl0H3g/s72-c/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(8)+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1742514844058235472</id><published>2008-07-06T03:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-09T01:39:02.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Tunangan...(ati-ati bacanya, biar ga salah sangka! =&gt;)</title><content type='html'>Aku belum menikah. Karena itu aku tak pernah tahu rasanya dipinang orang.&lt;br /&gt;Tapi, kejadian pagi tadi membuatku tahu rasanya dipinang.&lt;br /&gt;Jika dipisah-pisah, maka akan ada rasa haru, bahagia, dan pastinya rasa syukur atas nikmat Allah berupa cinta yang meletup-letup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tanda cinta kuterima sesaat setelah seluruh rapor (ada dua sebenarnya yang belum kuberikan) terbagikan.&lt;br /&gt;Waktu setelah hampir satu jam bergelut dengan ibu-ibu energik nan cantik, yang satu persatu kulapori perkembangan putra-putrinya yang juga resmi sebagai murid kelas satuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara bagi rapor yang didahului dengan pentas seni seluruh siswa SD ISLAM INSAN KAMIL itu kuawali dengan pengucapan terima kasih atas kepercayaan mereka kepadaku untuk menemani putra-putrinya belajar dan menjadikan anak-anak usia 7-8 tahun itu guru spiritual dan guru kehidupanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa pula kuberucap maaf yang sebesar-besarnya jika ada pelayanan yang kurang memuaskan dan ketidakberdayaan atas usahaku mewujudkan keberhasilan 19 anak abu bakar, dalam kaca mata orang tuanya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prolog singkat kututup dengan mengulangi dan menambahi perkataan ustadz Agus saat sambutan di panggung tadi, bahwa setiap anak adalah berbeda. Dan semua perkembangan anak, meskipun sedikit, harus disyukuri. Maka, dengan bermaksud menganggap bahwa semua muridku juara 1, aku membuatkan piagam kecil bertuliskan nama dan kategori ‘SISWA PALING...’yang berbeda-beda setiap anak. (insya allah ada postingan tentang ‘mantan’ muridku... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah itu, satu persatu wali murid (yang waktu itu, ibu-ibu semua) mengambil rapornya. Permintaan maaf dan rasa terima kasihku, sekali lagi kuucapkan. Rasanya, tak hanya beberapa anak yang waktu itu tetap aja bergelayut mesra padaku (maaf, bukan bergelayut pada ibunya...hehehe...), namun juga ibu-ibu muda itu membuatku merasa penuh syukur atas kesempatan pernah berinteraksi dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam pelajaran tentang pengasuhan anak jadi masukan buatku. Terkadang aku merasa tak pantas menjadi tumpuan curhat mereka tentang tingkah laku anaknya, karena aku sendiri belum pernah punya anak! Tapi bagaimanapun juga, aku wajib menjawabnya! Untung ada bekal hasil curhat dan tukar pendapat dengan ustadz-ustadzah yang udah punya anak atau  udah berkecimpung lama di dunia anak, serta hasil baca buku tentang pengalaman mendidik anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, sampailah pada mama yang terakhir. Waktu itu aku sedikit curiga. Para mama yang suka banget njaga gubug (pizz, ma...) itu tak segera pulang, meski rapor anaknya sudah digenggam. Dan, mama Ochiet yang ketiban giliran terakhir diteriaki untuk cepet-cepet, ga lama-lama ngobrolnya. Tapi, karena aku harus berbicara panjang lebar, jadinya lama deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketika akhirnya selesai, mereka tak juga beranjak. Aku jadi kagok dengan situasi tersebut. Akhirnya, aku mendekati umi Farhan yang duduk di pojok tatanan kursi berbentuk letter U.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eng...ing...eng.. Ternyata para mama yang cerita tentangnya selalu meluncur dari bibir anak-anak hebat itu sedang menunggu situasi dimana aku berada di kelas sendirian, tanpa dilihat asatidz lain..&lt;br /&gt;”Us, ini dari ibu-ibu semua. Sebagai rasa terima kasih dari kami”&lt;br /&gt;Sebuah bungkusan kuterima dengan penuh rasa haru menyesak di dada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, akhirnya aku tahu rasanya dipinang! Sama lebih dari satu orang lagi...&lt;br /&gt;Rasa yang menyingkap kesadaranku, bahwa mereka sangat berarti bagi perjalananku dikala jadi guru anak-anak mereka selama 8 bulan 4 hari.&lt;br /&gt;Rasa yang menghujam sanubariku untuk bersyukur atas persaudaraan yang telah terbangun.&lt;br /&gt;Rasa yang mengoyak hatiku, untuk berjanji lebih mencintai-Nya yang menciptakan makhluk-makhluk-Nya agar saling mencintai&lt;br /&gt;Rasa yang menuntut egoku, untuk selalu berusaha tidak melepas tali silaturrahim dari hati ke hati, dan mempertahankan kelanggungan hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku makin cinta 57 warga abu bakar, hanya karena mengharap cinta-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda-bunda tercinta, terima kasih banyak atas dukungan dan kepercayaannya. Tanpa njenengan-njenengan, saya tak akan bisa beribadah. &lt;br /&gt;Semoga Gusti Allah paring kesehatan, kemudahan, kesabaran, dan kasih sayangnya selalu.&lt;br /&gt;Semoga apa yang pernah saya lakukan bersama ananda-ananda semua, membawa tanda di hati.&lt;br /&gt;Dan, mari kita bersama-sama menemani anak-anak ke pintu masa depan yang gemilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergandengan tangan kita antarkan anak-anak ke gerbang surga, dengan kita turut bersamanya. Insya allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkan saya selalu, bahwa anak-anak adalah janji masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Ingatkan saya selalu, bahwa anak-anak adalah kekayaan paling berharga.&lt;br /&gt;Ingatkan saya selalu, bahwa anak-anak adalah pemilik hati yang paling jernih, yang masih suci dari kontaminasi pengaruh buruk.&lt;br /&gt;Ingatkan saya selalu, bahwa anak-anak adalah pemilik wajah mengkeret saat ada manusia dewasa yang sedang marah.&lt;br /&gt;Ingatkan saya selalu, bahwa anak-anak adalah pemilik hubungan yang erat dengan Rabb-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekuat tenaga, akan kujaga hubungan ini agar kita bisa saling menyapa saat di surga. Amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love u, ma...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 juli 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1742514844058235472?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1742514844058235472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1742514844058235472&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1742514844058235472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1742514844058235472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/07/tunangan.html' title='Tunangan...(ati-ati bacanya, biar ga salah sangka! =&gt;)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5577164726198775546</id><published>2008-07-06T03:35:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:55.819-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='boleh dikatakan resensi'/><title type='text'>HARMONI yang tercipta, antara aku dan mereka... (Hikmah dari lagu HARMONY by PADI)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIZbl2APnI/AAAAAAAAAEs/4wcuPQJdHXE/s1600-h/PICT0093.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIZbl2APnI/AAAAAAAAAEs/4wcuPQJdHXE/s320/PICT0093.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220262879881608818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIZfRWcEUI/AAAAAAAAAE0/QVwm2A6571U/s1600-h/PICT0095.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIZfRWcEUI/AAAAAAAAAE0/QVwm2A6571U/s320/PICT0095.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220262943099982146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Datanglah lagi masa dimana aku harus banyak-banyak menghadap komputer untuk mengingat-ingat kemudian menangkap dan melaporkan seluruh perkembangan murid-muridku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini pula, aku lagi gandrung mendengarkan lagunya PADI yang berjudul HARMONY. So, back sound aktivitasku akhir-akhir ini adalah lagu itu yang kuputar berulang-ulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian aku tersadar, bahwa waktuku tinggal beberapa hari saja, untuk mendampingi 19 anak-anak hebat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya, lagu itu tak lagi milik Piyu dkk. Tapi jadi milikku, karena pesan lagu itu adalah pesan cinta untuk murid-muridku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap mendengar petikan gitar dalam intronya, hatiku berdesir...&lt;br /&gt;Allah... Terima kasih atas 19 jiwa yang pernah Engkau singgahkan ke dalam perjalanan hidupku ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARMONY &lt;br /&gt;By: PADI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘AKU MENGENAL DIKAU TAK CUKUP LAMA SEPARUH USIAKU’&lt;br /&gt;(Baru 7 bulan aku mengenal mereka, dalam 23 tahun perjalanan hidupku)&lt;br /&gt;’NAMUN BEGITU BANYAK PELAJARAN YANG AKU TERIMA’&lt;br /&gt;(Terlalu banyak hal yang aku dapat dari mereka. Tawa itu, canda itu, sorot mata itu, tingkah polah itu, cerita-cerita itu, doa-doa itu..... Ah.. Tak bisa ku menghitungnya!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff:&lt;br /&gt;’KAU MEMBUATKU MENGERTI HIDUP INI’&lt;br /&gt;‘KITA TERLAHIR BAGAI SELEMBAR KERTAS PUTIH’&lt;br /&gt;(Dan, sekelompok manusia berusia 7-8 tahun itu telah menyadarkanku tentang harfiah hidup ini! Bagaimana kita sebenarnya terlahir suci....)&lt;br /&gt;’TINGGAL KULUKIS DENGAN TINTA PESAN DAMAI’&lt;br /&gt;(Hingga kemudian banyak sekali goresan yang mengisi lembar-lembar kehidupan kita..)&lt;br /&gt;’DAN TERWUJUD HARMONI’&lt;br /&gt;(Jika tinta emas yang tertoreh, baiklah segala tindak tanduk dan pemikiran kita. &lt;br /&gt;Jika arang hitam yang tercoreng, maka kerusakanlah yang kita hasilkan!&lt;br /&gt;Sudah berapa banyak arang yang kutorehkan kepadamu, wahai sayang...&lt;br /&gt;Kumohon, maafkanlah aku...&lt;br /&gt;Semoga sedikit goresan emasku, mampu menjadikan hati GEMILANG, yang selalu rindu pada-Nya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’SEGALA KEBAIKAN TAK KAN TERHAPUS OLEH KEPAHITAN’&lt;br /&gt;(Isak tangisku, peluhku, amarahku yang kadang tercipta karna kalian, tak bisa mengalahkan segala kebahagiaan yang telah kalian tularkan kepadaku..&lt;br /&gt;Ya... Senyum kalian, doa kalian, semangat kalian telah mampu menghapus segala keputusasaanku, capekku, saat aku merasa tak mampu menandingi keHEBATan kalian.)&lt;br /&gt;’KULAPANGKAN RESAH JIWA’ &lt;br /&gt;(Biarlah rasa capek, sakit, sedih saat bersama kalian, menguap dengan pasrah...)&lt;br /&gt;’KARNA KUPERCAYA KAN BERUJUNG INDAH’&lt;br /&gt;(Karna ku selalu yakin... Kalian anak-anak hebat! Tetaplah berpegang teguh pada dien kalian, wahai anak-anakku! Karna itulah yang membuat kalian BAHAGIA dalam segala kondisi yang kelak kalian hadapi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to reff 2x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak........ Terima kasih, ya......&lt;br /&gt;Entah jadi apa ustadzah jika tak pernah bertemu kalian!&lt;br /&gt;Catatlah segala HARMONI kita dalam hati kalian, dengan tinta (emas) pesan damai...&lt;br /&gt;I love you all...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30juni&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5577164726198775546?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5577164726198775546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5577164726198775546&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5577164726198775546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5577164726198775546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/07/harmoni-yang-tercipta-antara-aku-dan.html' title='HARMONI yang tercipta, antara aku dan mereka... (Hikmah dari lagu HARMONY by PADI)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SHIZbl2APnI/AAAAAAAAAEs/4wcuPQJdHXE/s72-c/PICT0093.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7988304988826624223</id><published>2008-06-27T02:53:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:55.993-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='boleh dikatakan resensi'/><title type='text'>Karna ALLAH sayang makhluk-Nya(Hikmah cerpen ”Ranting Cahaya”)</title><content type='html'>Lama aku nggak baca majalah yang dulunya jadi lahapan favorit saat masih duduk di bangku SMA. Dari majalah Annida itu, selain aku banyak dapat ilmu agama, juga banyak dapat ilmu tentang tulis menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karna aku pengen mengakrabi dunia remaja lagi, iseng aku beli majalah Annida bulan Mei 2008. Di majalah itu, aku tertarik dengan sebuah cerpen berjudul RANTING CAHAYA karya Anindita Siswanto Thayf yang berhasil menjadi juara 2 Lomba Menulis Cerita Pendek Islami (LMCPI) Annida ke-7. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum aku baca cerpen itu, tak sengaja aku membaca Galeri, sebuah rubrik yang diasuh oleh Joni Ariadinata (penulis yang pada tahun 1994 secara mengejutkan terpilih sebagai Cerpenis Terbaik Pilihan Kompas atas karyanya yang berjudul 'Lampor'), dimana bang Joni membedah cerpen itu dari banyak segi. Bang Joni mengungkapkan bahwa cerpen itu menggunakan sudut pandang penulisan yang tak lazim digunakan di Indonesia. Ketika banyak penulis di Indonesia yang menyebut tokoh utama dalam ceritanya dengan ’aku’ atau ’dia’ (sudut pandang orang pertama dan ketiga), pengarang cerpen itu menggunakan ’kau’. Bang Joni menambahkan bahwa sudut pandang jenis ini membuat hubungan penulis dengan tokoh utama terasa akrab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sudut pandang, bang Joni juga menyebutkan bahwa cerpen itu juga memiliki ketertarikan di segi temanya yang kuat dan spesifik, yaitu kehidupan sebuah pulau paling timur di Indonesia, sekaligus mengerucutkannya dengan menyorot segi pendidikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontan aku langsung membalik halaman 32, dimana cerpen itu terletak! Dan benar, aku dibuat terkesan dengan isi ceritanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru, bujang 27 tahun yang ikhlas mengabdi di sebuah sekolah yang nyaris terlupakan, dimana satu persatu guru yang mengajar disitu tak tahan kemudian meninggalkannya seorang diri. Jadilah dia kepala sekolah, guru, pustakawan, tenaga administrasi, di sekolahnya. Jabatan-jabatan yang dilakukan dengan gelarnya sebagai sarjana olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah tempatnya bekerja pun sungguh MENCENGANGKAN! Dari kelas 1 sampai 6, dengan 40 siswa, belajar di satu bangunan darurat. Dari tempat tinggalnya, dia harus menyeberangi sungai. Belum jika waktunya kelas enam ujian. Si guru harus mengantar mereka ujian, dari sekolah di hulu, hingga ke kabupaten di hilir. Untuk sampai di tempat ujian, dua harian penuh dia dan murid-muridnya mendayung. Pagi sampai malam, hingga pagi lagi di hari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan tidak hanya disitu. Kultur masyarakat yang mempengaruhi budaya belajar murid-muridnya adalah sebuah misteri yang harus terus dia pecahkan. Murid-muridnya yang lebih memilih ikut orang tuanya berburu di hutan, daripada harus datang belajar di sekolah bersamanya. Yang ’hanya’ bercita-cita jadi pemburu atau seorang istri itu. Namun dia berfikir, jika mereka terus-terusan seperti itu, kelak mereka hanya akan mewarisi keterpurukan hidup orang tuanya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS_Uah_gaI/AAAAAAAAAEU/pnysmQDwNgE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS_Uah_gaI/AAAAAAAAAEU/pnysmQDwNgE/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216504625842061730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ketika dia harus berhadapan dengan masalah bahwa agamanya berbeda dengan sebagian besar masyarakat di sekitarnya. Dia ingat ketika murid-muridnya terheran-heran saat melihatnya menunaikan sholat. Kata muridnya, ”Pak Guru, apa yang Bapak Guru bikin tadi? Berdiri diam macam pohon, trus tunduk pegang lutut,trus berdiri lagi, trus duduk, trus berdiri lagi. Tidak capek ka?” Kemudian mereka menirukan bersama-sama gerakan-gerakan sholatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hal itu dibuatnya sebuah semangat untuk meneruskan kegiatan dakwahnya, di tengah kenyataan-kenyataan yang menggelitiki ghirah berjuang di jalan ALLAH yang bersemayam di dadanya, seperti kenyataan bahwa murid-muridnya itu masih suka bertelanjang bulat ketika berburu di padang terbuka, masih pula berburu babi untuk makanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yakin, dalam doanya, dia harus kuat, karna dia yakin suatu saat ALLAH akan menunjukkan padanya bukti nyata segala usahanya untuk mengantarkan murid-muridnya menjemput masa depan yang gemilang. Dan benar, suatu hari seorang muridnya, anak suku asli PAPUA, bilang ”Pak Guru, matahari lewat di atas kepala sudah. Tidak berdoa dulu ka? Kitong sudah siapkan air dan sapu-sapu kelas untuk Bapak Guru pakai berdoa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, sebuah cerita yang mampu menggetarkan hatiku. Menyadarkanku untuk terus bersyukur, ketika terkadang aku merasa bosan dengan perjalanan ke sekolah yang selalu terburu-buru, merasa putus asa dengan murid-muridku yang super duper aktif dan kreatif... Pun ketika aku menyadari lingkungan kerjaku yang sungguh kondusif untuk beragama serta tercukupi untuk selalu mengembangkan diri dan kreativitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya aku jadi pak guru tadi, mampukah aku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya allah, selama nyawa masih di raga, selama hati masih menghamba pada-Nya, segala hal akan ada jalan keluarnya. Pak guru tadi yang sepanjang perjuangannya sebenarnya mengandung keluh kesah dan nyaris putus asa, selalu diberi kesabaran dan ketabahan, karena tekadnya yang bulat, mencerdaskan anak didiknya, yang selalu menatapnya lugu dan membuatnya merasa hangat karena cinta dan kasih yang tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat dengan seorang teman, yang menulis pengakuan di blog, bagaimana dia sempat putus asa saat tahu akan dipindahtugaskan di pulau paling jauh dari pulau Jawa, dengan berfikir untuk keluar dari pekerjaannya. Tapi, karna kuasa Allah-lah, insya allah dia tetap menetap disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku makin yakin, Allah selalu bersama hamba-Nya yang sabar dan selalu bersyukur. Semoga...&lt;br /&gt;Sabar itu...&lt;br /&gt;Jiwa penuh syukur itu...&lt;br /&gt;Selalu bersamaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to Annida No. 9/VII Mei 2008.&lt;br /&gt;foto pinjam pendidikanpapua.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7988304988826624223?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7988304988826624223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7988304988826624223&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7988304988826624223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7988304988826624223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/karna-allah-sayang-makhluk-nyahikmah.html' title='Karna ALLAH sayang makhluk-Nya(Hikmah cerpen ”Ranting Cahaya”)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS_Uah_gaI/AAAAAAAAAEU/pnysmQDwNgE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-184291629759632847</id><published>2008-06-27T02:49:00.001-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:56.219-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>“Rumah nenekku itu...” (belajar korespondensi ala kelas Abu Bakar)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS4BdAKNVI/AAAAAAAAAEE/funHYM8RoXk/s1600-h/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(4)+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS4BdAKNVI/AAAAAAAAAEE/funHYM8RoXk/s200/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(4)+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216496603506554194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, anak-anak hebat di kelas abu bakar bersorak gembira ketika ustadzahnya menyampaikan bahwa surat yang mereka tulis untuk teman-teman di SD Al Falah 1 Tropodo Sidoarjo 1 bulan yang lalu, udah dibalas. Saat satu persatu surat dibagikan, mereka bersemangat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasillah skenario yang dirancang oleh ustadzahnya. Dengan alasan, jika masa kanak-kanaknya dulu udah terbiasa berkorespondensi, berarti, murid-muridnya pasti bisa. Dan alhamdulillah, karena punya teman di lain kota yang bisa diajak kerjasama menjalankan skenario, jadilah kegiatan surat menyurat yang sebenarnya untuk mengampu indikator pembelajaran MENCERITAKAN PENGALAMAN ini (ustadzah Mufidah, terima kasih yaa...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya dengan masa kecil si ustadzah, anak-anak masa kini tidak begitu akrab dengan namanya kantor pos. Bagaimana tidak tertinggal, jika jasa pos sekarang terkalahkan oleh media komunikasi yang lain, seperti SMS ataupun EMAIL. Karena itu, dia membuka cakrawala anak tentang asyiknya menunggu pak pos datang ke rumah kemudian menyerahkan surat balasan. Lebih asyik lagi ketika tahu perangko yang digunakan bergambar bagus sehingga dapat dikoleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, selama kantor pos belum musnah ditelan bumi, kegiatan surat menyurat diyakini dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan tulis menulis anak. Karna udah diketahui bahwa komunikasi tulis itu lebih MENANTANG daripada lisan secara langsung. Dalam bertukar pikiran via tulisan, si pembaca tidak bisa menginterupsi sebagaimana saat pendengar meminta mengulangi penjelasan lawan bicaranya saat merasa tidak paham maksud sebuah cerita. Ketika menulis surat, seseorang akan berusaha untuk menulis selengkap-lengkapnya dan sedetail-detailnya sebuah informasi, agar orang yang ditujunya tidak salah sangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, terlepas dari isi surat yang otomatis menggelitik sesuai gaya anak, seperti pertanyaan Vian untuk Taj ”Apakah di sekolahmu ada lumpur?” dan ”Lumpurnya udah sampai mana?”, gambaran anak-anak tentang komunikasi via pos masih minim. Lihat saja apa yang ditanyakan si Ochiet kepada ustadzahnya...&lt;br /&gt;”Us, berarti kalo aku mengirim surat ke Jakarta, pak posnya pergi ke Jakarta juga?”&lt;br /&gt;Dijawab oleh ustadzahnya, ”Bukan begitu sayang, saat suratnya mbak Ochiet udah ditaro di kantor pos, pak pos di Tuban akan mengumpulkan surat yang mau ke jakarta, lalu dikirim pake truk. Nah, kalo truk itu udah sampai di Jakarta, gantian pak pos Jakarta yang mengantar surat ke alamat yang dituju”&lt;br /&gt;Ada juga kalimat Awa...&lt;br /&gt;”Us, aku jadi pengen ngirim surat ke nenekku yang di Cirebon”&lt;br /&gt;”Iya, ditulis aja mbak.. Ntar dikirim. Minta alamatnya nenek ke ibu”&lt;br /&gt;”Mm... Rumah nenekku tu pokoknya nomor dua, us..”&lt;br /&gt;“Iya, alamatnya harus lengkap, sayang... Kalo ndak, suratnya bisa nyasar..”&lt;br /&gt;”Oia ya, us...”&lt;br /&gt;Si ustadzah mengira, urusan dengan si Awa selesai. Ternyata, sekali lagi si Awa memanggil..&lt;br /&gt;“Us, rumahnya nenekku tu ya, masuk ke gang kecil. Kan di pojok itu ada toko Anugrah, nah, sampingnya itu ada gang. Masuk aja, insya allah rumah nomor dua..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, PR buat si ustadzah untuk sekali lagi menguatkan cerita tentang surat menyurat via pos. Agar budaya itu tidak punah. Bayangin aja kalo budaya itu punah... Berapa banyak pekerja pos yang akan menderita jika lahan pekerjaannya dilibas oleh teknologi yang emang nggak dipungkiri, lebih cepat dan mudah! Wallahu’alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-184291629759632847?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/184291629759632847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=184291629759632847&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/184291629759632847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/184291629759632847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/rumah-nenekku-itu.html' title='“Rumah nenekku itu...” (belajar korespondensi ala kelas Abu Bakar)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SGS4BdAKNVI/AAAAAAAAAEE/funHYM8RoXk/s72-c/Let%27sT%C3%A4k%C3%A9Phot%C3%B6+(4)+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1883720461305614101</id><published>2008-06-27T02:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T02:47:34.616-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Syukuran ala Kelas Abu Bakar dan Umar bin Khattab</title><content type='html'>”jika mau bersyukur, pasti akan Aku tambah nikmat-Ku padamu; &lt;br /&gt;            Jika kau mengkufuri nikmat-Ku, sesungguhnya azab-Ku teramat pedih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, sayang sekali aku lupa nggak mengabadikan momen penuh rasa syukur ala murid-murid kelas satu tadi. Andai ada foto yang bisa menyertai tulisan ini, iklim seru dan menggiurkan akan dapat tersalurkan pada yang baca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak! Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat Allah yang telah menyertai kami selama empat hari evaluasi akhir semester kemarin, para ustadzah kelas satu dan murid-muridnya sepakat untuk bikin yang seger-seger, guna disantap bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide muncul pertama dari kelas Umar yang mau membuat rujak. Karna kelasku jarang sekali ada banca’an hingga nyiprati kelas Umar, akhirnya aku menawarkan ke anak-anak Abu Bakar, apa yang mereka inginkan untuk menunjukkan rasa syukur pada Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya khas.&lt;br /&gt;“ Es degan!”&lt;br /&gt;“Es kopyor!”&lt;br /&gt;“Masakan Padang!&lt;br /&gt;Hingga akhirnya ada yang diplomatis... “Us, kan kita dapat rujak dari Umar, kita bikin minumnya aja!”&lt;br /&gt;“Oia, bikin es buah aj!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, mereka terbagi dalam kelompok-kelompok bahan-bahan membuat es buah.&lt;br /&gt;“Buah apa ya, yang bisa dibuat es buah?”&lt;br /&gt;“Semangka!”&lt;br /&gt;“Melon”&lt;br /&gt;“Pepaya”&lt;br /&gt;“Nanas”&lt;br /&gt;“Leci”&lt;br /&gt;“Jeruk”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, saat pesta pun datang! Ustadzah Lilik, partnerku yang cantik jelita, harus rela menghadapi bauh-buahan yang buanyak, dan memotonginya kecil-kecil. Saat aku akan menuang sirup, seorang ikhwan angkat bicara..&lt;br /&gt;”Us, jangan manis-manis, ya...”&lt;br /&gt;Yang lain menyahut, ”Lo, es buah enak manis!”&lt;br /&gt;”Ndak, ntar kita bisa kena diabetes!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua sudah membentuk lingkaran besar, sebelum rujak dan es buah disantap, para ustadzah kelas satu yang berkumpul di tengah mengajak mereka untuk menyikapi ’tasyakuran’ yang sempat membuat repot para wali murid ini, sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan ALLAH pada mereka.. Barakallah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1883720461305614101?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1883720461305614101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1883720461305614101&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1883720461305614101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1883720461305614101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/syukuran-ala-kelas-abu-bakar-dan-umar.html' title='Syukuran ala Kelas Abu Bakar dan Umar bin Khattab'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-4475878654555430236</id><published>2008-06-21T02:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-21T02:53:48.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><title type='text'>apel jatuh nggak jauh dari pohonnya</title><content type='html'>Seorang ahli hypnotherapy untuk pendidikan anak-anak pernah mengatakan dalam sebuah pelatihan yang kuikuti. Bahwa anak-anak itu adalah telaga bening yang siap menerima cahaya-cahaya yang diberikan lingkungannya. Apalagi, anak-anak adalah imitator terbaik dalam masa hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua dan guru, sebagai ‘contoh’ bagaimana harusnya mereka mengarungi hidup, adalah salah satu orang-orang yang bertanggung jawab atas kondisi psikologis seorang anak. Apa yang dilakukan oleh mereka, secara sengaja maupun tidak, menjadi sebuah rekaman bagi anak-anak. Dan, tanpa sadar ataupun tidak, anak-anak kemudian akan melakukan hal yang sama seperti apa yang telah didapatkan, dirasakan, dilihat, dan didengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang susah jadi ‘orang tua’ di hadapan anak-anak, jika aku bisa menyimpulkan dari pelatihan waktu itu. Belum berhenti debar dadaku saat tahu bahwa APA YANG DIUCAPKAN ORANG TUA, BISA JADI DOA. Misalnya orang tua sering ngrasani anaknya.. “Anakku iku bandhel ra ketulungan!” Secara otomatis, gelombang otak dan nurani orang tua akan diterima oleh anak dengan hati mereka yang super bening, mengalir bersama darah mereka, mengisi tiap pori, hingga sampailah pada seorang komando, yang kemudian memerintahkan seluruh anggota tubuh untuk selalu bertindak bandel! Nah, berapa kali aku ngrasani murid-muridku, sambatan pada teman-temanku tentang tingkah polah mereka yang super duper hebat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadaku kembali berdebar ketika mengetahui kenyataan bahwa apa yang dilakukan anak-anak, sebagian besar adalah cerminan dari orang-orang tua di sekitarnya. Jangan menyalahkan siapa-siapa dulu, jika seorang anak berlaku kurang tepat. Langsung berkacalah pada diri kita, apa yang pernah kita lakukan, hingga anak-anak menirunya. Sang trainer yang juga psikolog anak itu mencontohkan ketika anaknya mulai berani mengacungkan tinju. Bukan anaknya yang kemudian dia salahkan, atau lingkungan bermain si anak yang dia kambing hitamkan. Namun, langsung dia instropeksi dirinya. Apakah dia pernah mendaratkan tinju? Ternyata setelah mengalami proses pemikiran dan muhasabah yang panjang, hal itu benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sebuah bukti sungguh mencengangkanku! Dulu, ketika aku kebingungan dengan hobi para siswa akhwat yang kedelapannya cantik semua, yaitu ngambek-ngambekan, aku kebingungan cari sebabnya. Hingga aku menyimpulkan bahwa itu disebabkan oleh media (seperti yang kuposting dengan judul ‘khasiat hati tenang’). Ternyata, suatu hari, aku menyadarinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, aku sungguh kesal dengan tingkah mereka yang masih mbulet aja saat dhuhur udah datang. Aku dieeeeem aja! Aku biarkan mereka larut dalam permainan mereka, hingga akhirnya mereka sadar dengan sikap diamku. Kontan mereka langsung bingung membentuk shaf. Entah angin darimana yang menggelitik nuraniku, sehingga aku menyimpulkan bahwa sikap ngambekku ini telah ditiru oleh para akhwat. Dan ternyata benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuang segala egoku, dan kembali kugelar dialog, tentang mengapa aku diem aja! Para akhwat banyak yang bilang “Ustadzah ele’an! Masa kok diem ajaaa! Ngambek, ya...?” Astaghfirullah, ternyata benar! Akhirnya, aku mengurangi rasa ngambekku, hingga tragedi permen yang kuposting sampai berapa kali itu! Walhasil, alhamdulillah hingga sekarang, beberapa bulan setelah aku sadar, para akhwat selalu kompak dalam bermain dan belajar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, baru-baru ini, gantian gerombolan ikhwan yang bikin aku bingung! Mereka terlihat lebih kasar daripada sebelumnya! Sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit bertengkar. Sering satu sama lain berbicara dengan berteriak-teriak, da bumbu emosi terpercik disana-sini. Bahkan, seorang ikhwan yang dulunya khas dengan kelembutan hatinya, sekarang sensitif banget! Saat disenggol temannya aja, dia langsung marah-marah! Parahnya, yang nyenggol adalah anak yang berwatak asli keras! Jadilah adu mulut! Dan, para akhwat sekarang jadi bingung! “Us, si **** kok sekarang nakal ya, us?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cara, misalnya membudidayakan hadist dan cerita hikmah, atau menggunakan majas pertentangan misalnya ketika terlihat mereka mulai bertengkar aku langsung berkata “Nih kak, ada cutter.. Satu buat kakak, satu buat kakak... Yang seru ya, kalo bertengkar..”, namun hingga siang tadi, masih saja kelas gampang tersulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, aku baru tersadar sekali lagi, setelah lama terpuruk dalam pencarian sebab dari pihak lain! Ya, akhir-akhir ini aku sering ngomong dengan nada tinggi (contohnya di postingan ’monster itu ternyata...’). Akhir-akhir ini pula aku mudah sekali tersulut emosi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mungkin yang di tangkap oleh hati-hati jernih milik para jagoan di kelasku! &lt;br /&gt;Duh Gusti, nyuwun pangapunten... &lt;br /&gt;Sebenarnya capek juga harus teriak-teriak, harus mengeluarkan kata ’tidak boleh’ atau ’harus’... &lt;br /&gt;Sebenarnya kasihan juga melihat wajah-wajah yang mengkeret atau tersentak ketika rentetan kata bernada tinggi dan keras mampir di gendang telinga mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weleh-weleh... Emang menantang, ya punya anak itu... Harus selalu mawas diri, periksa diri sendiri.. Jangan-jangan segala tingkah laku anak-anak yang kita anggap jelek, itu juga sebenarnya karena tingkah laku kita yang jelek juga! Misalnya ketika anak kita anggap ’aneh’ karena tidak pernah  mau bilang terima kasih, ya jangan salahkan dia, jika kita sendiri berat untuk mengatakan itu! Atau ketika kita tahu bahwa si anak suka memukul temannya... Darimana dia tahu cara memukul jika dia tidak pernah melihat orang-orang yang dianggapnya contoh itu telah menunjukkan cara memukul dengan ’baik’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, hal itu nggak bikin aku putus asa dan tak pengen punya anak! Dari kejadian di atas, aku jadi tahu kalo aku nggak boleh ngambekan dan marah-marah, jika ingin anakku tak ngambekan dan suka marah... Bukan begitu wahai pahlawan kesiangan, calon bapaknya anak-anakku? (Hahahaha... Ngomong sama apa, eh, siapa, us?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kata, mari, para orang dewasa di sekeliling ananda tercinta, untuk selalu mencari sebab pada diri kita atas permasalahan yang dihadapi ananda, sebelum kita mencari kesalahan di tempat lain! Ingat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Yang datangnya dari hati, akan diterima oleh hati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk murid-murid ABU BAKAR... Yuk, kita isi hari-hari terakhir kebersamaan kita dengan kelembutan hati dan kasih sayang.. Love you all!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-4475878654555430236?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/4475878654555430236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=4475878654555430236&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4475878654555430236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/4475878654555430236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/apel-jatuh-nggak-jauh-dari-pohonnya.html' title='apel jatuh nggak jauh dari pohonnya'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-199819216707379428</id><published>2008-06-14T18:40:00.000-07:00</published><updated>2008-06-14T18:42:47.856-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><title type='text'>“Habiskan Semua!”</title><content type='html'>Dapat ilmu tentang parenting, ternyata tidak hanya dari seminar mahal. Hanya dengan ngikut Ustadzah Nunung ngisi ta’lim rutin bagi para siswa akhwat Jumat itu, aq dapat oleh-oleh tentang bagaimana menyikapi kesalahan yang dilakukan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ceramah ustadzah Nunung bertopik bagaimana jadi muslimah yang tangguh dan disayang Allah. Salah satu caranya adalah seorang perempuan itu harus bisa memasak. Ustadzah Nunung kemudian bercerita tentang pengalamannya saat masih usia sekolah dasar dulu. Waktu itu beliau disuruh bundanya menggoreng ikan. Cara memasukkan ikan kemudian menutup wajan udah dilakukan dengan benar. Namun, setelah itu, sembari menunggu si ikan matang, ustadzah Nunung bermain loncat tali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hasilnya bisa ditebak. Saat sang bunda datang dari warung, Ustadzah Nunung ‘kehilangan’ ikan gorengnya! Yang ada hanya duri ikan menghitam! Sang bunda tidak marah. Beliau hanya bilang, “Mangkane yen nggoreng ikan ojo ditinggali”. Dari situ, ustadzah Nunung kecil menambah satu lagi pelajaran tentang menggoreng ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa detik, seorang akhwat kecil di shaf belakang unjuk suara..&lt;br /&gt;“Aku pernah us, waktu itu, aku mau menanak nasi di rice cooker. Aku nggak tahu, airnya aku beri sampai penuh. Jadinya, pas mateng, nasinya nggak ada. Adanya bubur! Terus mamaku marah-marah, aku disuruh ngehabisin semuanya! Aku sedih, us...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Nunung dengan bijak menyikapi, “Gitu bilang sama mama, kak... bilang kalau kakak nggak tahu, terus minta ngajari biar tahu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah sekelumit kejadian yang bikin aku ketawa dalam hati, sekaligus menangkap satu hikmah dibalik sketsa dengan setting masjid Insan Kamil yang berada diatas bukit. Seandainya mama si akhwat kecil tadi berlaku seperti bundanya ustadzah Nunung, yang memaknai setiap kegagalan sebagai awal kesuksesan dan menghargai apapun yang dilakukan anak, si akhwat enerjik itu akan merasa lebih tertantang untuk memperbaiki ‘percobaannya’ lain waktu, dengan pertimbangan-pertimbangan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memberi hukuman, si anak jadi sedih dan merasa bahwa dialah orang gagal! Bisa saja dia tidak akan mau lagi melakukan ‘percobaan-percobaan’ selanjutnya, hanya karena dia tidak merasa percaya diri dan merasa bahwa orang tuanya sendiripun telah menganggapnya gagal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aq jadi inget saat menonton acara parenting di salah satu stasiun swasta (cara lain dapat ilmu parenting yang murah). Acara itu menyampaikan bahwa salah satu jalan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak adalah dengan menghargai setiap perbuatan anak, dan terus memotivasinya untuk selalu bangkit dan memperbaiki kesalahannya. Nah, semoga si akhwat tadi nggak kapok masak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-199819216707379428?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/199819216707379428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=199819216707379428&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/199819216707379428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/199819216707379428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/habiskan-semua.html' title='“Habiskan Semua!”'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3654584603282037361</id><published>2008-06-14T18:31:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:56.896-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>BAPAKKU dan MASA PENSIUNNYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRy08yGTmI/AAAAAAAAAD0/OKm-JlYqnUk/s1600-h/ma+bokap.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRy08yGTmI/AAAAAAAAAD0/OKm-JlYqnUk/s200/ma+bokap.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211916922769526370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmat Allah satu ini, adalah the greatest man in the world for me! Yup, bapakku, pak Imam, yang meski gelarnya SH, ternyata nyasar ke ladangnya SE ato S.Ak! Beliaulah yang mengajariku tentang apa itu masa depan, bagaimana menyikapinya, dan bagaimana mewujudkannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria 54 tahun, yang keliatan cool tapi sebenarnya humoris abis! Meski di rumah sering jadi bahan ’cercaan’ (astaghfirullah..), tapi kalo waktu sholat datang, aku n adik-adikku masih ada yang tekun dengan apapun pekerjaan kami, beliaulah alarm paling ampuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, waktu kecil, aku jadi inget beliaulah yang ’memaksaku’ untuk suka nulis. Sekitar usia 6 tahun, beliau menghadiahiku sebuah buku diary yang harus kuisi setiap hari, dengan laporan tentang kegiatanku. Pernah pula, saat beliau pergi kursus selama 1 bulan ’hanya’ di Surabaya, aku diajak bercakap-cakap via surat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, akhir-akhir ini si bapak mulai bingung dengan masa pensiunnya yang tahun depan bakal datang! Wajar emang, melihat sehari-harinya beliau selalu pergi pagi pulang petang terus kemudian beliau bakal menjalani masa ’tidak bekerjanya’.&lt;br /&gt;Beliau ingin mengisi hari-hari tuanya dengan tetap bekerja. Statementnya yang bikin geli adalah... ”La piye, ra ndang nduwe putu,e... Koncone bapak kuwi akeh sing nyritakne momong putu... la aku, ape lapo coba, yen ra golek gawean liyane?”. Karna itu, sebenarnya udah beberapa bulan lalu, beliau ingin berbisnis.&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika beliau bilang, ”Nduk, aku tak tuku gerobak wae ya... Terus tak dodolan minyak keliling...”. Sontak aku tertawa dan bilang, ”La monggo! Tenan, lo nggih!” Tapi, untungnya, tak perlu keliling, alhamdulillah, minyak tanah yang dijual ibu di rumah udah cukup laris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide-ide gila beliau terus berdatangan untuk mengisi masa tuanya kelak (yah, tak apalah, daripada terus merongrongiku dengan keinginan momong cucunya!). Baru-baru ini, beliau udah mulai merintis bisnis pot bunga di Semanding, join sama mas sepupuku. Semua dipersiapkan dengan baik, termasuk toko dan juga bunganya!&lt;br /&gt;Suatu malam, aku diajak ke toko itu. Dan aku sungguh kagum dengan apa yang udah dilakukannya! Banyak pot berjejer. Dan semua membuatku berdecak kagum. Potnya lucu-lucu! Bentuknya aneh-aneh, tapi harganya ga aneh-aneh. Mulai dari harga 4000, namun udah dapat pot yang artistik dan terkesan elegan. Sayangnya aku belum punya rumah dewe, jadi ya hanya bisa membayangkan akan ditaruh di ruangan mana pot-pot itu.&lt;br /&gt;Bapakku dengan semangat bercerita tentang pot-pot itu. Sungguh aku berfikir, ”bapak iki nggawe usaha iki kapan, kok cepet tenan dadine?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxrI4zntI/AAAAAAAAADU/ajJtMT4fChA/s1600-h/DSC01844.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxrI4zntI/AAAAAAAAADU/ajJtMT4fChA/s200/DSC01844.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211915654708567762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxrB-CKpI/AAAAAAAAADc/fGd5gFhzrHk/s1600-h/DSC01832.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxrB-CKpI/AAAAAAAAADc/fGd5gFhzrHk/s200/DSC01832.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211915652851444370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxro2jZMI/AAAAAAAAADk/mtWROC27qCk/s1600-h/DSC01863.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRxro2jZMI/AAAAAAAAADk/mtWROC27qCk/s200/DSC01863.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211915663289050306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat keluar, ternyata di samping toko ada banyak tanaman hias hasil budidaya mas sepupuku yang bertangan hijau. Dan tanaman pegangannya terlihat cantik dan berdiri gagah. Sekali lagi aku bertanya dalam diri... ”iki nyiapnone kapan, to...” Salut banget untuk bapakku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pokoke aku emoh koyok konco-koncoku sing wis pensiun terus gerah, dadi tanggungane wong omah!” adalah prinsip seorang pekerja keras seperti bapakku. Beliau tidak mau istirahat. Beliau masih ingin terus bisa berkiprah di masa tuanya! &lt;br /&gt;Itulah bapakku yang selalu menatap ke depan, yang mengajariku rasa cinta pada ALLAH, yang selalu mengajakku diskusi tentang banyak hal, yang mengajariku tentang kegigihan dan kesabaran, yang pernah bersepeda pancal dari ponorogo ke jogja saat mudanya, yang menangis saat ada kabar aku gagal minta tanda tangan dosen pembimbing skripsi, yang menjadi cerminan suami idealku kelak, dan lain sebagainya!&lt;br /&gt;Berjayalah dengan apa yang sedang dan akan engkau lakukan, pak! Semoga ALLAH selalu melindungimu, memberikan kesehatan, dan keselamatan.. Semoga aku selalu bisa membuatmu bahagia... &lt;br /&gt;Dan juga, semoga dagangan POT dan BUNGA nya cepet laku!Amien..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3654584603282037361?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3654584603282037361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3654584603282037361&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3654584603282037361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3654584603282037361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/bapakku-dan-masa-pensiunnya-nikmat.html' title='BAPAKKU dan MASA PENSIUNNYA'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRy08yGTmI/AAAAAAAAAD0/OKm-JlYqnUk/s72-c/ma+bokap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3700965120365283219</id><published>2008-06-04T02:23:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T02:32:47.338-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>monster itu ternyata....</title><content type='html'>Siang itu, ada monster di kelas Abu Bakar!&lt;br /&gt;Si monster tampak putus asa! Lihat aja raut muka merahnya, dengan dada naik turun menahan tembakan emosi!&lt;br /&gt;Ketika itu, suasana kelas riuh, padahal pelajaran yang akan ditaklukkan termasuk susah bagi beberapa orang.&lt;br /&gt;Si monster ini melabeli dirinya lulusan bahasa inggris yang tak pernah mengajar berhitung, tapi saat itu dia sadar ada beberapa muridnya yang belum mahir menghitung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, dengan maksud menandingi suara 18 (yang satu entah kemana) anak-anak aktif dan kreatif, si monster berteriak keras! Dan, ternyata ujung-ujungnya teriakannya itu bernada tinggi! Terkesan membentak sehingga beberapa wajah menjadi ciut dan takut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana kelas menjadi sedikit tegang. Namun, para korban teriakan yang dianggap belum semampu teman-temannya dalam mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan, ternyata tetap aja tidak bisa terkonsentrasi menghadap ke papan tulis dan menyimak baik-baik apa yang dijelaskan si monster! Sedangkan teman-temannya yang sudah merasa bisa, mulai tidak sabar menunggu mereka! Keramaian pun terjadi kembali. Dan, bisa ditebak, orkestra siang itu terdengar sumbang! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si monster yang jadi konduktor memberi aba-aba dengan penuh emosi. Para pemain terompet meniup terompetnya keras-keras. Para pemain biola memainkan nada-nada yang berbeda-beda. Beberapa pemain gitar memilih untuk bersembunyi di balik gitarnya karna saking takut dan terganggunya dia dengan tingkah laku si monster!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ulah si monster karena merusak konser, terhenti dengan berkumandangnya adzan dhuhur. Saat mendampingi sholat murid-muridnya, si monster merasakan sesuatu yang aneh di tenggorokannya. Saat ditelusuri baik-baik, ternyata tenggorokannya kecapekan karena habis dibuat teriak-teriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak melewatkan momen usai sholat yang sejuk dan tenang, si monster mengakui kesalahannya..&lt;br /&gt;“Kakak, maafkan ustadzah, ya...”&lt;br /&gt;“emang kenapa, us?” &lt;br /&gt;“tadi ustadzah udah marah-marah ya?”&lt;br /&gt;“Iya...!!!” jawab mereka dengan sengit&lt;br /&gt;“O, gitu itu brarti ustadzah marah, ya?”&lt;br /&gt;Sebuah suara serasa menusuk kalbu, “Katanya La taghdob walakal jannah (Janganlah suka marah maka bagimu surga)!” &lt;br /&gt;Satu suara lagi... “Ustadzah Insan Kamil kok marah-marah!”&lt;br /&gt;“Aduh kak, maaf ya... Sekarang ustadzah kayaknya sedang dihukum sama Allah..”&lt;br /&gt;”Kenapa?”&lt;br /&gt;”Tenggorokannya ustadzah sakit, kak!”&lt;br /&gt;”Laiya, us, mangkanya jangan suka marah-marah!”&lt;br /&gt;”Iya kak, ya...maaf ya! Maksud ustadzah itu nggak mau marah... Ustadzah hanya ingin mengimbangi suara kakak aja, agar kakak semua bisa dengar suara ustadzah.. Kakak inget bagaimana ustadzah waktu pertama kali mengajar kakak? Apa yang ustadzah keluhkan? Ya, suaranya ustadzah nggak bisa sekeras suara 19 anak kecil!”&lt;br /&gt;”Iya us, dimaafkan..”&lt;br /&gt;”Kira-kira, kenapa ya, kak, ustadzah kok sukanya marah-marah sekarang?”&lt;br /&gt;”Soalnya anak-anaknya rame!”&lt;br /&gt;”Nah, karena ustadzah sayang sama kakak semua, ustadzah ingin agar kakak semua itu bisa dengar suaranya ustadzah. Jadi ustadzah berbicara keras. E, lakok keterusan kayak mbentak ya, kak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, konser yang membara siang itu ditutup dengan lagu lembut yang menggetarkan jiwa. Sebuah penyesalan telah menguap, seiring permintaan maaf yang terpenuhi. Angin sepoi-sepoi seolah membelai hati semua yang ada di ruangan kelas itu. Si monster akhirnya sadar... Bahwa apa yang dilakukannya telah merugikan orang banyak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sadar, betapa lembutnya hati anak-anak. Sehingga dari nada suara yang berubah aja, mereka udah menangkap maksud yang lain. Tapi alhamdulillah, baru di nada suara. Jangan sampai lebih parah lagi! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa amat sangat bersalah ketika di dalam benaknya terlintas pemandangan wajah-wajah ketakutan melihat mukanya yang ngotot. Padahal wajah-wajah itu adalah wajah-wajah mungil terkasihnya, yang dititipkan ALLAH melalui kelasnya. Yang seharusnya selalu dibelainya dengan hati yang tenang dan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa amat sangat gagal, karena telah mengorbankan kegembiraan dan ketenangan anak-anak tercintanya, demi sebuah rasa keputusasaan dan ketidak percaya dirian yang terus menyesak, ketika dia merasa tidak bisa mengalahkan keadaan yang tengah membelenggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ALLAH, maaf kakak...&lt;br /&gt;Love you all because of ALLAH&lt;br /&gt;Karena ALLAH ustadzah bisa ada untuk kakak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3700965120365283219?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3700965120365283219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3700965120365283219&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3700965120365283219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3700965120365283219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/monster-itu-ternyata-ustadzahku.html' title='monster itu ternyata....'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1248202562348323813</id><published>2008-06-02T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:57.111-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>KETOPRAK GURU</title><content type='html'>Saat malam tampilan POWER CAMP SD Islam Insan Kamil kemaren, para guru tidak mau kalah dengan siswanya. Saat para siswa berlomba-lomba unjuk kebolehan berupa menyanyi, atraksi keseimbangan dengan menumpuk-numpuk orang, melawak, break dance, baca puisi, para guru menampilkan ketoprak.&lt;br /&gt;Sebenarnya bukan ketoprak murni, karna tidak ada gamelan+sindennya. Tapi, kita semua kompak mementaskan lakon IBRAHIM MENCARI TUHAN menggunakan bahasa Jawa.&lt;br /&gt;Fenomena saat presentasi proyek akhir, dimana siswa akan mendapat pertanyaan tentang semua pelajarannya termasuk bahasa Indonesia, Arab, Inggris, dan Jawa, menunjukkan, bahwa kemampuan mereka dalam berbahasa daerah mereka terkalahkan dengan kemampuan bahasa luar negeri mereka! Fenomena lain adalah saat digelarnya olimpiade multi bahasa baru-baru ini, yang juga menunjukkan bahwa saat para peserta berbicara dalam bahasa Jawa, saati itulah yang menurut mereka paling sulit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna itulah, untuk membudayakan kembali penggunaan bahasa jawa yang sarat nilai-nilai sosial di dalamnya, para guru ’memaksa’ siswa untuk memahami lakon yang mereka saksikan.&lt;br /&gt;Tak main-main, kisah yang ditampilkan adalah kisah yang paling dianjurkan untuk didongengkan pada anak-anak, yaitu kisah nabi ALLAH. Saat itu, diambil kisah NABI IBRAHIM. Cerita dimulai dari bagaimana para umat Ibrahim masih menyembah berhala, yang mengakibatkan Ibrahim mengalami dialog panjang tentang ketuhanan. Dia bingung kenapa orang tuanya menyuruhnya menyembah berhala yang bisa dibuat oleh mereka sendiri. Lalu, dia sampai pada kesimpulan bahwa Tuhannya adalah bintang. Namun, ternyata Tuhannya itu kalah dengan bulan, maka disembahlah bulan. Ketika menginjak pagi, Tuhannya hilang! Yang ada hanya matahari. Tapi, ternyata Tuhan Matahari juga meninggalkannya. Hingga sampailah dia pada kesimpulan terakhir, bahwa Tuhannya adalah yang mengatur dunia ini... Yaitu ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dia menghancurkan semua berhala sesembahan manusia. Tapi ternyata, tindakannya diketahui oleh Raja Namrud, Raja bengis yang memerintah saat itu. Ibrahim disiksa, karena telah menghancurkan Tuhan! Kemudian Ibrahim dimasukkan ke dalam api yang menyala! Disinilah ALLAH menunjukkan kekuasaan-Nya. Api yang ada di hadapan Ibrahim menjadi dingin, sehingga Ibrahim tidak hancur ditelan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah besar diatas, berhasil dilakonkan dengan baik oleh para guru. Ustadz Tholib sebagai Nabi Ibrahim dan Ustadz Agus sebagai Namrud adalah tokoh sentral yang dengan gayanya masing-masing, berhasil menghidupkan suasana malam yang mendung itu. Tak kalah juga adalah peran Ustadz Lutfi dan Ustadz Suro, dua pemuda berpostur hampir sama, yang juga berhasil memerankan para pengawal Namrud dengan menggelitik. Tak disangka, ternyata para ustadz berbakat akting juga. Lihat saja, ketika adegan Ibrahim dipukuli dan ditendangi, bagaimana penonton menjerit, atau di beberapa adegan yang membuat mereka tergelak. Dan yang paling seru adalah saat Ibrahim akan dibakar (api unggun di tengah lapangan langsung dinyalakan oleh ustadz Fahmi), kemudian Ibrahim diseret masuk ke dalam api.. Beberapa siswa berteriak... ”Jangan...... Ustadz Tholib!!!!!!!!!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Ustadzah tak mau kalah. Meski malam itu berakting sebagai figuran, tak kalah meninggalkan kesan pada anak-anak. Bagaimana tidak, saat ustadzah Nunung sebagai patung terbesar keluar ke panggung menggunakan topeng berwajah superr serraam, semua kontan menjerit. Bahkan beberapa anak menangis, termasuk putrinya ustadzah Nunung yang masih bersekolah di play group!&lt;br /&gt;Aku yang kebagian jadi patung kecil bersama ustadzah Yati dan Ustadzah Utami, juga berhasil menorehkan sesuatu pada diri anak-anak. Saat acara Power Camp selesai, aku masuk kelas. Di sana, terlihat para ikhwan-ikhwan cilik kesayanganku sedang bermain tongkat. ”Nah, ini dia patungnya... Ayo, kita hancurkan!!!” Ampun, kak!!&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRzu9YuU3I/AAAAAAAAAD8/5NBwWsVoD6w/s1600-h/patung+narsiss.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRzu9YuU3I/AAAAAAAAAD8/5NBwWsVoD6w/s200/patung+narsiss.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211917919363945330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga, dengan visualisasi cerita itu, yang meski dengan bahasa ’asing’ ternyata mampu mereka pahami, bisa merasuk ke dalam relung jiwa mereka, agar mereka selalu menghayati keesaan ALLAH. Pun untuk para guru, agar selalu istiqomah dalam mendidik mereka. Amien..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1248202562348323813?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1248202562348323813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1248202562348323813&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1248202562348323813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1248202562348323813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/06/ketoprak-guru.html' title='KETOPRAK GURU'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SFRzu9YuU3I/AAAAAAAAAD8/5NBwWsVoD6w/s72-c/patung+narsiss.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7535636495639645896</id><published>2008-05-25T00:33:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T00:34:18.097-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Anggota baru kelas Abu Bakar</title><content type='html'>Alhamdulillah, tanggal 23 Mei 2008 kemaren, Icha resmi punya adek. Aku seneng sekali lihat wajah pak Bahrul, staf  keamanan dan kebersihan sekolah, yang sumringah saat mengijinkan anak pertamanya itu untuk tidak masuk sekolah dulu. Gimana nggak sumringah, lawong pak Bahrul akhirnya punya ‘teman’ laki-laki, setelah 7-8 tahun menunggu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana penuh syukur tak hanya dialami oleh keluarga pak Bahrul yang tinggal di belakang sekolah... Selain di ruang guru, kelasku juga heboh! Mereka udah ngebayangin, bakal bisa bermain sama adek bayi saat istirahat. Dan aku tak mau menyia-nyiakan kehebohan anak-anak atas kelahiran adek si Icha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kakak, coba tulis surat buat Icha! Isinya doa untuk adeknya sekaligus coba beri usul buat pak Bahrul, enaknya diberi nama siapa, ya, adiknya si Icha itu?”&lt;br /&gt;”Kenapa kita harus beri nama, us?”&lt;br /&gt;”Ya, itu kan usul aja... Kak, inget nama itu juga doa lo.. Misalnya Ochiet yang nama belakangnya ada Az-Zahranya... Pasti orang tuanya mbak Ochiet pengen anaknya secantik bunga. Coba tanya orang tuanya arti nama masing-masing..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mereka terlihat khusyu’ mendoakan adek baru mereka dengan menuliskannya di selembar kertas...&lt;br /&gt;”Diberi hiasan ya, kak...”&lt;br /&gt;”Gambarnya ga usah dikasi warna ya, us...”&lt;br /&gt;”Diwarnai aja, kak... Biar si adek tidak hanya tahu warna hitam dan putih aja! Warna di dunia ini kan banyak...”&lt;br /&gt;”oia ya, us...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mumpung lagi tenang...&lt;br /&gt;”Kak, adek bayi itu sebelumnya ada dimana?”&lt;br /&gt;”Ya di perut to, us...”&lt;br /&gt;”Nah, kakak liat bu Bahrul tiap hari, kan? Kemana-mana bawa si adek dalam perut... Nah, itu juga yang dirasakan ibunya kakak saat kakak dalam kandungan dulu.. Berat nggak ya, kira-kira?”&lt;br /&gt;“ya berat, us...”&lt;br /&gt;“Capek ga kira-kira?”&lt;br /&gt;“Iya”&lt;br /&gt;“Berapa bulan ibu merasakan capek dan berat?”&lt;br /&gt;“Sembilan bulan!”&lt;br /&gt;“Subhanallah... kakak bisa kan merasakan kasih sayang ibu kepada kita, bahkan sejak dalam kandungan?”&lt;br /&gt;Dengan ta’zim mereka menjawab, “ya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi...&lt;br /&gt;”Kak, kakak bisa ngebayangin nggak... waktu kakak baru lahir dulu, apa yang kakak bisa?”&lt;br /&gt;”Ya nggak bisa apa-apa, us!” Beberapa menjawab, “Bisa nangis aja..”&lt;br /&gt;“ La sekarang, kakak bisa apa?”&lt;br /&gt;”Bisa baca..” , ”Bisa nulis..”, ”bisa nyanyi..”, ”bisa bikin roket..”&lt;br /&gt;”Trus kalo kakak besok udah segedhe ustadzah, kira-kira kakak bisa apa?”&lt;br /&gt;”Ngajar!”, ”Menggapai cita-cita, us..”&lt;br /&gt;”Duh kak, apa ya, yang bikin kita berubah... Dari kecil kita nggak bisa apa-apa, sampai sekarang kita bisa apa-apa...”&lt;br /&gt;”Ya belajar, to us!”&lt;br /&gt;”Yap, betul, belajar! Tapi ada yang lebih penting! Tanpa campur tangan Allah, kira-kira bisa nggak kita berubah, bisa segalanya?”&lt;br /&gt;”Nggak bisaa...”&lt;br /&gt;”Kalo Allah berkehendak, sejak bayi kita meninggal, pasti kita nggak bisa merasakan rasanya belajar menulis dan membaca...”&lt;br /&gt;Yup, satu pelajaran ke-tauhidan, insya allah udah hinggap di hati mereka... Semoga mereka bisa memaknai bahwa semua apa yang ada dan mereka lakukan sepanjang hidup mereka, itu adalah karena pengaruh si maha Hidup dan Menghidupkan.. Buat aku juga nih, yang udah tua... Aku yang lebih lama hidup, harusnya kan lebih bisa memaknai hidup dengan terus mendekat pada-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi pelajaran yang mereka terima hari itu... Yaitu berempati... Turut merasakan perasaan orang lain...&lt;br /&gt;Nah, inilah beberapa surat ’doa’ mereka pada si Icha yang lagi berbahagia sekaligus nama-nama yang mereka usulkan pada pak Bahrul...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ca, kalo adikmu sudah besar, kamu jangan bertengkar. Aku kasih nama adikmu Cahyo tri Cahyo”(Ochiet)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ca, selamat ya.. Adikmu aku beri nama Rapit. Semoga dia bisa meraih cita-cita” (Cahya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selamat ya icha semoga adiknya berbakti pada ibu dan kuberi nama muhamad frendi alam darma. Kudoakan berbakti” (Vian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”...semoga adikmu bisa jadi laki-laki yang pemberani dan sholih” (Jannet)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selamat ya icha. Semoga adikmu sehat selalu. Kamu kalo ngasi nama adikmu siapa? Kalo aku najsun. Nama ini aslinya aku gabung najmun sama syamsun. Najmun artinya bintang, syamsun artinya matahari” (Axshal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”...semoga tambah pintar, sholih, pandai dan panjang umur. Semoga namanya Muhammad Syamsun. Biar bisa menyinari semua. Amiin...dan tambah rukun” (Arif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”...semoga adikmu pintar, pandai, cerdas ya cha... Kamu harus memberi contoh sama adikmu. Oia cha, aku lupa adikmu aku beri nama Muhammad Faris Shaleh. Artinya adalah semiga menjadi anak yang sholeh.” (Alif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Icha selamat ya kamu sudah punya adik. Semoga adikmu tidak nakal ya.. Aku dan teman-teman akan memberi contoh yang baik untuk adikmu. Aku dan teman-teman bahagia sekali. Aku akan beri nama untuk adikmu. Namanya Muhammad Fendi Darma. Semoga keluargamu jadi lebih rukun ya, cha...” (Fia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, kabulkan semua doa mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, berikut ini beberapa nama yang mereka usulkan...&lt;br /&gt;MUHAMAD TISAN (by Rafi W)&lt;br /&gt;LEO/TIGER (by Daffa)&lt;br /&gt;AHMAD SANJI R (by Nafis)&lt;br /&gt;Trus, inilah dialog si Icha dengan ibunya, yang diceritakan oleh si ibu padaku...&lt;br /&gt;“Bu, aku maunya adeknya cewek aja...”&lt;br /&gt;“Kenapa, mbak Icha?”&lt;br /&gt;“tar bisa kuberi nama Ustadzah Eva”&lt;br /&gt;”Lo, sama dong!”&lt;br /&gt;”Ya udah tak tambahi R depannya biar nggak sama! Jadinya kan Reva!”&lt;br /&gt;(duh, jadi tersanjung...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh mbak Icha... Selamat, ya... Semoga adeknya bisa jadi anak yang sholih, bisa jadi solusi atas semua permasalahan di dunia ini... Semoga mbak Icha juga bisa jadi kakak yang selalu memberi contoh baik bagi adiknya... Amien...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7535636495639645896?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7535636495639645896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7535636495639645896&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7535636495639645896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7535636495639645896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/anggota-baru-kelas-abu-bakar.html' title='Anggota baru kelas Abu Bakar'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3690868708285345327</id><published>2008-05-25T00:23:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T00:32:07.855-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>“Ustadzah siap menikah?”</title><content type='html'>Adalah pertanyaan seorang ikhwan cilik kelas satu abu bakar, pada siang hari yang damai, di dalam kelas.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang dia sampaikan dengan berbisik-bisik itu mengagetkanku...&lt;br /&gt;”Ha? Emang kenapa, kak?”&lt;br /&gt;”Wis toh!”&lt;br /&gt;”Kakak disuruh mama ya?” (maksudnya, kali aj dia disuruh mamanya kroscek ke aku, karna ada ’sesuatu’)&lt;br /&gt;”Ya nggak disuruh siapa-siapa!”&lt;br /&gt;”Trus kakak dapat pertanyaan itu darimana?”&lt;br /&gt;”Ya ga dari siapa-siapa! Siap nggak?”&lt;br /&gt;“Menurut kakak ustadzah udah siap belom?”&lt;br /&gt;“Nggak tau!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog diatas adalah satu diantara beberapa dialogku dengan murid-murid tersayang tentang pernikahan! Berikut ini beberapa dialog yang masih terekam di otakku, karena sungguh betapa mengesankan pertanyaan-pertanyaan mereka, anak-anak usia 7-8 tahun yang berbicara tentang sesuatu yang bagiku belum seharusnya mereka berfikir sejauh itu! Dan, sering aku kehabisan ide untuk mengikuti alur pikiran mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu siang, percakapanku dengan seorang akhwat kecil...&lt;br /&gt;“Us, seandainya ustadzah menikah, berarti nanti ustadzah hamil kayak ibuku?”&lt;br /&gt;“Insya allah... Emang kenapa, kak?”&lt;br /&gt;“ Ihiiiiii.... “&lt;br /&gt;“eh, kak, kalo ustadzah hamil, terus melahirkan, ustadzah akan sibuk dengan anaknya! Jadinya ga bisa ngajar lagi, deh!”&lt;br /&gt;“Yah, kok gitu us! Yaudah, klo gitu setiap aku selesai sholat aku mau berdoa agar ustadzah ga hamil, ben bisa ngajar aku terus..”&lt;br /&gt;“nggak-nggak, kak... bercanda kok! Jangan doa gitu dong..”&lt;br /&gt;”Mangkanya, ustadzah harus ngajar aku terus! Kayak ustadzah *** itu lo!Meskipun udah ngelahirkan tetep ngajar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bercengkerama bersama di sela istirahat dalam rangkaian outdoor learning di alun-alun kota...&lt;br /&gt;“Us, kriteria suami idamannya ustadzah kayak apa?”&lt;br /&gt;“kayak apa ya?”&lt;br /&gt;Yang lain berebut menimpali...&lt;br /&gt;“Yang sholih us... Sholatnya rajin... ngajinya pinter...”&lt;br /&gt;“oke, deh kakak!”&lt;br /&gt;“Trus, ustadzah inginnya suaminya kerja apa?”&lt;br /&gt;“Waduh, pekerjaan itu sama aja kak... Emang kakak maunya suaminya ustadzah kerja apa?”&lt;br /&gt;”Yang ndak kerja aj, us! Kan ustadzah udah kerja, ngajar kita... Jadi ya suaminya biar ngasuh anak di rumah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menutup pelajaran, saat dimana aku sebenarnya sedang putus asa karena terus-terusan dicuekin sama mereka..&lt;br /&gt;”Kak, ustadzah jadi tenang, seandainya ustadzah tidak mengajar kakak lagi, ustadzah tidak akan kepikiran, karena kakak udah bisa belajar tanpa ustadzah..”&lt;br /&gt;”nggak us.. Jangan...”&lt;br /&gt;”Lo, misalnya ustadzah nanti menikah dengan orang Kalimantan, terus diajak tinggal disana, berarti kakak akan ditinggal ustadzah!”&lt;br /&gt;Suara seorang akhwat di barisan paling kiri...&lt;br /&gt;“kalo gitu, nikah sama omku aj, us!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka sedang asyik bermain dan aku sibuk membereskan worksheet, kemudian seorang akhwat kecil menghampiriku...&lt;br /&gt;”us, pilih mana... Ustadz A atau B?”&lt;br /&gt;”Nggak pilih semua..”&lt;br /&gt;”Harus pilih salah satu..”&lt;br /&gt;”Mmmm... Nggak milih..” aku tetep kukuh pada pekerjaanku, dan males ngeladeni mereka.&lt;br /&gt;”Ah ustadzah curang...”&lt;br /&gt;Tiba-tiba yang lain, nggak akhwat, nggak ikhwan, mendekatiku..&lt;br /&gt;”Ustadzah pilih ustadz A aj...” suara akhwat yang lain&lt;br /&gt;“Jangan, us.. Ustadzah itu sama Ustadz B aj...!” suara ikhwan&lt;br /&gt;“Ah, pokoknya ustadzah harus menikah sama ustadz C aja! Titik!” suara ikhwan yang menutup pembicaraan yang ga bakal nemu titik akhir itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kembali dari resepsi pernikahan seorang sahabat, aku berdiri di hadapan para murid yang sedang bersiap untuk pulang...&lt;br /&gt;”Ustadzah tadi darimana kok terlambat?”&lt;br /&gt;”dari pernikahannya temannya ustadzah”&lt;br /&gt;Kompak mereka menyahut...&lt;br /&gt;”Ihiiiiiiiii...”&lt;br /&gt;“emang kenapa, kak?”&lt;br /&gt;”Temannya ustadzah yang laki pa perempuan?”&lt;br /&gt;”yang perempuan..”&lt;br /&gt;” Ihiiiiiiiii...”&lt;br /&gt;”Ngganteng nggak us, mantennya?”&lt;br /&gt;”I...ya...”&lt;br /&gt;”Ihiiiiiiii...”&lt;br /&gt;”Lo, kak, lawong laki-laki kok, ya ngganteng.. masak cantik!”&lt;br /&gt;”Us, seandainya ustadzah disuruh menikah sama si laki-laki mau, nggak?”&lt;br /&gt;Masya Allah...&lt;br /&gt;”Ya nggak, kak..”&lt;br /&gt;”Kenapa, kan ngganteng, us?”&lt;br /&gt;Aduh, bingung aku...&lt;br /&gt;”Ya nggak lah, kak.. Wong suaminya sahabatnya ustadzah kok..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, itulah anak-anak dengan segala kepolosan dan kejujuran mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa jernih hati mereka sehingga mereka bisa menerima gejolak yang ada di hati guru mereka (jadi malu...).&lt;br /&gt;Betapa tulus usaha mereka untuk selalu mendoakan yang terbaik untukku...&lt;br /&gt;Betapa aku sungguh berterimakasih kepada mereka atas pembelajaran yang diberikan kepadaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, ijinkan ustadzah terus belajar dari kakak. Belajar tentang proses kehidupan seorang manusia dari lahir hingga ajal, tentang kebersihan jiwa, tentang keikhlasan, tentang pengharapan, dan tentang kasih sayang, sebelum seseorang menjemput hati ustadzah (ihiii..!).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ijinkan ustadzah memperbaiki diri dulu, agar ustadzah SIAP mendapatkan seseorang yang baik pula.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang, kak... Allah udah menjanjikan itu.. Tinggal bagaimana ustadzah memaknainya dengan perjuangan untuk selalu memperbaiki diri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasi ya, kak, atas cinta dan doanya... Semoga kita selalu dalam ikatan kasih yang diridhoi-Nya.. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Furqaan:74&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3690868708285345327?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3690868708285345327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3690868708285345327&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3690868708285345327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3690868708285345327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/ustadzah-siap-menikah.html' title='“Ustadzah siap menikah?”'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2861073295510476941</id><published>2008-05-19T21:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T21:51:34.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Tragedi Permen (part 2)</title><content type='html'>Dalam tantangan persiapan sholat yang ketiga, akhirnya aku kalah! Saat aku selesai wudhu dan masuk kelas, ternyata mereka sudah membaca doa iftitah. Shafnya pun rapat dan lurus! Itu tanpa komando dariku, lho... Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sebagai konsekuensinya, keesokan harinya, aku harus membawa permen buat 19 anak-anak calon pembela Islam ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membawa permen yang dibungkusnya ada kalimat. Mereka udah tahu, bahwa kalimat di bungkus itu, bagaikan kalimat yang aku sampaikan khusus untuk mereka. Kebetulan, ada permen yang bertuliskan “met Ultah” itu spesial untuk Fia yang hari itu Ulang Tahun. Ada juga tulisan “Koq Telat?”, spesial buat Awa yang masih suka telat, dan kalimat “Kemana Aja?” untuk Farhan yang suka keluar saat pelajaran.. Aku membayangkan pasti pembagian permen hari itu akan seru.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seperti  yang kuduga, tepat ketika aku memarkir sepeda, gerombolan generasi rabbani itu mengerubutiku, meminta permen! Dan, dalam gerombolan itu termasuk juga para siswa yang tidak memberiku permen saat mereka kalah..&lt;br /&gt;Karna aku merencanakan pembagian permen yang asyik, aku menjanjikan nanti setelah SAM-T (Spiritual Achievement Motivation Training-kegiatan pagi tiap hari kamis berupa kisah hikmah dan dzikir Asmaul Husna).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sesuatu yang membuatku shock adalah ketika aku masuk kelas, seorang anak mengacungkan permen dan bilang... “Us, aku dapat yang ini..”&lt;br /&gt;Astaghfirullah... Berarti mereka mengambil permen di dalam tasku, tanpa seizinku! Merasa bahwa tas adalah privasi bagiku, aku langsung pias dan berkata... “ustadzah kecewa sama kakak! Bukan gini caranya, kak!”&lt;br /&gt;Otomatis, beberapa wajah yang mengerubungiku memucat ketakutan! Dan, aku yang dikuasai emosi, langsung menyepi di kantor, menenangkan diri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Allah... Apa salahku, sehingga murid-muridku belum bisa hormat pada gurunya? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gairah mengajarku seperti menguap! Aku tak tau harus memulai darimana untuk menyampaikan materi hari itu...&lt;br /&gt;Namun, sebagai konsekuensi, aku harus tetap memberi ilmu pada mereka! Tapi ya, begitu, tanpa menggunakan hati, aku menuliskan dua soal matematika dalam bahasa inggris tanpa pembuka dariku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai menulis, aku mengambil air wudhu, karna aku harus segera mengakhiri emosiku!&lt;br /&gt;Belum sempat sholat, selesai wudhu, ustadz Lutfi minta tolong untuk diambilkan kaset tentang alam semesta, karna akan digunakan untuk pembelajaran di kelas 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bercerita tentang tragedi hari itu ke ustadz Lutfi dan meminta beliau untuk mengajak anak-anak mencari hikmah dari tragedi itu, aku langsung bergegas pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di sekolah lagi, aku mendengar murid-muridku berteriak... &lt;br /&gt;“Ustadzah eva datang...”&lt;br /&gt;Kemudian saat aku masuk kelas, Ustadz Lutfi bilang...&lt;br /&gt;“udah, nggak ada yang mau disampaikan sama ustadzah Eva?”&lt;br /&gt;Ooo... aku tau maksud ustadz Lutfi.. Tapi aku pura-pura ga tau... Kuedarkan pandangan ke sekeliling kelas, tak ada yang berani bergerak.. Pandangan mereka ragu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah ustadz Lutfi keluar, aku sholat dhuha, untuk menyempurnakan proses sapu bersih emosi yang menguasaiku.. Dalam sholat itu, aku mohon pada Allah untuk memberiku jalan keluar, kesabaran, dan kemudahan untuk menjadikan mereka manusai-manusia yang cinta Rabbnya, mengamalkan ajaran agamanya, termasuk menghormati  dan menyayangi sesamanya. Air mata kesedihan atas segala tindakan bodoh yang pernah aku lakukan pada mereka menggenangi pelupuk mataku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha untuk tidak menjatuhkannya! Dan, berhasil untuk beberapa saat. Setelah aku mencoba mengajar mereka seperti biasa, ternyata hatiku masih dikuasai emosi.. Aku tak bisa menggunakan hatiku untuk menyentuh hati mereka dan merenggut mereka ke dalam duniaku.. Mereka masih asyik dengan dunia mereka, tak memperdulikan aku yang susah payah menguasai perasaan antara ingin menangis, marah, menyerah kalah, putus asa, bersalah, dan lain sebagainya! Dan, aku limbung lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memilih untuk duduk menelungkupkan kepala di atas meja, menyembunyikan air mataku  yang berkejaran turunnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memoriku terurai. Bagaikan slide yang berputar dalam pikiranku, bagaimana ekspresi mereka saat suatu hari menyambutku yang baru bisa datang di siang hari dan ada yang bilang dengan jujur... “aku kangen lo, us...”, atau berlarian bersama-sama dengan berteriak memanggil namaku setiap aku datang dan kemudian mengerubutiku, berebutan mencium tanganku dan memelukku, atau saat mereka berebutan untuk berbagi cerita padahal aku waktu itu sedang sibuk, ataupun saat mereka menggelayut manja, memaksaku untuk mau menggendong mereka, kemudian menghujaniku dengan ciuman ataupun cubitan di pipiku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku, Allah... Seluruh rasa cinta mereka padaku, hari ini aku balas dengan membuat mereka merasa takut mendekatiku, memandangku dengan penuh harap, aura hati yang memendam kecewa, sehingga dengan cara mereka, seolah mereka menolakku yang kacau, dengan cara mereka menganggapku tidak ada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah mengumpulkan seluruh kekuatan untuk ‘tampil kembali di panggung orkestra’, akhirnya aku bisa merengkuh anak-anak kembali! (Untungnya aku barusan membaca buku “100 Permainan Kreatif untuk OUTBOND dan TRAINING”).&lt;br /&gt;Aku ajak mereka bermain-main stelah akhirnya membagikan permen! Dan, mereka yang semula takut dengan monster yang ga punya hati itu, dengan ragu mendekati monster yang sbenarnya adalah guru mereka itu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoplaaa..... Dalam hitungan detik, kami udah larut dalam tawa dan keasyikan bermain games Koboi! Yap, emosi yang segede gunung dalam diriku tadi berhasil ditembak oleh koboi-koboi cilik yang pistolnya terbuat dari senyum ikhlas, pelurunya dari tawa riang, dan menembaknya harus dengan hati yang jernih dan suci! Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan Dzuhur menghentikan permainan kami... Iseng-iseng aku tanya, &lt;br /&gt;“Gimana, kak, tantangannya dilanjutkan?”&lt;br /&gt;Serentak semua menjawab...&lt;br /&gt;“Tidaaaaaaaaaaaaak...”&lt;br /&gt;Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat, kami bersama-sama mengambil hikmah dari petualangan nurani kami..&lt;br /&gt;”Kak, kakak tahu ga, apa yang terjadi pagi ini sama kita?”&lt;br /&gt;”Iya, us... Kita udah mengambil permen tanpa seizin ustadzah”&lt;br /&gt;”Seandainya rumah kakak kemalingan, kakak sedih nggak?”&lt;br /&gt;”Ya iyalah, us... Namanya aja kemalingan..”&lt;br /&gt;”Nah, itu juga yang terjadi sama ustadzah tadi...”&lt;br /&gt;Seorang murid menyahut.. ”Tapi ya ga usah pake mewek-mewek terus pulang gitu to, us...”&lt;br /&gt;Deg.&lt;br /&gt;”Lo, tadi tu ustadzah pulang karna harus ambil kaset buat kakak kelas dua. Tadi ustadzah jadi sedih banget.. Bukan karena ustadzah marah sama kakak.. Tapi ustadzah marah sama dirinya sendiri, karna udah gagal mendidik kakak... Maafkan ustadzah ya, kak..”&lt;br /&gt;”iya, sama-sama ya us...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, hari itu kami pulang dengan hati lapang dan senyum terkembang. Aku seolah tersadar, betapa aku sudah menyakiti hati mereka. Dan, kalimat cintaku kali ini mengalun dengan anggun... ”Ustadzah cinta kakak semua...” &lt;br /&gt;(Semoga kalimat itu bisa menjadi kunci pembuka pintu maaf di hati mereka, dan Allah berkenan mengampuni dosaku hari itu, serta memudahkanku untuk selalu menghadirkan hati saat berinteraksi dengan mereka, agar tak kalah dengan hati mereka yang jernih dan bisa mengantarkan mereka untuk selalu dalam kasih sayang-Mu...)&lt;br /&gt;Dan, ternyata tantangan semacam ini tidak di ridhoi Allah! Ganti yang lain, Eph! Kulkas misalnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2861073295510476941?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2861073295510476941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2861073295510476941&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2861073295510476941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2861073295510476941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/tragedi-permen-part-2.html' title='Tragedi Permen (part 2)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3332895344374167467</id><published>2008-05-19T21:42:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T21:47:21.606-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Tragedi Permen (part 1)</title><content type='html'>Entah ide nakal darimana hingga suatu siang saat melihat murid-murid tercinta tak kunjung membentuk shaf, aku menantang mereka dengan perkataan..&lt;br /&gt;“Kak, sebentar lagi Ustadzah akan wudhu. Jika ustadzah selesai wudhu kakak belum juga membentuk shaf, berarti ustadzah menang. Namun, jika kakak udah siap dulu, berarti kakak yang menang. Nah, yang kalah, besok harus memberi permen ke yang menang. Setuju?”&lt;br /&gt;“Ayo, sapa takut!! Beneran lo, us!”&lt;br /&gt;“Okey, insya allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku berangkat wudhu dengan senyum-senyum sendiri. Yah, ga papalah membeli permen 19 butir untuk murid tercinta, yang selalu mengubah hati yang mendung menjadi cerah, yang selalu mendorongku untuk istiqomah melakukan perbaikan diri, yang selalu mengajariku arti hidup dan kehidupan... Terima kasih kakak sekalian... Ustadzah always loves you all..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, selesai wudhu, ketika aku masuk kelas lagi, masih ada anak yang berlari-lari...&lt;br /&gt;Hehehe... Lumayan, aku besok akan dapat permen! Dan akupun berkoar..&lt;br /&gt;”Kak, alhamdulillah, ustadzah menang!”&lt;br /&gt;Anak-anak pun spontan menghentikan aktivitasnya dan segera mempersiapkan sholatnya. Beberapa anak terlihat saling menyalahkan..&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Paginya, dalam hati aku pasrah aja. Jika anak-anak tidak ada yang memberiku permen, yauda. Berarti pembelajaranku pada mereka tentang sportivitas belum terinternalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris bel masuk akan berdering, ketika beberapa ikhwan menghambur padaku, berebutan memberiku permen! Subhanallah, Allah telah membuat skenario sebelum aku mampu memprediksinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi terharu atas tindakan mereka, meskipun tak semua muridku yang mengakui kekalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku kembali tergelitik dengan ulah murid-muridku, ketika istirahat seorang anak yang memberiku permen paginya, mendatangiku dan bilang... ”Us, kasi permennya tadi dong...”&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Nah, tantangan kedua juga dimenangkan olehku. Pagi hari kedua proses tantangan pun aku dapat permen. Dan, hari ini lebih banyak yang memberi permen, karna kemarinnya aku ngomong tentang apa itu sportivitas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan bagi mereka yang hari itu tdk membawa permen adalah luap. Yah, tak apalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu akan sholat, saat hendak memulai tantangan ketiga kalinya, anak-anak yang dua hari berturut-turut memberiku permen protes!&lt;br /&gt;”Us,  masak aku tiap hari harus bawa permen? Enakan ustadzah, dong!”&lt;br /&gt;”terus, gimana caranya biar ustadzah yang bawa permen untuk kakak?”&lt;br /&gt;”Persiapan sholatnya tertib, shafnya rapat dan lurus, sholat dan dzikirnya khusyuk?”&lt;br /&gt;”Bagus! Ntar, ga hanya permen dari ustadzah lo, yang didapat kakak! Hadiah dari Allah juga!”&lt;br /&gt;Dan, seorang anak yang ibunya buk atoko di rumah bilang...&lt;br /&gt;” Tapi us, kalo tiap hari bawa permen, aku bisa dimarahi ibuku! Soalnya dagangannya bisa habis!”&lt;br /&gt;”Yaudah, gimana yang lain, diteruskan ga, tantangannya?”&lt;br /&gt;”Yaa.......”&lt;br /&gt;”Oke, coba kakak buat Ustadzah kalah kali ini!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3332895344374167467?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3332895344374167467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3332895344374167467&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3332895344374167467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3332895344374167467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/tragedi-permen-part-1.html' title='Tragedi Permen (part 1)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-1290843966472155040</id><published>2008-05-04T03:50:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:57.366-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>being important (selamat jalan, kawan...)</title><content type='html'>(Hari ini adalah hari dimana seharusnya seorang teman yang sudah bersama sang Kholik, merayakan hari lahirnya.....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu (Jumat, 4 April 2008) adalah sore yang cerah dan penuh semangat ketika aku mendapat sebuah SMS masuk...&lt;br /&gt;"Mbak, sodaranya Fiqih yang teman sampeyan, meninggal tadi siang. Yang namanya Heri itu lo... rumahnya merak urak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak aq kebingungan.. Heri? Sodaranya Fiqih? Siapa ya?&lt;br /&gt;Kudatangkan lagi teman-temanku ke dalam fikiran..&lt;br /&gt;Hingga sampai pada satu wajah..&lt;br /&gt;Heri Irawan.. alias Kewel..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inalillahiwainalillahi rojiun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, inilah apa yang akan terjadi padaku juga, entah kapan itu datang......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan lemes, aq langsung mengontak teman-teman sekelas saat SMA sebanyak-banyaknya. Hingga akhirnya, terkumpullah beberapa teman yang berangkat ke rumah almarhum ba’da maghribnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah ruangan dengan cahaya remang-remang, duduk diantara para peziarah yang hampir semua tertunduk lesu, seorang ibu dan nenek-nenek yang terus menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah tangis dua wanita yang mengasihi Heri sebagai anak dan cucu itu, mereka bercerita tentang penyakit yang diderita Heri, kepada kami teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar meninggalnya Heri bagaikan petir di siang bolong bagi kami. Heri adalah sosok teman yang tergolong pendiam, meskipun sebenarnya seru juga. Heri dulu adalah teman yang baru datang saat kelas dua. Ketika lulus, dia yang rumahnya di luar pusat kota, membuat kami para teman-temannya jarang ketemu dan berbagi cerita. Hanya saat reunilah kami bisa bertemu dengannya. Nah, reuni terakhir kami, anak-anak dua dhe SMUN 1 Tuban, adalah forum terakhir kami bisa bertemu Heri, yaitu reuni+rekreasi ke WBL. Saat itu, Heri seperti yang lain juga, menikmati masa-masa berekreasi bersama. Tak ada pertanda bahwa Heri sedang tertimpa musibah. Hanya saja, para kaum cewek yang gemar menggosip (astaghfirullah, termasuk aku! Hehehe...), menilai bahwa Heri kok jadi tambah pendiem. Sebagai satu-satunya cowok selain teman yang kebagian jadi sopir, Heri yang seharusnya ngajak ngobrol si sopir, kebanyakan termenung sendiri. Kontan godaan godaan segar dari para kaum hawa yang jadi mayoritas di mobil itu, sering mengusik dia, agar dia ikut ’cerewet’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah reuni itu, ketika semua kembali pada rutinitas kehidupan sebagai mahasiswa dan pekerja, silaturahim jadi kabur. Tak ada yang tahu kabar Heri. Sempat seorang teman mengirimiku SMS, bilang kalo Heri sedang sakit parah. Dengan polos, aku langsung SMS ke Heri dan bilang ”Hei, Her...Jare sakit? Sakit apa? Kok ya bisa sakit kamu itu....” Karena tidak ada jawaban, aku anggap SMS temanku itu tidak benar. Dan akupun kembali terlelap dalam rutinitas hidup, melupakan kabar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, kabar duka itu sampai juga di ponselku... Dua kali ta’ziyah (dengan rombongan teman-teman yang berbeda), rasanya tidak dapat menebus silaturahim yang seharusnya terlaksana saat Heri masih hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang membuat aku terkesima adalah, bahwa betapa Heri itu menjadi orang yang sangat berguna. Bahkan saat dia sudah meninggal.. Subhanallah... Betapa bangganya ibu dan neneknya, juga ayahnya, menceritakan bagaimana sikap tawadhu’nya seorang Heri. Dia selalu taat pada orang tua, bahkan saat dia berada di ujung usianya. Sungguh betapa dia harus menahan keinginannya untuk makan ikan, karena ibunya melarangnya, sebagai akibat dari penyakit tumor otot di pahanya. Sungguh betapa berbaktinya dia, ketika berulangkali dia berjanji... ”Bu, yen loroku iki mari, aku pengen mbudalno haji njenengan”. Sungguh betapa tulusnya dia ketika hampir setiap sepertiga malam terakhir, dia selalu terbangun, kemudian membangunkan kedua orang tuanya bukan untuk mengeluh karena penyakitnya, tapi untuk mengingatkan ayah ibunya.. ”Bapak ibu ndang sholat, aku ojo lali didongakno..” (dalam 1 bulan terakhir dia tidak bisa meninggalkan tempat tidur). Hingga pada nafas terakhirnya, Heri meninggalkan kebahagiaan karena proses yang alhamdulillah indah itu.. Ayah ibunya, meskipun sedih, tentunya bahagia ketika senyum terulas, seiring dengan tertutupnya mata dan ucapan Laailahailallaah yang terbata-bata dari mulut Heri (di sisa-sisa nafasnya, Heri berkata... ”Bu, tak pedhot-pedhot ae yo... aku ga kuat..”). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan............Selamat jalan, teman.. Tugasmu di dunia telah selesai. Lihatlah, betapa keluargamu bangga atas dirimu, dan teman-temanmu dapat mengambil hikmah dari perjalananmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2VLjLFPPI/AAAAAAAAADE/7aburL-Kqk4/s1600-h/heri1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2VLjLFPPI/AAAAAAAAADE/7aburL-Kqk4/s200/heri1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196473570708241650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, bisakah aku melebihinya dalam berbakti pada ayah ibuku? Bisakah aku tetap bermanfaat bagi orang-orang tercintaku, meskipun ragaku tertimbun tanah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb, sayangilah kedua orang tuaku, ampunilah seluruh dosa kami, tuntunlah kami agar selalu dlm jalan-Mu, dan berikanlah kepada kami akhir yang indah. Amien..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-1290843966472155040?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/1290843966472155040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=1290843966472155040&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1290843966472155040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/1290843966472155040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/being-important-selamat-jalan-kawan.html' title='being important (selamat jalan, kawan...)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2VLjLFPPI/AAAAAAAAADE/7aburL-Kqk4/s72-c/heri1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8305400110674997474</id><published>2008-05-04T03:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:57.547-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>teman sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2UqTLFPOI/AAAAAAAAAC8/nrsiNi-8vaE/s1600-h/eph%27s+pren.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2UqTLFPOI/AAAAAAAAAC8/nrsiNi-8vaE/s200/eph%27s+pren.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196472999477591266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Workshop pertamaku di Insan Kamil (1-2 Mei 2008)berhasil meninggalkan bekas tersendiri di dalam pikiranku, terlepas berhasil tidaknya pelaksanaannya. Disana aku seolah tersadarkan atas nikmat Allah yang selama ini tidak kusadari. Astaghfirullah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Agus sebagai Steering Comittee acara itu, berhasil menutup acara dengan apik. Sebuah lagu berhasil membuatku menangis tersedu-sedu (eh, jarang lho, aku bisa nangis seperti itu.. Alhamdulillah..). Lagu itu membicarakan tentang teman sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku merasa lagu itu khusus untukku. Dengan tidak menghapus teman-teman sejatiku di masa lalu, saat itu juga aku tersadar, teman-temanku di Insan Kamil adalah teman-teman sejati yang diberikan Allah untukku.. Alhamdulillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekalah teman sejati yang menuntun, menemaniku, menyokongku, dalam perjalanan kehidupan dunia menuju ke kehidupan kekal di akhirat kelak. Teman yang selalu memberikan doa, ilmu, kasih sayang, pengalaman, nasehat, saran, motivasi, dukungan, kegembiraan, kesedihan, penghargaan, lecutan, dan masih banyak lagi bekal kehidupan yang mereka transferkan kepadaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan secara kebetulan jika aku akhirnya memutuskan memasukkan lamaran pekerjaan untuk menjadi guru sekolah dasar, bukan sekolah menengah seperti targetku sebelum lulus. Bukan kebetulan pula jika aku menerima telepon dari ustadzah Endang yang mengabarkan diterimanya aku jadi guru sekolah dasar, sesaat setelah aku dapat tempat duduk di bis yang membawaku ke Surabaya untuk memenuhi panggilan tes jadi wartawan sebuah koran terbesar di Jawa Timur. Bukan kebetulan pula jika akhirnya, meski namaku sudah tercantum di koran sebagai wartawan, aku tetap memilih jadi guru saja, meninggalkan cita-citaku sejak kecil. Semua memang bukan sebuah kebetulan. Ini adalah skenario Sutradara yang maha Hidup! Sungguh, betapa Allah itu sayang pada-Ku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, maafkan aku Allah, aku telah mengkufuri nikmat-Mu.. Aku tak sadar atas nikmat itu.. Bahkan aku sering membalas segala kebaikan mereka dengan keluh kesah, putus asa, su’udzon, iri, kecewa, marah,  riya’, sombong.. Astaghfirullah, ampuni aku, Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah teman-teman sejatiku di SD Islam Insan kamil, tempat penuh barokah yang jadi kawah candra dimuka untuk mencetak generasi Rabbani dan menjadikan kami sebagai Insan Kamil, Insan yang sempurna di mata Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Nunung- Teman/kakak/guruku ini membuatku kagum dengan keikhlasan dan kegigihannya dalam mengamalkan ilmu. Bacaan Al Qur’annya, subhanallah........ Membuat bulu kuduk merinding, dan mengusik pikiran... ”Aku ingin bisa seperti itu...”. Ketegasan dan kematangan dalam menyikapi masalah menjadi cermin bagiku.. Pun sikapnya dalam mengasuh anak-anaknya..Terimakasih, Ustadzah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Esti-  A Friend/ Sister/Teacher for me! She’s multi talented person.. Sometimes, a question appears in my mind... “How long the time do I need to be like her?” or “How much the energy do I need to be as multi talented as her?... Then, the big question is... “Can I...?”. YES, I CAN!!!! (What we are thinking is what we will be.. isn’t it, ustadzah?). Thank you for any suggestion, motivation, and a lot of benefit things to be a good WOMAN!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Yati- Teman/Kakak/Guruku... Yang tanpanya aku tak akan sampai sekarang bertahan! Darinya aku belajar tentang semangat pantang menyerah, kreatif, hingga bagaimana mengajar santri-santri kecil menatap realita yang ada... Terima kasih, Ustadzah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Novi- Teman/Kakak/Guruku yang meski baru kenal beberapa bulan sudah bisa jadi ladang belajarku untuk menyikapi masalah dari segi yang berbeda, kesabaran, dan juga semangat yang selalu membara untuk jadi lebih baik. Sama-sama tetap semangat ya... Terima kasih, Ustadzah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadzah Utami- Teman/Kakak/Guruku yang mengajariku tentang arti kedisiplinan, hemat, tangkas dalam menghadapi masalah-masalah kecil, dan kesabaran karena jauh dari pasangan (ekhm...). Tanpanya juga, aku tak akan menerima amplop coklat setiap bulannya! Terimakasih, Ustadzah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Anang- Teman/Kakak/Guruku yang darinya aku belajar untuk selalu percaya diri, kreatif, usaha sederhana namun hasil luar biasa, mencari dan memanfaatkan peluang, dan hidup terkonsep, dll. Meski jarang bersinggungan, namun, semangatnya masih menyelimuti keseharianku. Terima kasih, Ustadz..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Agus- Teman/Kakak/Guruku, tempat dimana aku belajar untuk tegas, disiplin, selalu percaya diri, haus ilmu, mencari hikmah dari kehidupan, hidup terkonsep, berbicara runtut (nasib orang yang tak ahli bicara ya kayak aku ini...). Terima kasih, Ustadz..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Tholib- Teman/Kakak/Guruku yang membuat aku melek tentang kehidupan yang lebih penting, yaitu akhirat, membuat aku jadi tahu matematika itu sbenarnya bagaimana, membuat aku menjalani hari dengan gembira bagaimanapun keadaan hariku, menyikapi masalah dengan santai namun luar biasa hasilnya, dan belajar berbisnis. Terimakasih, Ustadz..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Suro- Teman/Kakak/Guruku yang meski masih muda, udah jadi ladang belajarku untuk lebih menghargai hidup, merasa selalu lebih muda, menjaga kebersihan, menghargai orang lain, dan disiplin. Terimakasih, Ustadz Jo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Ayub- Teman/Kakak/Guruku yang mengajariku untuk selalu belajar di tengah era yang semakin gila dan bebas ini. Darinya juga aku belajar untuk tidak pernah mengeluh, menjalani apapun dengan ikhlas, tidak mudah putus asa, dan selalu kreatif serta inovatif. Ustadz Ayub pulalah yang menjadi BEL yang selalu menagih tulisan-tulisan terbaru di blogku, kemudian sekali lagi memotivasiku, entah itu motivasi untuk selalu menulis ataupun selalu riang.. Terima kasih, Ustadz...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Lutfi- Teman/Kakak/Guruku yang mengajariku untuk selalu mencari cara termudah dalam menyikapi sebuah masalah.. Siji gawe loro gawe, katanya.. Darinya pula aku banyak belajar tentang bagaimana seharusnya jadi guru dan mengajar. Ustadz baru ini pula yang sering menggantikanku mengajar saat aku berhalangan hadir di hadapan murid-muridku.. Terima kasih, Ustadz...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Fahmi- Teman/Kakak/Guruku, yang meski hanya beberapa hari saja di sekolah, namun juga jadi ladang belajarku. Tentang bagaimana seharusnya menyikapi murid yang geraknya luar biasa (muridku banget!), menyadarkanku akan pentingnya jaga kesehatan dengan olahraga, dan juga bagaimana memanfaatkan waktu kosong dengan bijak. Terimakasih, ustadz..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Bahrul- Teman/Kakak/Guruku yang tanpanya aku dan murid-muridku tak akan nyaman di kelas. Darinya pula aku belajar kesederhanaan, keuletan, semangat, rajin, cinta kebersihan, bergaul dengan masyarakat segala lapisan, percaya diri, dan kasih sayang pada anaknya. Terima kasih, Pak Bahrul...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada semuanya, maafkan segala sikap yang tampak maupun tak tampak, segala keputus asaan, keterlambatan dalam segala hal, serta belum adanya kontribusi nyata dalam perjalanan bersama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sekecil apapun itu, semoga kehadiran seorang manusia biasa dalam lingkungan kerja teman-teman sekalian, dapat membawa sesuatu yang berarti dalam perjuangan ini... Semoga Allah melindungi dan memudahkan kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amien..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love you all coz Allah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8305400110674997474?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8305400110674997474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8305400110674997474&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8305400110674997474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8305400110674997474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/teman-sejati.html' title='teman sejati'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SB2UqTLFPOI/AAAAAAAAAC8/nrsiNi-8vaE/s72-c/eph%27s+pren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8638255642733483485</id><published>2008-05-04T03:21:00.000-07:00</published><updated>2008-05-04T03:25:35.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>t.e.n.t.a.n.g b.l.o.g i.n.i</title><content type='html'>Subhanallah…&lt;br /&gt;Hanya kekuatan Allah yang bisa membawaku tetap berada di sebuah majelis BESAR yang diadakan oleh keluarga BESAR tempatku ‘belajar’…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, malam ini ada sebuah forum yang kutunggu, yaitu forum yang dihadiri oleh ustadz Imam. Mengapa? Karena setiap beliau ada di sebuah forum, pasti secara sadar, ada sesuatu yang bisa kupetik.&lt;br /&gt;Seperti tadi, ustadz Imam menyampaikan persepsi beliau tentang PERATURAN, yang nyimpang dari pengertian yang selama ini tertancap dalam benak pemikiranku. Beliau menyatakan bahwa, tanpa peraturanpun, jika orang sudah tebal IMAN dan TAKWAnya, everything goes fine… But, it doesn’t mean that…PERATURAN HARUS DIBUMIHANGUSKAN dari BUMI! Tak ada lagi undang-undang atau tata tertib yang menyatakan bahwa, semua pegawai harus datang tepat waktu misalnya…&lt;br /&gt;Yang harus diubah adalah bagaimana kita melakukan sesuatu itu bukan untuk memenuhi peraturan.. Tapi, apa yang kita lakukan adalah hanya agar mendapat ridho-Nya.. Subhanallah, seketika aq merasa bahwa…. PRku sangat amat banyak sekali untuk mencapai 100% ikhlas, tebal iman, dan tebal takwa (Rabb, beri kemudahan untuk tiap langkahku dalam mendekati-Mu)..&lt;br /&gt;Nah, satu lagi yang membuatku tersentil… Ternyata Ustad Imam rutin baca blogku ini…n, He said that… “Pasti Ustadzah Eva akan gatel tangannya jika tidak bisa segera menulis….”&lt;br /&gt;Semoga apa yang diucapkan beliau itu jadi doa, dan aq bisa bener-bener gatel untuk terus menulis, tidak malas-malasan untuk terus menulis…Amien..&lt;br /&gt;Nah, aku jadi tergelitik untuk ngobrol tentang blogku ini..&lt;br /&gt;Blog ini terwujud salah satunya adalah untuk memenuhi ambisi usia 23 tahunku… Yaitu mengaktifkan kembali kegiatan menulis..&lt;br /&gt;Sebuah pepatah mengatakan bahwa seorang penulis itu adalah orang yang paling beruntung, karena dia selalu mendokumentasikan segala yang telah dilaluinya, didapatkannya, juga dirasakannya. Dan, meminjam pernyataan Ustadz Imam lagi, “Sebelum menghadap Allah, tinggalkan jejak dengan tulisan”.&lt;br /&gt;Nah, inilah sebuah hal yang patut disyukuri.. (Alhamdulillah, tanpa campur tangan Allah yang dilewatkan pada beberapa orang yang memotivasiku untuk mengenal internet, mengenal online journal, blog ini tidak akan terwujud..).&lt;br /&gt;Beberapa teman mengatakan, blogku adalah (hanya) sebuah catatan harian. Yup, itu tidak salah..&lt;br /&gt;Sebelumnya, sedikit curhat… Bagiku, ghirah untuk menulis adalah sebuah hal yang harus selalu dijaga… Dan itu sulit! &lt;br /&gt;Namun, secara gamblang Fauzil Adhim dalam “Inspiring Words for Writers”, dan Mark Levy dalam bukunya, “Menjadi Genius dengan Menulis”, menyatakan bahwa…. TERUSLAH MENULIS APA SAJA! SEBELUM APA YANG INGIN KAMU TULISKAN HILANG! JANGAN HIRAUKAN APA YANG AKAN PEMBACA PROTESKAN ATAU PIKIRKAN SETELAH MEMBACA TULISANMU, SEBELUM TULISANMU JADI! PUN JANGAN PERNAH MENGHENTIKAN TARIAN  JARIMU HANYA KARENA KAMU TAKUT TULISANMU TIDAK SESUAI KAIDAH-KAIDAH YANG ADA! BIARLAH JARI-JARIMU MENARI MENGIKUTI IRAMA JIWA YANG HENDAK KAMU TUANGKAN!&lt;br /&gt;Terkadang, aku terkalahkan dengan bejibun alasan yang membuat aq menghentikan aktivitas menulisku.. Entah tak ada waktulah, tak ada saranalah, tak ada idelah…&lt;br /&gt;KETIKA ADA SEBUAH ALASAN YANG DAPAT MEMBUAT KITA MELAKSANAKAN SESUATU, AKAN DATANG PULA BERIBU-RIBU ALASAN YANG DAPAT MENGGAGALKAN KEINGINAN KITA UNUTK MELAKUKAN HAL ITU.. (Sebuah motivasi penting dari seorang kakak yang sekarang bekerja di Bali).&lt;br /&gt;Tak ada waktu? Ah, 5 menit cukuplah menuangkan satu paragraf.. Tak ada komputer… Ah, di tulis dulu di buku kan bisa… Tak ada buku? Ah, di tulis di tangan aja… Tak punya tangan? Wallahu alam… Yaa, ga usah nulis saudara… Cukup klik blog saya saja.. Hehehe, kali aja terus dapat ide…&lt;br /&gt;Nah, menuliskan pengalaman adalah cara termudah untuk melatih keistiqomahan kita… Karena kita sendirilah yang mengalaminya.. Hampir semua tulisan di blog inipun adalah hasil dari petualangan hidup seorang manusia yang masiiiiih suangaaaat minim pengalaman..&lt;br /&gt;Karena itu, tulisan yang ditayangkan juga yang simpel-simpel aja… Tapi, sekali lagi pinjem perkataan ustadz Imam, bahwa sekecil apapun kontribusi kita, kita harus bermanfaat bagi orang lain…&lt;br /&gt;Sesederhana apapun tulisanku, semoga bisa membuat semua yang membaca menjadi SELALURIANG beneran… Apalagi jika tulisan-tulisan itu dapat menjadi inspirasi bagi orang lain, layaknya sebuah salju di gurun (klik lagi tulisan berjudul SALJU GURUN). &lt;br /&gt;Subhanallah, seorang wali murid pernah bercerita bahwa setelah si ibu itu membaca tulisan-tulisanku, beliau jadi tertawa dan pernah juga menangis! (ah, masa si Bu…)&lt;br /&gt;Akhirul kata, kembali pada diriku sendiri, semoga blog ini menjadi ajang aktualisasi diri..Tempat menumpahkan ghirah menulis, terlepas dari dibaca tidaknya tulisanku oleh orang lain. Juga sebagai pengingatku untuk selalu memaknai apa yang terjadi dalam keseharianku, sehingga bisa SELALURIANG…&lt;br /&gt;Meminjam kata-kata pakde Winston Churchill.. INI BUKANLAH AKHIR. BAHKAN INI BUKAN AWAL DARI SEBUAH AKHIR. NAMUN INI ADALAH AKHIR DARI SEBUAH AWAL.. Blog ini emang akhirnya terwujud, namun ini menjadi awal sebuah tantangan bagiku untuk terus menulis. Satu tulisan emang akhirnya berhasil diposting, namun ini juga sebagai awal dari tulisan lain. Segala pemikiran emang akhirnya tertuang, namun inilah awal dari realisasi ke kehidupan nyata. Insya Allah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS 1: Terima kasih untuk murid-murid kelas ABU BAKAR tercinta dan teman-teman seperjuanganku di SD ISLAM INSAN KAMIL, yang selalu mengingatkanq tentang apa arti dan apa tujuan hidup.. I really love you all because of ALLAH…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS 2: terima kasih juga buat ustadz Imam yang telah memberi banyak inspirasi dan motivasi malam ini… Saya tunggu komentar dan saran serta KRIPIK tentang tulisan saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS 3: Kepada semua yang pernah membaca blog ini... matur suwun...Saya tunggu testimoni dan komentarnya tentang tulisan-tulisan saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Workshop Keluarga Besar Insan Kamil, 1 Mei 2008-23:45&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8638255642733483485?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8638255642733483485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8638255642733483485&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8638255642733483485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8638255642733483485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/05/tentang-blog-ini.html' title='t.e.n.t.a.n.g b.l.o.g i.n.i'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8449261813115687622</id><published>2008-04-15T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:57.743-08:00</updated><title type='text'>betapa MISKINnya ANAK-ANAK JAMAN SEKARANG......</title><content type='html'>Ada acara di salah satu stasiun swasta yang katanya se untuk anak-anak. Pesertanya adalah anak-anak yang punya suara emas, ataupun selebriti dan atau anak selebriti yang terkadang dipaksa untuk mengemaskan suaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari enak tidaknya suara mereka jika didengar, yang bikin aku terusik untuk merenungi acara ini adalah apa yang mereka suarakan alias lagu-lagu yang mereka bawakan saat pentas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tiga-empat komentator yang heboh, mereka bernyanyi penuh percaya diri dengan gaya khas mereka. Sayangnya, yang mereka nyanyikan bukan lagu anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku flash back, when i was child, i liked to listen any children songs. every sunday i always turned on the television to watch what the program called "Panggung Gembira". Some children sang the famous song with their own style.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang? Yang peserta idola cilik nyanyikan adalah lagu-lagu milik orang dewasa. Parahnya, bintang tamu acara yang disiarkan tiap akhir pekan ini juga adalah para manusia-manusia dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang se, jika dirunut, lagu anak-anak jarang mereka nyanyikan, karna emang lagu-lagu anak itu bagaikan spesies yang hampir punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu anak-anak nyaris punah, disebabkan karna emang penyanyi anak-anak udah 'punah'. Padahal, sebenarnya acara yang bertajuk mencetak artis cilik bukan kali pertama diadakan di Indonesia. Jadi, seharusnya penyanyi anak-anak itu bejibun jumlahnya seperti jamanku dulu, seperti melisa, susan, trio kwek-kwek, 4 mc cilik, chikita meidi, dll saat kecil mereka (kecuali Susan yang sampe aku segedhe gini masih aja kecil!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pandanganku sebagai orang awam, bukan pengamat dunia selebritis, pamor sebagai penyanyi cilik sepertinya kalah dengan profesi pesinetron cilik. Namun, parahnya sekali lagi, sinetron anak-anak itu layaknya sinetron dewasa yang meski tokohnya seusia SD, namun ceritanya udah yang cinta-cintaan, fitnah-fitnahan, dll. sinetron-sinetron seperti keluarga cemara, cerita dari langit, makin musnah seiring musnahnya lagu anak-anak seperti Bunda by Melly, Jangan Takut akan Gelap dan Libur Tlah Tiba by Tasya, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dong, jika aku mengatakan bahwa anak-anak jaman sekarang itu karbitan! Dengan label sinetron/film anak, intrik di dalamnya, bukanlah untuk kondisi psikologis mereka.Lagu yang sering mereka dengar, sehingga sering pula secara tidak sadar mereka nyanyikan, adalah lagu yang seharusnya bukan untuk mereka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga aja, sebagian kecil tayangan yang tepat unutuk anak, semisal Denias, lagu Bunda by Melly, dan tentunya film dan lagu yang islami, bisa melambung, tidak ikut punah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sebenarnya lagu itu alat ampuh untuk proses belajar anak. Dengan sedikit sentuhan kreatif, syair lagu akan lebih mudah terinternalisasi ke jiwa anak. Nah, pada kenyataannya... Media informasi yang bersifat seperti pisau bermata dua, telah sukses mengajari anak-anak bagaimana mencari pacar lagi, mengalahkan saingannya dalam mendapatkan pacar, berselingkuh, dll, dibandingkan dengan bagaimana mereka mencintai Tuhannya, alam sekitarnya, berdamai dengan teman-temannya, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari betapa pentingnya lagu untuk anak-anak, aku ingin sekali menyanyikan lagu-lagu anak populer disamping lagu-lagu Islami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku ga tau apa yang bisa aku nyanyikan!&lt;br /&gt;Akhirnya, niatku hanya 'mengislamkan' lagu-lagu yang sering dinyanyikan murid-muridku untuk belajar  bahasa inggris! Berikut ini lagu yang udah aku gubah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABOVE ARTINYA DI ATAS&lt;br /&gt;BELOW DI BAWAH&lt;br /&gt;IN FRONT OF DEPAN&lt;br /&gt;BEHIND BELAKANG&lt;br /&gt;   (Menggunakan nada reffrain KETAHUAN nya MATTA BAND)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRIANGLE SISINYA TIGA&lt;br /&gt;CIRCLE ITU LINGKARAN&lt;br /&gt;RECTANGLE PESEGI PANJANG&lt;br /&gt;DIAMOND BELAH KETUPA&lt;br /&gt;DAN SQUARE ITU SISINYA SLALU SAMA PANJANGNYA..&lt;br /&gt;   (Menggunakan nada reffrain MENJAGA HATI nya YOVIE&amp;THE NUNO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kedua lagu ini ampuh lo, buat mendoktrin anak-anak dengan new english vocabs!&lt;br /&gt;Buktinya saat evaluasi baik lisan maupun tulisan, ketika ditanya tentang bahasa inggrisnya posisi ataupun bentuk benda, komat-kamit mereka akan menyanyikan lagu yang udah kugubah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya...&lt;br /&gt;KASIAAN... DEH ANAK-ANAK JAMAN SEKARANG..GA PUNYA APA-APA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYANYI CILIK YANG MEREKA JADIKAN IDOLA, TELAH BERUBAH JADI PENYANYI-PENYANYI YANG (BELUM WAKTUNYA) DEWASA.. (ROSULULLOH DONG, BEST OF THE BEST IDOL!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHKAN JIKA INGIN BERDENDANG, LAGU YANG PAS UNTUK MEREKA PUN HARUS PINJEM KE ANGKATAN OM-TANTE/ORTU MEREKA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARzLr9391I/AAAAAAAAACs/Lxz2hToe_fY/s1600-h/225060286_63d186172a.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARzLr9391I/AAAAAAAAACs/Lxz2hToe_fY/s200/225060286_63d186172a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189399315255654226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8449261813115687622?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8449261813115687622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8449261813115687622&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8449261813115687622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8449261813115687622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/04/betapa-miskinnya-anak-anak-jaman.html' title='betapa MISKINnya ANAK-ANAK JAMAN SEKARANG......'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARzLr9391I/AAAAAAAAACs/Lxz2hToe_fY/s72-c/225060286_63d186172a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-5533497050646370028</id><published>2008-04-15T01:23:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:42:58.793-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>GUBUG (men)DERITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnH7939vI/AAAAAAAAAB8/QPxySMguINM/s1600-h/PICT0032.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnH7939vI/AAAAAAAAAB8/QPxySMguINM/s200/PICT0032.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189386056691611378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnH7939wI/AAAAAAAAACE/Nj21j2ilh4w/s1600-h/PICT0035.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnH7939wI/AAAAAAAAACE/Nj21j2ilh4w/s200/PICT0035.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189386056691611394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939xI/AAAAAAAAACM/aB6dzv8EmMo/s1600-h/PICT0037.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939xI/AAAAAAAAACM/aB6dzv8EmMo/s200/PICT0037.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189386060986578706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939yI/AAAAAAAAACU/96LLBSFvnbI/s1600-h/PICT0036.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939yI/AAAAAAAAACU/96LLBSFvnbI/s200/PICT0036.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189386060986578722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939zI/AAAAAAAAACc/UbL-VHm1DC8/s1600-h/PICT0045.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnIL939zI/AAAAAAAAACc/UbL-VHm1DC8/s200/PICT0045.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189386060986578738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gubug di pojokan halaman depan sekolah itu, dulunya tampak kekar dan indah. Dengan konsep gazebo, tempat pelepas penat yang emang bikin nyaman yang duduk disana itu terbuat dari bambu dan jerami sebagai atapnya. Bener-bener pas dengan kondisi persawahan di sekeliling sekolah. Semua berhak istirahat disana, meski sekedar bersandar di tiangnya. Mulai dari ibu-ibu yang menunggui anaknya pulang sekolah, para ibu-ibu petani yang kelelahan bekerja di sawah, sampai pernah suatu hari aku miris melihat ada dua sejoli bermesraan di gubug itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan siswa, gubug itu tidak begitu populer waktu awal-awal jadinya. Mereka lebih memilih bermain-main di lapangan atau ladang pinggir gedung sekolah. Namun, segalanya berubah saat ladang yang semula kosong itu ditumbuhi pohon jagung. Gubug itu pun jadi pilihan untuk pelarian dari kepenatan di kelas. Terutama murid-murid kelasku, paling sering bertengger di gubug. Untung aja kelasku adalah kelas paling dekat dengan si gubug, sehingga kalo anak-anak yang suka melarikan diri dari kelas, aku nggak perlu jalan jauh untuk memanggil mereka. Sampai ada suatu pepatah di kalangan siswa kelas satu dan ustadzah-ustadzahnya, bahwa jika gubug itu dihancurkan, yang paling meraung raung adalah siswa kelas satu (eh, para wali murid kelasku juga nambahi... "Mboke juga, us.. Lawong tempat ngumpulnya ilang!" He3..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, setelah kurang lebih lima bulan dari kelahirannya, gubug yang dulu kekar itu kini menderita! Karna apa? Karna imajinasi anak-anak! Mungkin karna mereka tidak punya tempat untuk menyalurkan keinginan mereka dalam bermain dengan alat-alat bermain, jadinya mereka berimajinasi memilikinya, kemudian menjadikan gubug yang hanya satu, menjadi bermacam-macam alat permainan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis permainan pertama yang bikin gubug ini amat sangat menderita adalah TRAMPOLIN! Alas gubug yang terbuat dari bambu pipih yang dijajar-jajar itu emang nggak kaku. Jadi, anak-anak gemar sekali memantul-mantulkan tubuhnya dari sana! Dan, walhasil, banyak lubang di alas gubug! Apalagi kalo yang loncat-loncat bareng-bareng! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak yang udah jadi korban ketusuk paku saat loncat-loncat. Tapi, tetep aja banyak yang ngenjot-ngenjot! aku ga bisa ngebayangin saat asyik-asyiknya mereka melompat, ternyata mereka terjun terlalu keras, sehingga tercipta lobang seiring jatuhnya mereka ke bawah gubug!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan kedua adalah TITIAN! Kalo ini, mereka berjalan pada sebilah bambu yang terpasang di samping gubug. Tangan berpegangan pada langit-langit, kemudian mereka berjalan dari sisi gubug ke sisi gubug lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan ketiga adalah GELANTUNGAN! Hampir sama dengan titian, namun mereka menjadikan tangan yang berpegangan pada langit-langit sebagai tumpuan. Jadi, awalnya mereka meniti, lama-lama mereka mengangkat kedua kakinya, lalu bergelayutan ke depan dan kebelakang. inipun sudah sering memakan korban, saat pegangan mereka 'mbleset'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah DUDUK DI TEMPAT TINGGI! Di langit-langit gubug, untuk menyangga atap, ada semacam rongga berbentuk segitiga dari bambu. Nah, itu bisa jadi tempat duduk mereka. Meski di tempat tinggi dan butuh tenaga serta kewaspadaan ekstra, namun dengan mudah mereka sampai disana! Bahkan para akhwat saat memakai rokpun tidak canggung untuk menggerakkan kakinya dengan lincah hingga sampai di tempat tinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang terakhir ini, adalah yang paling baru. Akibat dari empat permainan diatas, gubug itu semakin menderita. Bambu yang digunakan banyak yang copot. Termasuk pegangan di samping-samping gubug! Nah, karna tinggal kerangkanya doang, mereka dengan bebas merayap di bambu yang sebelumnya mereka gunakan sebagai titian! Layaknya tentara yang latihan merayap, mereka menggunakan kedua tangannya untuk menarik tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima jenis permainan itu adalah apa yang udah kutangkap! Sebenarnya masih ada banyak. Seperti tempat untuk 'mberosot', tempat sembunyi kalo aku bingung ngobrak mereka untuk masuk kelas ato sholat, dll. Tunggu aja permainan baru apa yang anak-anakku ciptakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fyuh, entah bagaimana perasaan si gubug! Dia kini benar-benar menderita. tapi, jika misalnya dia punya hati, mungkin dia punya perasaan puas, karna telah membantu anak-anak untuk mengembangkan imajinasi mereka, sebagai imajinator terhebat dalam fase kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gubug tidak perlu takut para imajinator itu terluka saat bermain, karna mereka udah biasa jatuh dan tidak pernah kapok, sehingga hal itu bisa dijadikan ladang belajar mereka, bahwa apapun yang dilakukan, mempunyai konsekuensi, yaitu baik dan buruk, serta bagaiman mereka harus lebih berhati-hati lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, semoga, meski tampak menderita, gubug itu panjang umurnya! Itung-itung gampang banget buatku untuk 'nangkap' mangsa yang sedang berkumpul di satu tempat. dan, imajinasi anak akan terus terpenuhi sehingga karya-karya 'cemerlang' terus tercipta! Amien..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-5533497050646370028?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/5533497050646370028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=5533497050646370028&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5533497050646370028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/5533497050646370028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/04/gubug-menderita.html' title='GUBUG (men)DERITA'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SARnH7939vI/AAAAAAAAAB8/QPxySMguINM/s72-c/PICT0032.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-7516252769016216786</id><published>2008-04-08T01:17:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T01:20:40.288-07:00</updated><title type='text'>Khasiat Hati Tenang</title><content type='html'>"Jadikan Sholat dan Sabar sebagai Penolongmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, tiba-tiba perasaan tidak enak, gelisah, dan malas plus dibumbui dengan rasa kantuk berat datang menyergap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa masalah yang numpuk di kepala, dan tanpa sadar membuat aku bener-bener mengamini peribahasa.. "I hate Monday!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ketika aku tahu bahwa para 'akhwat' kecil lagi membuat kubu. Setiap kubu saling bermusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua kubu yang saling 'plirak-plirik', 'plethat plethot', sepanjang  pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya udah sejak kamis mereka 'bertengkar'. Akupun udah meminta mereka saling minta maaf.. Dan, hari ini adalah hari Senin. Siapa coba yang nggak gemes.. Ketika ada yang dari kubu satunya lewat, ee.. di'ancem', dibilangi..."opo, ke?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya allah..&lt;br /&gt;Apa ya kira-kira yang menyebabkan para akhwat ini gemar banget bertengkar n diem-dieman dalam waktu yang lama, berulang-ulang lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kemungkinan adalah media. Setiap saat mereka disuguhi sinetron yang entah sengaja atau tidak dipertontonkan mereka di rumah. Padahal, hampir semua sinetron menceritakan trik-trik bertengkar dan menjatuhkan lawan! (Bukan berarti aku penggemar sinetron sejati, lo... he3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke laptop..&lt;br /&gt;Nah, dengan susah payah menjaga kesabaran, aku menemukan ide untuk menyelesaikan masalah para 'akhwat' kecil!&lt;br /&gt;Yaitu dengan bercerita!&lt;br /&gt;Aku memilih cerita tentang pengalaman pribadiku saat kuliah di Surabaya dengan sahabatq (miss Sassy, miz u so much!), ketika kita saling salah paham sehingga kita saling diem-dieman. Padahal waktu itu kita sedang boncengan. Lebih parahnya, saat itu kita ditugasi untuk mengantar surat ke beberapa kampus, dan aku yang belum hafal jalan, kebagian nyetir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, karna dia ga mau ngomong, n akupun gengsi untuk memulai ngobrol n bertanya arah jalan pada dia.. Nyasar deh kita!&lt;br /&gt;Ketika aku sadar bahwa aku salah jalan, spontan aku tanya "beneran salah ya?". "Iya, seharusnya kita belok tadi..", jawabnya. Dan dalam hitungan detik kita saling senyum-senyuman, dan keadaan pun mencair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari cerita itu, aku menekankan bahwa sahabat adalah harta berharga selain keluarga. Tanpa sahabat, kita akan merasa sepi dan takbisa apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator langkah yang aku lakukan tadi adalah para akhwat saling bermaafan, dan mereka mau bermain sama-sama lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But, apa yang kudapat selesai memberi pidato adalah&lt;br /&gt;"Ngapain minta maaf, paling nanti ya gitu lagi, us!"&lt;br /&gt;Us, ***** tadi mliriki aku!"&lt;br /&gt;"Opo ke?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nambah sumpek lah aku..&lt;br /&gt;Untungnya setelah itu adalah pelajaran olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dapat waktu untuk nenangin diri. Kalo nggak, senin itu bisa jadi makin buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, aku baru aja dapat satu pernyataan, bahwa apa yang sdang kita rasakan, menghasilkan sebuah gelombang otak yang bisa ditangkap oleh otak anak-anak (dan itu terbukti dengan susahnya anak-anak diatur!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hari itu adalah hari pertama pengerjaan proyek akhir mruid-murid. So, it needs more energy, attention, n patience.&lt;br /&gt;Bergegas aku pergi menyendiri di masjid yang menghadap ke sawah yang menyejukkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat sunnah 4 rakaat, aku berdoa sepenuh hati, pasrah pada Allah, agar bisa mengatasi segala masalah yang dipunyai dan ditimbulkan oleh murid-muridku.&lt;br /&gt;Setelahnya aku mengirim makan siang untuk pakde yang telah berpulang kemarin. Aku antarkan yaasin sekali. lalu sedikit mempraktekkan ilmu tapping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat detik terakhir aktivitas menyepiku, aku dijemput oleh beberapa ikhwan yang nggugupi untuk mendampingi mereka bikin roket secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan subhanalloh, hatiku terasa plong!&lt;br /&gt;Senyum berhasil kupasang dalam perjalanan dari masjid ke kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, Allah menunjukkan kasih sayang-Nya kepadaku sekali lagi..&lt;br /&gt;semua akhwat sudah bersatu dan bermain bersama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku katakan kepada mereka... "alhamdulillah, kak, ustadzah seneeeeeng banget!". gelombang otakku ternyata mampir lagi ke anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah, perasaan plong terbawa terus, bahkan ketika aku membersihkan cat yang tdk sengaja ditumpahin anak-anak. Padahal yang harus kubersihkan adalah teras yang luas, dengan warna-warni cat dimana-mana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi makin cinta sama Allah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-7516252769016216786?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/7516252769016216786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=7516252769016216786&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7516252769016216786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/7516252769016216786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/04/khasiat-hati-tenang.html' title='Khasiat Hati Tenang'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-745617023878207939</id><published>2008-03-28T23:55:00.001-07:00</published><updated>2008-12-12T00:43:00.273-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Batik di pipi Cahya dan tragedi lainnya</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oSnjMvFI/AAAAAAAAABc/dkGtdrDHoCQ/s1600-h/IMG_1840.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oSnjMvFI/AAAAAAAAABc/dkGtdrDHoCQ/s200/IMG_1840.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183054152725216338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oS3jMvGI/AAAAAAAAABk/Bq9sJ_cK9Zg/s1600-h/IMG_1845.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oS3jMvGI/AAAAAAAAABk/Bq9sJ_cK9Zg/s200/IMG_1845.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183054157020183650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oS3jMvHI/AAAAAAAAABs/Ty7aRlfaWFY/s1600-h/membatik+itu+nggak+sulit+kok...jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oS3jMvHI/AAAAAAAAABs/Ty7aRlfaWFY/s200/membatik+itu+nggak+sulit+kok...jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183054157020183666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oTHjMvII/AAAAAAAAAB0/dBXQP_u5ZUA/s1600-h/SSA53531.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oTHjMvII/AAAAAAAAAB0/dBXQP_u5ZUA/s200/SSA53531.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183054161315150978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 27 Februari 2008 adalah hari pertama pekan membatik, sebuah program yang dicanangkan sebagai kegiatan khas di SD Islam Insan Kamil. Setelah persiapan selama kurang lebih satu pekan, akhirnya datang juga ni hari! Sebuah pagi yang membawa rasa penasaran, tantangan apa yang akan aku hadapi unutk menjalani satu tugas ini!&lt;br /&gt;Ternyata, pagiku yang kurang cerah dilengkapi dengan kenyataan bahwa us novi ga bisa dihubungi, dengan artian us yatie tidak ada yang jemput! Kalo us yatie ga dijemput, kompor sebanyak 8 biji tidak akan bisa menyokong kegiatan membatiknya anak-anak!&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, setelah menaruh panci unutk merebus air di sekolah, aku njemput us Yatie..&lt;br /&gt;And, the show begins! Saat melatih anak-anak memegang kain dan canting, everything is fine! Setelahnya, anak-anak Qiroati. Ketika memberangkatkan mereka untuk membatik pun lancar-lancar saja!&lt;br /&gt;Kekacauan mulai terjadi saat waktunya menyalakan kompor! Saat itu aku sendirian, tidak ada teman asatidz sama sekali! Karena ada empat kompor, aku menyalakannya satu persatu secara berurutan dari kelompok 1 ke kelompok empat. Khas anak Abu Bakar, ketika aku menyalakan kompor kelompok satu, kelompok 3&amp;4 udah ga sabar. Saat aku menyalakan kelompok 3&amp;4 kelompok 1&amp;2 panik karena apinya membesar!&lt;br /&gt;Segera aku menyuruh Ochiet untuk mengajak salah satu ustadz/ah yang sedang berkumpul di kelas sebelah. Dan, proses permulaan membatik sedikit terbantu.&lt;br /&gt;Saat ketenangan sedikit tercipta, tiba-tiba Cahya yang kelompok 1 menjerit! Aku yang sedang mendampingi kelompok 4 segera lari dari ujung ke ujung! Dan aku melihat Cahya kecripatan malam banyak sekali, sehingga kulit pipinya mengelupas, bibirnya berdarah, dan tangannya melepuh! Dan , terciptalah pola di pipi Cahya. Arif yang duduk disampingnya kena imbas. Keduanya langsung menangis keras! Aku benar2 panik!&lt;br /&gt;Dasar guru ga tau P3K, luka bakarnya Cahya tambah kuberi air! Ustad Fahmi lalu menyarankan untuk diberi lidah buaya... Dan akhirnya, 30 menit aku mengobati dan menunggui Cahya hingga dia tenang. Saat itu aku merasa air mataku ingin tumpah!&lt;br /&gt;Insiden ini menggemparkan sekolah! Hampir semua murid dari kelas 1,2, dan 3 bergantian masuk kelas, bareng dengan ustad agus dan ustadzah esti. Kepala yang penuh rasanya ingin meledak saja... Apalagi teman-teman Cahya banyak yang langsung trauma melihat bagaimana ’kejamnya’ membuat batik, dan, sekali lagi, dengan khasnya anak Abu Bakar, banyak yang mogok kerja!&lt;br /&gt;Saat Cahya udah tenang, aku termenung sendiri, supaya kepala ini tidak beneran pecah. Anak-anak yang lain sudah mulai asyik dengan aktivitas mereka seperti biasa... Bermain!&lt;br /&gt;Akhirnya, aku mendelegasikan Awa memanggil teman-temannya untuk masuk ke kelas. Aku mengajak mereka untuk duduk melingkar menemani Cahya. Dan mereka pun dengan rasa empati pada teman, langsung duduk tenang di depan Cahya. Saat itu, datanglah ibunda si Cahya. Dan aku siap dengan segala resiko yang akan terjadi. But, alhamdulillah, beliau sabar dan malah menenangkanku yang berulangkali mengucap kata maaf. Alhamdulillah.....&lt;br /&gt;Setelahnya, anak-anak ternyata mau membatik lagi. Dan keadaan tenang untuk beberapa waktu, meskipun ada anak-anak yang mogok ga mau mbatik! Pun saat sholat anak-anak tertib.&lt;br /&gt;Namun, ada ujian lagi buatku... Awa nangis karena ditabrak Axshal. Dan baru aja Awa tenang, ganti Dito, kakinya kecepit...&lt;br /&gt;Allah...........&lt;br /&gt;Untungnya Dito pun langsung diam saat lukanya kulihat dan kubilang tidak apa-apa. Tapi, tepat selesai sholat, dua jari kakinya mengeluarkan darah!&lt;br /&gt;Selesai dengan urusan anak nangis, aku ke dapur untuk mengawasi makannya anak-anak. Ternyata di dapur tdk membuatku lebih baik! Entah karena emang jatahnya dikit ato karena anak-anak terlalu senang hingga makannya jadi banyak, bumbu dan nasinya tidak cukup unutk jatah +/- 110 anak! Dan, keributanlah yang menjadi ’back sound’ siang itu.&lt;br /&gt; Setelah makan, maksud hati ingin motret anak-anak yang sedang bermain di gubug, ternyata sekali lagi aku disuguhi dengan tangisan! Axshal jatuh saat bergelantungan di tiang gubug, dan parahnya, ditempat dia jatuh ada dua sepeda yang sedang diparkir. Sip, dengan mata kepalaku sendiri aku melihat dia jatuh tertelungkup dan kepalanya terantuk besi ban sepeda! Nangislah dia...&lt;br /&gt;Subhanallah, sungguh berat hari ini untuk menjadi SELALURIANG!&lt;br /&gt;Namun aku sadar, segala kejadian pasti punya hikmah di baliknya. Allah pasti punya rencana HEBAT di balik setiap episode hidup.&lt;br /&gt;Dan benar, keesokan harinya, aku jadi benar-benar penasaran dengan yang namanya P3K!&lt;br /&gt;Ceritanya begini, pagi-pagi aku sudah bahagia, karena ternyata Cahya sudah masuk. Dan saat bundanya Cahya mengantar, beliau bercerita, ketika kemarin membawa Cahya ke dokter, si dokter bilang bahwa luka itu, penanganan pertamanya adalah DIGUYUR AIR!&lt;br /&gt;Aku bersorak girang dalam hati! Perkataan bundanya Cahya telah membungkam perkataan-perkataan teman-teman yang menyalahkan penangananku, dengan memberi air di lukanya Cahya.&lt;br /&gt;”Ya, ini bisa jadi pelajaran buat ustadz-ustadzah dalam memberikan penanganan pertama waktu ada kecelakaan-kecelakaan kecil di sekolah”, kata bundanya Cahya.&lt;br /&gt;Yup, setelah dibilangi gitu oleh beliau, semangatku unutk mempelajari tentang P3K semakin tersulut. Apalagi aku selalu berurusan dengan anak-anak yang gemar bergerak sehingga rawan mengalami kecelakaan, dan menganggap luka kecil adalah luka yang amat sangat parah! (apalagi luka yang besar!). Belum lagi masalah seperti ”perutku kembung, us...”, ”pusing, us..”, ”laper, us” (eh..)..&lt;br /&gt;Tunggu postingan tentang P3K, ya...&lt;br /&gt;Ato yang punya ilmu tentang hal itu... better if you leave your benefit com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-745617023878207939?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/745617023878207939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=745617023878207939&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/745617023878207939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/745617023878207939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/batik-di-pipi-cahya-dan-tragedi-lainnya.html' title='Batik di pipi Cahya dan tragedi lainnya'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3oSnjMvFI/AAAAAAAAABc/dkGtdrDHoCQ/s72-c/IMG_1840.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8933651061541696688</id><published>2008-03-28T23:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:43:01.088-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>KENALAN DENGAN ROBOT</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3njnjMvAI/AAAAAAAAAA0/7YMX5hDKTPE/s1600-h/DSC01010.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3njnjMvAI/AAAAAAAAAA0/7YMX5hDKTPE/s200/DSC01010.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183053345271364610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nj3jMvBI/AAAAAAAAAA8/PnotOiAKNJE/s1600-h/DSC01016.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nj3jMvBI/AAAAAAAAAA8/PnotOiAKNJE/s200/DSC01016.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183053349566331922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nj3jMvCI/AAAAAAAAABE/PuIAznvL8To/s1600-h/DSC01020.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nj3jMvCI/AAAAAAAAABE/PuIAznvL8To/s200/DSC01020.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183053349566331938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nkHjMvDI/AAAAAAAAABM/NDSnR7DwUkI/s1600-h/DSC01025.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nkHjMvDI/AAAAAAAAABM/NDSnR7DwUkI/s200/DSC01025.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183053353861299250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nkHjMvEI/AAAAAAAAABU/hXOZbvp2MsA/s1600-h/DSC01037.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3nkHjMvEI/AAAAAAAAABU/hXOZbvp2MsA/s200/DSC01037.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183053353861299266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas tiga SD Islam Insan Kamil mendapat kesempatan untuk ‘mencicipi’ dunia perkuliahan. Tidak main-main, perguruan tinggi yang mereka tuju adalah perguruan tinggi yang terkenal di Surabaya, bahkan di Indonesia. Ilmu yang akan mereka gali pun tidak biasa. Pada hari selasa, 11 maret 2008, dua puluh delapan siswa luar biasa ini bertandang ke PENS ITS dan STIKOM guna mempelajari seluk beluk robot.&lt;br /&gt;Dengan berbekal pertanyaan dan rasa penasaran yang meletup-letup, mereka memperhatikan setiap perkataan yang disampaikan oleh tim robot PENS ITS. Di tempat pertama kunjungan mereka ini, selain terpuaskan dengan semua jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan, mereka juga terpuaskan dengan melihat perkembangan teknologi robot melalui slide dan secara langsung mengamati robot beroda dan berkaki.&lt;br /&gt;Kepuasan mereka tidak berhenti saat itu juga, karena selanjutnya mereka diberi kesempatan untuk mencoba menjalankan robot-robot yang pernah ikut kejuaraan tingkat nasional itu. Apalagi ketika mereka diajak terjun langsung ke arena lintasan robot. Dengan didampingi si pembuat robot, Kak Wahyu dan kawan-kawannya, mereka melihat bagaimana robot beroda mematikan lilin di tempat-tempat yang ditentukan. Mereka jadi tahu bahwa robot beroda itu menggunakan sensor ultrasonik, cahaya, dan panas untuk berjalan sesuai jalur guna mencari lilin, kemudian mematikan nyala apinya. Layaknya memotivasi temannya, mereka berteriak-teriak menyemangati si robot, kemudian bertepuk tangan riang ketika si robot berhasil menyemprotkan air ke api lilin. Sampai-sampai, tingkah polah mereka mengundang perhatian beberapa mahasiswa yang bersliweran.&lt;br /&gt;”Perkuliahan” dilanjutkan di tempat kedua, yaitu STIKOM Surabaya. Di kampus yang terletak di daerah Kedung Baruk ini seluruh siswa sekali lagi dipameri robot. Kali ini mereka tahu jenis robot yang lain, yaitu robot yang digerakkan menggunakan teknologi SMS. Dengan ponsel di tangan layaknya remote, hanya dengan mengetik kode untuk maju, mundur, kiri kanan, perintah di kirim ke ponsel satunya lagi yang nempel di badan si robot, dan bergeraklah si robot! Haris yang siang itu mendapat kesempatan untuk mencoba pertama, terlihat girang ketika perintah yang dikirimkannya bisa dilakukan dengan benar oleh si robot.&lt;br /&gt;Di akhir kunjungan mereka di STIKOM, setelah berkeliling di laboratorium multimedia, studio fotografi, perpustakaan canggih, dan bengkel pembuatan robot, mereka melihat robot kursi roda otomatis. Robot satu ini menjadi bukti bagaimana teknologi sangat membantu kehidupan manusia. Jenis kursi roda yang menerima perintah dari gerakan kepala ini telah menjadi rujukan untuk digunakan pasien RSUD dr. Soetomo Surabya.&lt;br /&gt;Sebelum pulang, ketika semua ditanya, siapa yang ingin bikin robot? Seperti biasa, dengan penuh semangat, mereka berteriak... ”SAYA!!” Dan jawaban mereka, insya Allah tidak akan sia-sia. Karena kunjungan mereka ke Surabaya kali ini hanyalah bagian dari langkah awal untuk mempersiapkan sebuah gebrakan baru di kota Tuban yang akan dilakukan oleh SD Islam Insan Kamil. Yaitu mengakrabkan teknologi kepada siswa sejak dini, dan salah satunya adalah dengan mengajak mereka untuk mendalami robotika. Diharapkan, jika teknologi itu telah digeluti sejak dini, kelak akan banyak generasi rabbani yang mampu menggunakan teknologi sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat. Amien. Salam Robot!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8933651061541696688?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8933651061541696688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8933651061541696688&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8933651061541696688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8933651061541696688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/kenalan-dengan-robot.html' title='KENALAN DENGAN ROBOT'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-3njnjMvAI/AAAAAAAAAA0/7YMX5hDKTPE/s72-c/DSC01010.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-8802762697531131733</id><published>2008-03-24T00:55:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:43:01.234-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='who i am'/><title type='text'>Akhirnya datang juga...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-jSq3jMu_I/AAAAAAAAAAs/2tgrLGXCYi4/s1600-h/DSC07768.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-jSq3jMu_I/AAAAAAAAAAs/2tgrLGXCYi4/s400/DSC07768.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181623005197679602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya kesempatan libur buatku datang juga..&lt;br /&gt;Dan, libur dua hari besok benar-benar datang tepat waktu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi aku merasa sudah di titik kejenuhan atas kerja yang all day long, memeras tenaga, merampas kesempatan berekspresi, menghempaskan waktu-waktu beristirahat, tanggal merah yang ada di kalender serasa menjadi hujan yang datang di tengah musim kemarau parah yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No matter what the red numbers talk about, pokoke aku punya waktu bebas untuk tidak mikir gawean, whenever and how long the time I want (surely, for the only two expected days off)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna apa? Karna pikiranku benar-benar sedang ruwet..&lt;br /&gt;Bener-bener butuh sebuah masa untuk mencuci otak dan hati dari kotoran-kotoran yang menimbun, akibat stres yang tidak sengaja terbersit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat akan mengakhiri pembelajaran tadi siang, aku bertanya kepada anak-anak, apa yang ingin mereka lakukan pada dua hari libur besok dan lusa? Dan jawaban mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bermain”&lt;br /&gt;“Main game”&lt;br /&gt;“Bertengkar”&lt;br /&gt;“Ke Kudus”&lt;br /&gt;”Ke Surabaya”&lt;br /&gt;Dan satu suara....&lt;br /&gt;“Belajar”&lt;br /&gt;(ih, yang terakhir kayaknya maksa.. Takut kalo takkomentari kali, ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, kemarin, aku dapat surat dari Awa tentang rencana liburannya.. Isinya bikin tersenyum.. Saat dia membayangkan asyiknya bermain saat ga perlu pergi ke sekolah, dia masih merasa ’kehilangan’ aku! (duh..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, balik ke pertanyaan tentang rencana liburan, kalo hal itu juga ditanyakan ke aku (untungnya nggak!), I will say..&lt;br /&gt;“Upgrade ibadah”&lt;br /&gt;“Tidur”&lt;br /&gt;“Baca novel”&lt;br /&gt;“Nulis”&lt;br /&gt;“Kumpul keluarga”&lt;br /&gt;“Kumpul ma teman-teman lama”&lt;br /&gt;(Nggak jauh ma murid-murid... he3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat saat mengulik perkataan Qaidh bin Abdullah Al Qarni di buku Cambuk Hati (Penerbit IBS, 2004) hal 102 tentang “Golongan Pemuda dalam Liburan Sekolah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengarang buku laris La Tahzan ini menggolongkan pemuda muslim berdasarkan kegiatan apa yang akan mereka lakukan saat liburan. Yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Golongan yang menganiaya dirinya sendiri&lt;br /&gt;Yaitu pemuda yang mengira hidupnya hanya untuk menuruti hawa nafsunya aj. Mereka beranggapan liburan dari tugas-tugas yang biasa mereka lakukan berarti waktu yang harus dirayakan untuk berfoya-foya, makan, minum, tidur, bepergian, dan lain-lain. Tak aneh jika mereka akan meninggalkan sholat lima waktu, Al Qur’an, dan dzikir penyejuk jiwa. Naudzubillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Golongan yang bersikap pertengahan&lt;br /&gt;Yaitu golongan yang tidak memanfaatkan waktu liburnya untuk durhaka kepada Allah, namun mereka tetap menggunakan waktu liburnya untuk tidur-tiduran. Dan jika mereka tidak tidur, mereka akan jalan-jalan, piknik, dll, disamping taddarus Al Qur’an, baca buku, dan menambah ilmu pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Golongan yang mempelopori kebaikan&lt;br /&gt;Pemuda yang selalu berpedoman teguh pada kitabullah, kapanpun mereka berada. Mereka selalu haus pengetahuan dan kesempatan untuk memperbaiki kualitas beribadah kepda-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban murid-murid yang beragam, sebenarnya mereka ada pada satu tema jawaban, yaitu bersenang senang. Namun, karena memang dunia mereka adalah bermain, jadi emang nggak salah jika mereka benar-benar melakukan apa yang telah mereka rencanakan.&lt;br /&gt;However, they should know about the three ways to spend their holiday. The best thing can do is the benefit activities for their own knowledge and ability.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga salah satu muridku yang menjawab “BELAJAR” bisa bener-bener memegang rencananya, dan jawabannya bisa jadi inspirasi buat yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal majalah anak-anak bisa jadi teman buat mengisi liburan. Toh majalah itu bisa dibawa rekreasi, bisa dibuat maen (asal jangan dibuat alas duduk..), ato mau dibuat bertengkar? Bisa... Gulung aja, n buat pukul-pukulan... (He3, jangan ya kak, ustadzah cuman becanda, kok...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ga da majalah ato buku bacaan anak-anak lainnya, kualitas pertemuan anak dengan keluarga bisa jadi media pembelajaran juga. Interaksi intim antara ortu dan anak akan tercipta saat mereka sama-sama libur. Dan yang terpenting adalah kualitas pertemuannya. Orang tua bisa menjadi sumber belajar dan bertanya bagi anak-anaknya, dan ini tidak hanya bisa dilakukan dengan piknik di taman kota, namun juga bisa dilakukan di beranda rumah sambil makan kue buatan ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, balik ke diriku sendiri........ What type does belong to me? Pengennya se masuk yang golongan ketiga, dong! Insya allah aku tidak lupa ma ibadah, meski udah berencana untuk bersantai-santai ria kok. Aku juga berencana melahap beberapa buku, karena bulan ini, sedikit sekali waktu untuk jenak baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga jadi teringat untuk menyelesaikan silabus dan rpp yang ditagih ma ustadz agus, lalu nyelesein proposal diklat jurnalistik SMA..&lt;br /&gt;Nah, smoga waktuku benar-benar bermanfaat fiddunya wal akhirat.. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 19 maret 2008 (my Mum’s Birthday), 22:55&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-8802762697531131733?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/8802762697531131733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=8802762697531131733&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8802762697531131733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/8802762697531131733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/akhirnya-datang-juga.html' title='Akhirnya datang juga...'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R-jSq3jMu_I/AAAAAAAAAAs/2tgrLGXCYi4/s72-c/DSC07768.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2108506524380211278</id><published>2008-03-18T01:45:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T00:43:01.525-08:00</updated><title type='text'>Ngung..ngung..ngung..</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R9-CgVKt8oI/AAAAAAAAAAk/Wimu8dCuF6I/s1600-h/bee_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R9-CgVKt8oI/AAAAAAAAAAk/Wimu8dCuF6I/s320/bee_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179001588448883330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat nulis tentang P3K di sekolah, satu lagi yang bikin penasaran tentang dunia “kecelakaan tidak sengaja” di sekolah, satu lagi kejadian di kelas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang tak diundang, seekor lebah tiba-tiba telah membuat murid-muridku histeris! Dan ketika aku baru aja melangkah masuk ke kelas, Rafi sudah menunjukkan ujung jempolnya yang bernohtah merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rafi disengat lebah, us!” teriak beberapa siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku blank! I dunno what to do! Aku khawatir Rafi meraung-raung seperti saat kakinya “ga sengaja” keinjek kursinya Vian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelibat bayangan masa lalu membuat aku mengambil minyak tawon dan mengoleskan pada titik merah di tangan Rafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung aja Rafi diem n pasrah aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi teman-temannya bilang, “Lho us, disengat tawon kok dikasi minyak tawon?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe… (Don’t ask me, boys.. I have no idea about this.. I juz try to do what I can do!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal rasa penasaran, akhirnya aku maen cklak-cklik, browsing di internet, nyari cara pertolongan pertama pada sengatan lebah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N, the result is…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sengatan lebah dalam jumlah sedikit tu tidak menimbulkan masalah (aku jadi teringat saat adikku kedua, waktu kecilnya dulu pernah nginjek tawon yang mabok.. dan tawonnya lagi mabok sama-sama, jadi yang mancep adalah sengat lebah yang banyak sekali). Masalah akan muncul jika tubuh orang yang disengat ga tawar dengan racun yang dibawa si tawon.&lt;br /&gt;Dan, ada beberapa cara efektif untuk meredakan sengatan lebah. &lt;br /&gt;1. Singkirkan sengatan secepat mungkin. Gunakan tangan/apapun untuk melepaskannya. Lebih cepat baik sehingga sengatan tidak terlalu dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cuci bekas sengatan dengan sabun dan air. Atau gunakan alkohol untuk membunuh bakteri dan membersihkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Letakkan es / apapun yang dingin. Bisa juga menggunakan kompres pada daerah yang terkena sengatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Olesi bekas sengatan dg krim / pasta yang terbuat dari baking soda dan air. Gunakan juga pelembab kalamin u/ membantu meredakan bengkak dan rasa sakit bekas sengatannya tsb.&lt;br /&gt;5. Ada cara lain, gunakan potongan bawang / pepaya pada luka sengatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, melihat my first aid to Rafi…moga-moga aj Rafi ga kenapa-kenapa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya se ga kenapa-kenapa, karena katanya, setelah disengat lebah, orang akan merasa pusing dan bertawon-tawon, eh, berkunang-kunang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I hope so..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(website yang ngedampingi penulisan : http://www.fupei.com/IDForum-viewthread-tid-10989.html)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:43 18 Maret 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2108506524380211278?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2108506524380211278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2108506524380211278&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2108506524380211278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2108506524380211278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/ngungngungngung.html' title='Ngung..ngung..ngung..'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/R9-CgVKt8oI/AAAAAAAAAAk/Wimu8dCuF6I/s72-c/bee_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-2918191676392479305</id><published>2008-03-08T00:51:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T00:57:33.883-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my school'/><title type='text'>Berkibarlah senyumku!</title><content type='html'>Subhanalloh, pagi yang cerah di hari Senin ( 3 Maret 2008) tidak bisa menolongku dari keterkejutan, saat ustadzah Esti memintaku menggantikan beliau untuk menjadi pembina saat apel pagi.&lt;br /&gt;Sebenarnya aq emang ga perlu terkejut. Tapi, karena aa terbiasa dengan perencanaan atas apa yang aku omongkan, aq jadi ketir-ketir. Karena dalam hitungan menit, aku harus menemukan topik untuk disampaikan ke kurang lebih 110 siswa!&lt;br /&gt;But, dengan tersenyum, everything goes well!&lt;br /&gt;Senyum pertama aq tujukan kepada ustadzah Yati yang terkejut saat aq tanya, enaknya nyampaikan apa saat di upacara tadi. Ustadzah Yati adalah PJ upacara, n upacara dilaksanakan hanya sekali sebulan, yaitu di tanggal muda! N, Ustadzah Yati kayaknya kelupaan kalo hari sabtu, kemarin lusanya, udah nerima “amplop coklat!”&lt;br /&gt;Senyum kedua kupasang, sebagai penutupan rasa gundah, atas apa yang akan terjadi ketika aq berdiri di depan dan memberi tausiyah. Kemudian aq lebih memilih untuk mengatur pasukan ikhwan kelas 1 yang tidak bisa rapi (wabil khusus adalah murid-muridq!).&lt;br /&gt;Ivan didaulat menjadi pasukan barisan ikhwan kelas 1. Dengan lantang dia meneriakkan...&lt;br /&gt;“ Siaaaaaaaaap, graaaaaaaaaakk!!!”&lt;br /&gt;“Setengah lengan lencang depaaaaaaaaaan, graaaaaaaaaaaaakkkkk!”&lt;br /&gt;(Ternyata bener juga apa yang udah dilakukan pihak asatidz senin pekan lalu, yaitu melatihkan BARIS BERBARIS ke anak-anak! Yah, minimal anak-anak tau aba-aba yang benar-meski kadang asatidznya juga salah ngasi aba-aba! Kayak, ‘5 langkah kedepan jalaaan!’. Padahal aba-aba berpindah tempat dengan langkah paling banyak adalah 4 langkah. Jadi, kalo mau maju/nyamping/mundur harus 4 langkah dulu baru 1 langkah! Gini-gini dulu pas SMP pernah jadi ketua Dewan Penggalang, lho...he3).&lt;br /&gt;Senyum ketiga, sekali lagi untuk pasukan ikhwan kelas 1. Ketika barisan udh rapi, otomatis ditinggal, dan menertibkan barisan lain. E, lakok baru berapa langkah... Mereka udah balik kemriyek dhewe! Udah biasa se pemandangan seperti ini di SD Islam Insan Kamil. Tapi tetep aj aq harus tersenyum... Daripada marah-marah, kan?&lt;br /&gt;Senyum paling lebar juga kuberikan ke pasukan yang sama! Lawong ketika ada dirigent yang memimpin nyanyi mars Insan Kamil, yang tangannya digerakkan sesuai dengan birama, lakok diikuti oleh nyaris semua anggota barisan ikhwan paling muda di Insan Kamil itu! Sebuah pemandangan yang tidak akan ditemui di seluruh SD Negeri di Tuban!&lt;br /&gt;Senyumku belum redup begitu aja.. Senyum terakhir kulemparkan kepada pemimpin upacara yang berdiri di depanku. Satu lagi yang unik dari anak Insan kamil... Ketika aku menyampaikan...&lt;br /&gt;”Kakak, bilang sama orang tuanya untuk mengantar hanya sampai di jalan beraspal”&lt;br /&gt;E, si pemimpin upacara, yang seharusnya siap graak –kayak yang aku liat waktu upacara di sekolah-sekolah negeri- tiba-tiba tanya... &lt;br /&gt;”kenapa, us?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-2918191676392479305?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/2918191676392479305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=2918191676392479305&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2918191676392479305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/2918191676392479305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/berkibarlah-senyumku.html' title='Berkibarlah senyumku!'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-577882287666648263.post-3793788691957146654</id><published>2008-03-08T00:30:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T00:33:03.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='boyongan dari blog lama'/><title type='text'>LOVE dibalik jd EVOL (EPHOL maksudte...)</title><content type='html'>February 27, 2007 &lt;br /&gt;Kemaren pas nongkrong di markas, aq ngobrol ma temen2. Obrolan hangat tapi agak garing mengalir dengan indah, karena qta emang dah lama ga ngobrol bareng.&lt;br /&gt;Singkat kata, obrolan mengalir ke sebuah muara yang dihiasi kata ‘cinta’. &lt;br /&gt;Salah satu dari kita emang lagi nunggu cowoknya yang udah lama ga kedengeran kabare. Niatnya se minta kepastian, mo dikemanain hubungan mereka, karna si cewek udh capek di’ambang’no. E, si cowok tambah beralasan ga bisa nyamperin karena ga da sepeda… Akhirnya, penantian temanq, untuk keberapa kali, malam itu, gagal....&lt;br /&gt;Lain lagi cerita temanq satunya. Cowoknya lagi ga d Sby. Jadi qta bebas ngerumpiin dia. Aq nyampein protes ke ’forum’ (alah...), klo aq kena imbas hubungan mereka. Aq klo lagi jalan agk lama ma temanq, pasti di telp ma cowoknya, n juntrungane pasti marah2 n akhirnya mereka bertengkar! Sapa yg ga emosi coba? La wong temanq tu bukan milik cowoke doang... n, si temanq satu niy akhirnya cuma bisa mringis miris....&lt;br /&gt;Lebih parah ketika temanq ketiga, satu2nya cowok, angkat bicara... Tanpa bermaksud nyinggung SARA, teman ’ndutq niy nasibnya bagaikan Siti Nurbaya. Siapapun pacarnya sekarang, klo ga se ’S’ ma dia, ga bakalan deh dia kawin ma cewek itu... Masalahnya adalah, sekarang dia lg ngejalanin hubungan ma cewek beda ’S’, n beberapa bulan mendatang, dia udh kelar kul n harus mengabdi pada keluarganya di kampung halaman, yg so pasti musti ninggalin cewek yg sangat dia sayangi... Dia cuma bisa pasrah ma nasibnya... Ninggalin Surabaya dengan segala kenangan indah, demi seseorang yang ’disediakan’ ma keluarganya.&lt;br /&gt;Cerita belum selesai bergulir... Qta ngebahas nasib teman qta satunya lagi, yg kebetulan malam itu lg ’ngabsen’. Cowok ini punya cerita laen... Ceweknya yg berasal dari kota laen, berkesempatan untuk bekerja di kotanya si cowok. Sedihnya, keluarga si cewek beranggapan klo anaknya hijrah ke Sby karena mbelani si cowok td. Sebenarnya, keluarga si cewek ga pernah tau ttg hubungan anaknya.. Qta sepakat menganggap si cowok teman qta itu, patut dikasihani, karena ga diakui 100% ma ceweknya sendiri...&lt;br /&gt;Dari pembicaraan pengisi dinginnya malam, aq langsung narik kesimpulan, klo punya pacar belon tentu bahagia. Aq pun tertawa penuh kemenangan.&lt;br /&gt;Namun, dasar teman2 durjana yang hobinya menganiaya, mereka langsung nimpali... ’iku lak kesimpulane wong sing putus asa g entuk2 pacar’.... Ampyun.........&lt;br /&gt;Dasar aq sudah kebal ma hinaan seperti itu, dimanapun n kapanpun, aq se senyum2 aj! Belum kepikiran tu......... Ato bahkan, ga sempat mikir?&lt;br /&gt;Tapi, jujur, secara aq tu manusia biasa, pikiran itu sebenarnya ada ketika aq emang lagi ga mikir apa2. N, masa2 sekarang adalah masa dimana aq musti mikir studiq, organisasiq, n keluargaq... Nha, kayaknya otakq ga da sisa untuk mikir ’cinta’. Itu juga klo aq ga ketemu ma temen2 durhaka, yg terus memotivasi via hinaan bwt cepetan cari cowok. Mereka dengan sadisnya menggusur lahan di otakq, dan menanam ’ganja2’ ttg cinta!&lt;br /&gt;Wadhuh, betapa gedhe perhatian mereka padaq, ya?! ;p. Tapi panas juga lama2 kupingq!&lt;br /&gt;Btw, emg se, wajar aj mereka gemar menghina... La wong aq tetep setia ma statusq! Tapi yang ga bisa diterima adalah.... YANG JOMBLO KN BUKAN AQ DOANG, DUDE?!?!!!?&lt;br /&gt;Emang, rahasia Allah satu ini bener2 bikin manusia kelimpungan (bukan aq aj!). Yang pacaran bahkan yang dah nikah, katae dosen agamaq, belum tentu dia ma pasangannya adalah jodoh. Yang belum berpasangan, kapan, siapa, n dimana bakal nemu jodohnya, juga ga da yang tau...&lt;br /&gt;But, saat niy, biarlah itu Allah yg ngurus dulu.. Tar klo waktunya, pasti datang tu si jodoh... (hihi... ngarep, ne?).&lt;br /&gt;”Sebenernya, belum da org yang beruntung yang menemukan saya...” Adalah kalimat yang sering aq pake buat tameng segala bentuk hinaan. Tapi, lagi2, muncul kalimat, ’iku lak kesimpulane wong sing putus asa g entuk2 pacar’. &lt;br /&gt;SABAR.&lt;br /&gt;SABAR.&lt;br /&gt;SABAR.&lt;br /&gt;IKHTIYAR.&lt;br /&gt;ISTIGHFAR.&lt;br /&gt;TOBAT.&lt;br /&gt;Tu kata teh Nini, istri pertama Aa’ Gym, pas aq iseng ngikuti ceramahnya tentang ‘how to get your truly love’ (hehe… segitunya).&lt;br /&gt;Selaen itu, dari cerpen yg pernah aq baca, boleh deh kali ini aq nyimpulin, n terbukti bikin mingkem para penghina yang sebtulnya telah terhina duluan(hehe…ampyun).&lt;br /&gt;Klo qta pengen jodoh yang baek, qta harus jadi baek dulu…&lt;br /&gt;Jadi, sebenernya, da org baek, lagi nunggu aq untuk jadi baek dulu… Klo aq dh jadi baek…. Eng..ing…eng… muncullah si pangeran kesiangan (la datangnya lama bgt, se... –wah, brati sebenere ngarep, ya phol?-) yang super duper baek.... amien...&lt;br /&gt;Pertanyaannya, sudahkah aq baek? Belum!&lt;br /&gt;Siapa dong org baek itu? Ga tau..!&lt;br /&gt;Yah, wallahu alam bisshowab!&lt;br /&gt;Tunggu aj... pasti gempar klo tiba2 seorang Ephol ga seorang diri lg! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’tuk semua yang pernah mengisi episode kehidupan ’cinta’q... termasuk yang terhina para teman2 durjana, &lt;br /&gt;thx, guys!!&lt;br /&gt;You colour my life........&lt;br /&gt;(suory, pinjem ceritae...klo kalian marah, tar tambah ketauan lo....hehe!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/577882287666648263-3793788691957146654?l=selaluriang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://selaluriang.blogspot.com/feeds/3793788691957146654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=577882287666648263&amp;postID=3793788691957146654&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3793788691957146654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/577882287666648263/posts/default/3793788691957146654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://selaluriang.blogspot.com/2008/03/love-dibalik-jd-evol-ephol-maksudte.html' title='LOVE dibalik jd EVOL (EPHOL maksudte...)'/><author><name>selaluriang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09296356067545658787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://3.bp.blogspot.com/_Hhach8AUE7k/SQPx3F_di5I/AAAAAAAAAF0/r3t6YBQ4i70/S220/DSC02278.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
